30% Pasokan Bitcoin Merugi Karena Arus Bearish Saat Ini

Ada sebuah fakta menarik saat Bitcoin sedang dalam pasar Bearish saat ini, yang tentu saja mengungkapkan sebuah hasil yang kurang mengenakkan bagi para investor.

Berdasarkan data on-chain, lebih dari 30% pasokan Bitcoin kini telah mengalami kerugian karena harga yang terus bergerak lebih rendah dalam arus Bearish.

Dari laporan mingguan perusahaan Glassnode, persentase entitas laba dari BTC telah mengalami kemerosotan karena nilainya sekarang berosilasi antara 76% dan 65%.

Sekedar informasi, Persen entitas dalam laba adalah indikator yang mengukur persentase investor Bitcoin yang saat ini sedang dalam posisi untung dalam kepemilikannya.

Diketahui, metrik tersebut bekerja dengan melihat setiap koin pada jaringan dan memeriksa riwayatnya untuk melihat harga terakhir pergerakannya. Jika harga ini kurang dari harga saat ini, maka koin tersebut telah mengumpulkan beberapa keuntungan.

Baca Juga: Kapan Crypto Winter Berakhir?

Di sisi lain, jika dibeli dengan harga lebih tinggi dari harga terkini, maka itu akan menyiratkan bahwa ia sedang dalam posisi merugi.

“Entitas” di sini mengacu pada kumpulan alamat yang dikendalikan oleh investor yang sama. Jadi berdasarkan apakah koin yang dipegang oleh entitas ini untung atau rugi, dimungkinkan untuk membicarakan status laba entitas secara keseluruhan.

Berdasarkan grafik Glassnode, persentase Bitcoin dari entitas yang memperoleh laba telah turun dan saat ini di bawah 70%. Itu artinya, saat ini ada lebih dari 30% entitas yang sedang dalam posisi merugi.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa ada lebih dari 10% entitas yang membeli koin mereka di antara harga $33.000 dan $44.000. Jadi, jika harga tidak kunjung bergerak naik, maka akan ada banyak dari mereka yang akan mulai tenggelam dan beberapa mungkin juga akan menjual kepemilikan mereka.

Namun, banyak orang yang masih tidak menjual BTC mereka, menurut grafik dibawah, dalam beberapa bulan, orang HODL BTC untuk satu tahun.

Ketidakpastian sentimen global dan kekhawatiran yang tinggi telah menyusutkan selera risiko investor, yang pada akhirnya memilih untuk menarik diri dari pasar crypto yang membuat harga crypto merosot sangat dalam dan tampak belum berhenti jua. Apakah pemulihan akan terjadi di tahun 2022 ini? Itu masih dinantikan.

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis