CryptoHarian

AI Prediksi Harga Bitcoin Bisa Turun Tajam ke Level Ini di Awal September

Cryptoharian – Pasar kripto kembali bergejolak. Dalam sepekan terakhir, Bitcoin (BTC) anjlok 6 persen sementara para whale melepas lebih dari US$ 3,45 miliar BTC ke pasar. Tekanan jual besar-besaran ini memunculkan kekhawatiran, meski sebagian analis menilai pola ini bisa saja menjadi bear trap khas dalam siklus bull jangka panjang.

Namun, arah BTC dalam beberapa minggu ke depan masih jauh dari pasti, terlebih dengan melemahnya sentimen ritel.

Di lain sisi, para investor masih harap-harap cemas menantikan rapat The Fed, tentang keputusan suku bunga Amerika.

Melansir dari finbold.com, agen AI dikerahkan untuk memperkirakan harga Bitcoin dengan mengombinasikan tiga model LLM besar dengan indikator berbasis momentum.

  • Prediksi rata-rata AI: US$ 111.867 – Potensi koreksi – 1,18 persen dari harga saat ini (US$ 113.157).
  • xAI Grok 3 (optimis): US$ 115.000 – Potensi naik +1,63 persen.
  • Google Gemini 2.5 (bearish): US$ 111.100 – Potensi turun -1,82 persen.
  • OpenAI GPT 4.o (lebih bearish): US$ 109.500 – Potensi turun -3,23 persen.

Jika dilihat secara keseluruhan, konsensus AI cenderung melihat tren melemah, meskipun ada sedikit ruang untuk rebound terbatas.

Baca Juga: Prediksi Kripto di Oktober: Apakah BitcoinMasih Positif?

Analisis Teknis

Berdasarkan pembedahan dari sisi teknikal, indikator utama mengonfirmasi pelemahan BTC:

  • 50-Day SMA: US$ 116.007 – saat ini BTC gagal menembus level ini menjadikannya resisten utama.
  • MACD: Garis utama di US$ 117,37 jauh di bawah garis sinyal 557,6, histogram di -675 – menandakan momentum turun semakin cepat.
  • RSI: 41 – lemah, tapi belum masuk area oversold.
  • Stochastic Oscillator: slow_k di 5,02 dan slow_d di 12,38 – menunjukkan kondisi oversold ekstrem.

Outlook Jangka Pendek

Dengan whale menjual miliaran dolar BTC, ritel kehilangan tenaga, dan indikator teknikal condong bearish, prospek jangka pendek Bitcoin tetap rapuh. Deretan faktor ini dikhawatirkan juga menjadi sinyal berakhirnya tren bullish yang telah berjalan sejak awal tahun 2025.

Kendati demikian, kondisi oversold memberi peluang untuk technical rebound. Investor kini menunggu apakah arus institusional bisa menopang harga atau apakah BTC akan benar-benar menguji US$ 110K dalam beberapa pekan ke depan.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)