CryptoHarian

10 Cara Mendapatkan Passive Income Sangat Mudah 2020

Apakah anda ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus bekerja seharian penuh dan merasa kelelahan karenanya? 

Percayakah anda bisa menghasilkan uang bahkan saat beristirahat dirumah ataupun pergi berlibur dengan keluarga. 

Jika Iya, anda berada di tempat yang benar. Passive income (pendapatan pasif) adalah jawaban untuk pertanyaan tersebut.

Passive income adalah pendapatan pasif, dimana anda bekerja hanya sekali, dan mendapatkan uang tiap bulannya. Bekerja pintar bukan bekerja keras, work smart not harder.

Banyak orang berfikir mencari pekerjaan tambahan ekstra adalah jalan keluar yang cerdas, padahal itu jelas bukan yang anda inginkan! Bagaimana jika anda tidak memiliki waktu dan semua tenaga itu?

10 ide untuk mendapatkan Passive Income

1.Passive Income Dari Menulis Blog

Untuk ide yang satu ini, anda memang perlu menginvestasikan waktu dan tenaga pada awal memulai. Lakukan riset tentang blog seperti apa yang anda ingin tulis. Passive income dari bisnis satu ini sangat lancar.

Konten apa yang bermanfaat untuk target pembaca anda? Apakah konten tentang kuliner, lifestyle, lifehack, teknologi ataupun bisnis? Apapun pilihannya pastikan itu bermanfaat dan membantu pembaca anda. Pelajarilah cara menulis yang baik, tidak perlu terlalu pro, hanya yang basic saja. 

Kuasai seluk-beluk tools menulis secara online, perlukah membeli domain? Bagaimana cara search engine bekerja? Bagaimana tulisan anda dapat mendapatkan ranking terdepan dalam hasil pencarian search engine? Jangan bermimpi membuat blog fenomenal jika anda tidak rela mempelajari sisi teknikal ini. Kita juga harus realistis. 

Kemudian jika situs dan blog anda memiliki traffic yang tinggi karena banyak dibaca, anda bisa memasukkan iklan seperti Google AdSense dengan mendaftar terlebih dahulu. Disinilah kerja keras anda berbuah, pemasukan dari iklan tidaklah sedikit jika blog anda memiliki kunjungan yang tinggi.

Jika anda beruntung, bahkan akan ada perusahaan yang mengajak bekerja sama dengan cara endorsement, product placement ataupun melakukan press release. 

Bila mampu mempertahankan dan meningkatkan artikel yang berbobot dijamin traffic blog akan semakin meningkat dan begitu juga pemasukan dari iklan (karena semakin banyak kesempatan di klik). 

Kalau anda sudah berada dalam tahap itu, silahkan out-source atau memperkerjakan beberapa penulis. 

Mereka akan menulis artikel untuk situs anda sedangkan anda sudah bisa beristirahat dirumah dan menikmati hasil kerja keras anda pada awalnya. 

Sesekali anda dapat mengontrol dan melihat tulisan dari penulis anda dan memberi masukan. 

Ini adalah sumber penghasilan pasif yang modern dan millennial! 

Baca Juga: Cara Membuat Blog Yang Menghasilkan Uang 2019

Baca Juga: 9 Cara Mendapatkan Uang Dari Youtube Untuk Pemula 2019

2.Passive Income Dari Menulis Buku

Masih dalam ranah menulis, anda dapat menciptakan sebuah buku, bisa tentang apapun, novel, cerita fiksi, bisnis, finansial, teknologi, gaya hidup, komik dan kuliner. Pastikan anda melakukan riset yang baik tentang konten yang akan anda angkat, kemudian carilah publisher yang mau bekerja sama dengan anda. 

Akan lebih membantu jika anda sudah mempunyai pengalaman menulis sebelumnya, oleh karena itu buatlah karya yang bagus jika anda serius mengenai hal ini. 

Penghasilan pasif disini akan didapatkan melalui royalty fee. Jika buku anda dapat terjual dalam jumlah tertentu, pastilah anda akan mendapatkan potongan kue anda.

Mirip seperti menulis blog, anda harus berjuang ekstra keras pada awal menulis buku karena anda harus membuat konten terlebih dahulu. Penghasilan pasif anda akan didapatkan jika buku anda sudah mampu terjual dan laris di pasar.

Baca Juga:Bisnis: 15 Tips Untuk Menjalankan Bisnis Yang Menjanjikan Agar Sukses

3.Menjual Fast Moving Consumer Goods

Para entrepreneur millennials tentu pernah menonton film Thailand berjudul The Billionaire garapan Songyos Sugmakanan. Bercerita tentang perjuang seorang lelaki muda dalam mendirikan perusahaan makanan rumput laut, sekarang sudah mendunia yaitu Tao Kae Noi. Belajar dari kisah tersebut, mengapa anda tidak bisa melakukan hal yang sama? 

Jika pandai dalam membuat kue kering dan banyak yang mengatakan masakan anda memang lezat, pernahkah anda berfikir untuk memproduksinya dalam skala besar dan menyebarkan di supermarket maupun minimarket?

Jika anda mampu melakukannya, kami pastikan itu adalah salah satu sumber passive income yang sangat hebat. Ini tidak mudah, karena anda perlu melakukan controlling untuk memastikan kualitas dan kinerja. 

Tidak terbatas untuk makanan saja, namun FMCG termasuk minuman ringan, kosmetik perawatan tubuh dan kebutuhan sehari-hari. 

Jika anda telah menemukan ‘produk’ apa yang hendak dipasarkan, jangan pernah lewatkan nasihat kami yang satu ini, segera marketkan di gerai supermarket. 

Jangan cepat terlena karena ingin segera mendapatkan penghasilan pasif yang banyak, karena saat memasarkan ke supermarket, anda perlu mengembangkan brand yang mantap. Ingat branding, product development, target market research dan pikirkan jika anda perlu lisensi dari BPOM (badan pengawas obat dan makanan). 

Setelah selesai dalam tahap itu, anda dapat membuat proposal dan brand introduction kepada supermarket yang anda targetkan. Kirimkan berupa email maupun hubungi mereka dengan telefon. Request meeting secara langsung jika memungkinkan. 

Jika dana anda terbatas, kolaborasi dengan teman ataupun saudara yang mau berinvestasi dengan anda. Jika anda tidak dapat mencari partner bisnis, lakukan risk calculation apakah anda perlu meminjam dari bank? Atau menggunakan sedikit tabungan anda. 

Yang pasti, anda tidak boleh gegabah dan jangan sampai bangkrut! Lakukan perencanaan terstruktur dan minta masukan dari orang yang melek finansial dan bisnis.  

Jika anda mampu melewati semua itu, passive income akan didapatkan melalui penjualan lewat gerai-gerai supermarket yang bekerja sama dengan anda. Anda hanya perlu memproduksi lebih banyak produk berkualitas dan berinovasi dengan produk sehingga customer selalu menanti brand anda. 

Baca Juga: 6 Game Penghasil Uang Terbanyak Hingga Miliaran Rupiah Di 2019

4.Passive Income dari Berinvestasi di Properti

Investasi yang ini membutuhkan biaya besar pada awal memulai. Bila mempunyai dana lebih, tidak ada salahnya untuk berinvestasi di bidang real- estate karena jika anda membeli asset di lokasi yang tepat dan strategis, maka itu adalah sumber pasif income anda yang sangat dashyat. 

Menurut Brandon Turner, seorang investor real estate yang aktif dan co-host dari podcast yang popular – BiggerPockets, ia mengatakan kunci kesuksesan dengan rental properti adalah membeli dengan cerdas. Tidak semua properti akan memberikan pengembalian baik ataupun terbukti pasif. Memahami cara menganalisa potensi peluang sangatlah penting. Seperti pepatah lama berbunyi – anda menghasilkan uang saat anda membeli!

Lakukan riset tentang kota apa, lokasi dimana, apartemen yang mana, perumahan yang mana, Gedung kantor apa yang tinggi dengan traffic dan penghuni. Jika ada kemungkinan anda untuk memiliki tanah dan ruang disana, maka tidak salah untuk berinvestasi. 

Anda dapat menyewakannya dikemudian hari ataupun menjualnya dengan harga yang lebih tinggi. Perlu diperhatikan ini hanya jika anda memiliki mental matang dan kalkulasi mantap serta dana tersedia. Jangan melakukan investasi ceroboh karena semata-mata ingin cepat kaya. 

Baca Juga: 27 Aplikasi Penghasil Pulsa dan Penghasil Uang Gratis Di 2019

Manfaat bisnis properti:

  • Passive income akan anda raih dalam bentuk uang sewa bulanan maupun tahunan. 
  • Tidak perlu melakukan pemasaran yang repot (jika sudah tersewa dan dalam kontrak) karena bisa menikmati penghasilan pasti. 
  • Selama bangunan yang anda sewakan masih layak pakai, pendapatan anda juga terus mengalir. 
  • Bagi yang kekurangan modal, lakukan pinjaman dari bank atau KPR. Dengan ada pemasukan pasti setiap bulan, anda tidak perlu khawatir tentang penghasilan agar dapat membayar cicilan, anda sudah memiliki pemasukan pasti dan menambah nilai produktif pada pinjaman. 

