Cryptoharian – Ric Edelman, pendiri dari Dewan Profesional Keuangan Aset Digital memberikan angin segar pada investor dan penggemar Bitcoin (BTC) di seluruh dunia. Pasalnya, ia memprediksi bahwa harga Bitcoin bakal mencapai kisaran US$ 150.000 pada musim panas tahun 2025 mendatang.
Prediksi ini berdasarkan risetnya, dimana salah satu poin menyatakan bahwa saat ini terdapat perubahan sifat industri kripto, dengan menekankan bagaimana langkah-langkah regulasi dan dinamika pasar telah menghilangkan pelaku curang yang dikenal sebagai “bad boys” dan “crypto bros.”
“Proses pembersihan ini diharapkan akan meningkatkan daya tarik mata uang kripto baik bagi investor institusional maupun individu,” ungkap Edelman, saat wawancara dengan Coindesk.
Edelman mengatakan, poin selanjutnya yakni pihaknya telah memantau sejak pengajuan ETF oleh BlackRock, harga Bitcoin naik 25 persen karena antusiasme bahwa langkah tersebut membawa banyak investor ke pasar. Ia menilai bahwa akan ada ratusan juta dolar masuk ke pasar kripto dan mungkin aktivitas institusional juga akan meningkat.
Baca Juga: Volatilitas Bitcoin di Level Rendah, Apakah BTC Akan Turun Lagi?
“Karena Bitcoin persediaannya terbatas, peningkatan jumlah uang masuk akan menyebabkan harga naik. Itu dengan asumsi bahwa SEC menyetujui, dan pasar sudah agak menyesuaikan harga sejak pengajuan itu,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai kasus Komisi Sekuritas dan Bursa Efek Amerika (SEC? melawan Grayscale, ia menilai bahwa hal tersebut hanyalah balas dendam oleh Gary Gensler, yang merupakan ketua SEC. Menurutnya, tidak ada legitimasi atau pembenaran untuk penolakan aplikasi ETF ini.
“Maksud saya, jika SEC dapat menyetujui ETF Futures maka tidak ada pembenaran untuk menolak ETF Bitcoin spot,” paparnya.
Dia mengaku percaya itu yang akan terjadi, itulah sebabnya ada banyak antusiasme dan kegembiraan tentang hal ini.
“Saya pribadi percaya bahwa selama dua tahun ke depan, kita akan melihat harga Bitcoin naik hingga US$ 150.000 menjadi peningkatan 5X dari posisi kita hari ini,” urai Eldeman.
Baca Juga: Bitcoin Berada di Zona Beli, 5 Pertimbangan Sebelum Membeli BTC
Poin lain yang diangkat oleh Edelman adalah halving Bitcoin yang akan datang, diperkirakan dalam waktu sekitar enam bulan. Ia berpendapat bahwa secara historis, halving Bitcoin telah menjadi indikator bullish yang kuat.
“Halving tentunya akan meningkatkan harga Bitcoin secara drastis, seperti yang terjadi selama 4 tahun belakangan ini,” kata Edelman.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.


