Cryptoharian – Pasar kripto kembali dihebohkan oleh pergerakan misterius dari salah satu whale era Satoshi, yang dilaporkan telah mengirim 40.000 Bitcoin (BTC) ke beberapa alamat milik Galaxy Digital, perusahaan investasi kripto ternama milik Mike Novogratz.
Pergerakan ini, bernilai lebih dari US$ 4,7 miliar, telah memicu spekulasi luas tentang potensi penjualan besar-besaran yang bisa memicu tekanan pasar dalam beberapa hari ke depan.
Siapa Whale Ini?
Salah satu pengamat pasar kripto di media sosial X dengan nama samaran ‘Darkfost’ menelusuri pergerakan dari whale ini. Berdasarkan penelusurannya, BTC yang dikirim berasal dari dua alamat utama, yakni:
- bc1qq8qvezre6… — sebelumnya memegang 16.000 BTC
- bc1qmuxrzvnx3… — sebelumnya memegang 20.000 BTC
Kedua alamat tersebut diketahui terhubung ke dompet yang dikaitkan dengan whale misterius pemegang 80.000 BTC. Whale ini, menurut Darkfost jarang melakukan transaksi sejak era awal Bitcoin.
Sekarang, alamat bc1qmuxrzvnx3 telah kosong, dan total 40.000 BTC telah dikonfirmasi menuju dua alamat Galaxy Digital.
Rincian Transaksi
Dalam hal ini, Darkfost memetakan detail transfer sebagai berikut:
- Alamat 1: bc1qpa5uhy6….
– Menerima: US$ 927 juta
– Mengirim: US$ 4 juta ke Coinbase Prime dan US$ 442 juta ke Alamat 2
– Masih menyimpan sekitar 67.000 BTC, senilai US$ 481 juta.
- Alamat 2: bc1q0phej5l….
– Menerima: 4,2 miliar
– Mendistribusikan:
- US$ 2 miliar ke 72 dompet berbeda (bukan transaksi peel biasa – semua dompet bertindak berbeda).
- US$ 40 juta ke dua dompet tambahan, salah satunya mengirim US$ 17 juta ke Binance.
- US$ 1,4 miliar ke berbagai alamat yang terkait dengan Bybit, Coinbase, Binance, Wintermute, Gemini dan Binance Amerika.
Baca Juga: BTC Pecah US$ 120.000, Saatnya Rotasi ke Altcoin Seperti XRP Dan DOGE?
Saat ini, masih Alamat 2 masih menyimpan sekitar US$ 530 juta, dengan sekitar US$ 200 juta belum terlacak secara pasti.
“Ini bukan gerakan acak. Sebagian besar dana dikirim ke broker OTC atau bursa besar. Penjualan mungkin sudah berlangsung, atau bisa jadi ini reposisi aset besar,” ungkap Darkfost.
Galaxy Digital dan KYC
Perlu dicatat bahwa Galaxy Digital menerapkan KYC ketat, artinya mereka mengetahui identitas pengirim. Selain sebagai fund manager, Galaxy juga menawarkan layanan OTC (Over-The-Counter), yang menurut Darkfost memungkinkan klien besar menjual BTC tanpa menimbulkan guncangan pasar langsung.
Namun, hal ini tak menghentikan kekhawatiran komunitas bahwa whale sedang mempersiapkan aksi jual besar.
Apa Selanjutnya?
Kendati demikian, pengamat pasar tersebut juga memberikan beberapa catatan, yaitu:
- Masih ada 30.000 BTC milik whale ini yang belum bergerak.
- 10.000 BTC baru-baru ini dipindahkan ke dompet baru bc1qklv9x7qp….
- Ada satu dompet tambahan yang diduga terhubung dan saat ini memegang 64.000 BTC.
Dengan total potensi suplai tambahan sebesar dari 10.000 BTC, komunitas kini waspada terhadap kemungkinan gelombang distribusi besar-besaran, yang bisa memicu koreksi di tengah reli pasar.
“Saya akan terus memantau semua transfer. Belum ada sinyal langsung ke bursa spot, tapi ini jelas bukan noise biasa,” pungkas Darkfost.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.