Resiko bisnis properti:

  • Biaya maintenance bangunan dari perawatan fasilitas hingga renovasi.
  • Untuk kos, pikirkan iuran bulanan seperti air, listrik dan pajak bangungan.
  • Siapkan dana serap untuk perawatan properti jika anda tidak kunjung mendapatkan penyewa maupun pembeli. 

5. Passive Income dari Bisnis Dropship 

Jika dana menjadi kendala anda untuk memulai, maka cerdaslah dalam bisnis dropship. Bagi anda yang belum familiar dengan istilah ini, dropship adalah bisnis dimana anda tidak perlu memiliki produk nyata yang anda jual bersama anda.  

Singkatnya, supplier adalah pemilik barang yang menyimpan dan memiliki stok, sedangkan anda sebagai dropshipper hanya pihak yang menjual barang milik supplier dengan memasarkan produk mereka ke social media maupun market place.

Jika ada customer yang ingin membeli dan telah melakukan pembayaran, anda hanya perlu menghubungi supplier untuk mengirimkan pesanan customer anda langsung kepada alamat mereka. Tidak perlu khawatir karena supplier tidak akan mencantumkan nama mereka, hal ini bisa anda diskusikan dulu dengan supplier sebelum anda berjualan. 

Anda tidak menyimpan stok, namun anda mendapatkan penghasilan dari penjualan. Anda hanya perlu menaikkan harga awal dari supplier untuk margin. 

Ini termasuk penghasilan pasif karena anda tidak kerepotan mencari produk dan pusing mengembangkan branding. Anda hanya perlu menjual ulang dan menjawab pertanyaan pembeli dan mendapat penghasilan anda. 

Namun anda tetap perlu memperhatikan kualitas dari supplier karena jika anda memberikan produk yang buruk, customer akan kecewa dan berpaling ke penjual lain. 

Anda bisa menggunakan Shopify untuk bisnis ini.

Baca Juga: Cara Menjadi Dropshipper Sukses Untuk Pemula Dengan Modal Kecil

6. Passive Income dari Bisnis Franchise

Bisnis ini kesempatannya sangat luas dari minuman cepat saji, makanan cepat saji, salon, laundry, car washing dan masih banyak lainnya. Belakangan sudah banyak bisnis franchise affordable tersedia yang bisa dipertimbangkan kawula muda. 

Kami akan memberikan contoh bisnis minuman yang sedang naik daun adalah milk tea dan kopi. Dari social media saja anda sudah bisa melihat iklannya yang menumpuk perhari di feed Instagram anda. Mereka menawarkan paket bisnis yang tidak terlalu rumit dan bahkan ada kepemilikan yang bisa anda kuasai seutuhnya setelah membeli franchise. 

Diperlukan modal awal yang tidak sedikit pula dalam memulai bisnis ini. Selain biaya beli waralaba, anda perlu memikirkan biaya sewa lokasi, renovasi tempat, karyawan, bahan baku, listrik, air, pengeluaran tambahan dan masih banyak lainnya. 

Semua biaya diatas setidaknya anda siapakan secara utuh untuk 6 bulan pertama guna berjaga-jaga jika belum balik modal dan bila ada kejadian diluar rencana. 

Perhatikan dan pelajari juga bagaimana competitor anda memilih lokasi, menciptakan menu/servis, melakukan branding serta pemasaran. Pelajari brand yang sudah sukses dan ikuti serta berinovasilah lebih baik dari mereka. Cara cepat sukses sebenarnya adalah mempelajari mereka yang sudah sukses dan lakukan apa yang mereka lakukan, namun dengan cara yang berbeda – cara anda sendiri. 

Bila bisnis waralaba anda sukses, ini merupakan sumber passive income anda yang menguntungkan, karena anda tidak diharuskan bekerja seharian penuh disana. Sudah ada karyawan yang mengurus. Anda mungkin bisa sesekali datang untuk controlling dan memeriksa kualitas dan kinerja karyawan. 

Baca Juga: 17 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Tanpa Modal Di Tahun 2019

7.Investasi Reksadana

Reksadana adalah wadah yang digunakan guna menghimpun dana dari masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Jika dana anda terbatas, tidak ada salahnya melakukan investasi ini karena dana yang diperlukan tidaklah banyak dan jauh lebih aman.  

Jika berinvestasi reksadana, anda mempunyai kesempatan untuk mendapat return setiap tahun. Rata-rata return biasanya adalah 6% sampai 7%. Informasi lebih lanjutnya adalah sebagai berikut:

Manfaat Reksadana:

  • Manajer investasi professional yang mengelola;
  • Dana kumpulan dari pemodal, jadi anda dapat berinvestasi sesuai kemampuan;
  • Likuiditas tinggi memungkinkan anda sebagai pemodal mencairkan unit penyertaan setiap saat sesuai perjanjian awal;
  • Pengelola reksadana menyediakan laporan keuangan setiap tahun dan laporan nilai aktiva bersih setiap hari;
  • Sudah terverifikasi investasi yang mengurangi resiko jika kita bandingkan dengan mereka yang menanam satu saham.

Resiko Reksadana:

  • Resiko likuiditas jika menarik unit dalam jumlah banyak;
  • Kemungkinan turunnya harga instrument investasi karena kinerja pasar saham atau pasar obligasi yang merosot;
  • Turunnya harga NAB unit penyertaan karena harga psar dari instrument investasi dalam portfolio reksadana;
  • Resiko default jika manajer investasi tidak memiliki strategi pembelian yang baik, contohnya pihak emitten tidak mampu membayar kewajiban karena mengalami kesulitan finansial. 

Baca Juga: Mau Memulai Bisnis Laundry Untuk Pemula? Simak 4 Rahasia Ini

8.Pemasukan dari Royalti

Jika anda adalah seniman seperti bintang film, musisi, penulis dan komikus, anda bisa mendapatkan royalty dari karya anda. Orang yang ingin bekerja sama akan membayar anda jika mereka menggunakan asset kreatif ataupun karya anda. 

9. Peer to Peer Lending

Pinjaman P2P adalah aktifitas meminjamkan dana untuk si peminjam. Jika jaman dulu kita harus ke bank dan kerepotan mengurus berbagai dokumen, sekarang telah dimudahkan oleh praktik pinjaman P2P. 

Persyaratan dalam pinjaman ini berbeda dengan model pinjaman lama dan pasar uang lain. 

Sebagai peminjam, Anda dapat memilih peminjam mana yang hendak anda modali, serta jumlah investasi Anda kepadanya. Biasanya profit Anda sebagai investor adalah berupa pengembalian atau bayaran pokok dan bunga atas pinjaman. 

Ini merupakan passive income yang sangat menarik bukan?

10. Affiliate Marketing (Pemasaran Afiliasi)

Afiliasi pemasaran adalah praktik bermitra dengan perusahaan (menjadi afiliasi mereka) untuk menerima komisi pada suatu produk. Metode ini berfungsi paling baik bagi mereka yang memiliki blog dan situs web. 

Diperlukan waktu yang tidak sedikit untuk membangun situs anda sebelum bisa mendapatkan passive income. Semua selalu dimulai dengan membangun dan mengembangkan blog yang memberikan artikel bermanfaat dan membantu pembaca. 

Jika traffic mulai banyak, anda memiliki kesempatan besar untuk berhasil dalam pemasaran afiliasi. Artinya, blog anda semakin banyak diakses dan kesempatan iklan banner affiliasi anda untuk diklik semakin banyak. 

Bagi yang tidak familiar, pengertian pemasaran afiliasi yang sederhana adalah sebagai berikut:

  • Anda memiliki blog atau situs web;
  • Anda mencari situs perusahaan atau brand favorit anda;
  • Jika mereka mempunyai kerja sama afiliasi, anda apply terlebih dahulu;
  • Jika mereka menerima anda, email persetujuan akan dikirimkan berisi informasi afiliasi anda dengan perusahaan dan kontrak kerja sama;
  • Anda kemudian dapat memilih banner iklan, link iklan, link produk dan variasi lainnya untuk melakukan pemasaran produk;
  • Jika banner iklan anda di klik, serta ada yang melakukan transaksi dari tautan blog anda, disitulah komisi anda didapatkan.

Jika pembaca anda membeli produk dari iklan afiliasi anda, maka komisi dari transaksi itu adalah milik anda. Jumlah komisi bervariasi tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Komentar

Usai sudah rangkuman kami tentang cara mendapatkan passive income anda. Pilihlah sesuai kemampuan dan keahlian anda tentunya. Salam hangat dan terima kasih. 

Ikuti Cryptoharian Di:
Septiady

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

1 comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di:

Advertisement