Alessio Rastani: Bitcoin Mungkin Akan Turun Ke Rp 42 Juta. Simak Alasannya

Alessio Rastani, seorang cryptocurrency youtuber dengan 205k subscribers, membahas metrik pasar yang sangat penting – siklus sentimen.

Dalam setiap jenis analisa pasar, sangat penting untuk mempertimbangkan suasana hati saat ini atau psikologi kolektif para trader pada titik waktu tertentu. Rastani melakukan hal itu.

Dia menunjukkan kemungkinan yang cukup tinggi dari para pedagang atau pelaku pasar telah mencapai tingkat optimisme puncak pada grafik ketika harga Bitcoin hampir menyentuh Rp 199 juta-an pada bulan lalu.

Ini sesuai dengan ‘Euphoria’ dan menandakan bahwa pasar berada di ambang untuk memasuki zona risiko maksimum. Itu diikuti oleh orang-orang yang menganut pola pikir ‘Anxiety’ (kecemasan) dan ‘Denial’ (penolakan) begitu BTC mulai merosot ke level $ 11.000 (Rp 155 juta-an) dan $ 10.000 (Rp 141 juta-an).

Beberapa waktu lalu, ketika sentimen pasar di antara “Euphoria” dan “Anxiety” Rastani membuat video dimana harga Bitcoin akan menyentuh $ 8,000 (Rp 113 juta), dan banyak orang yang mengatakan dia salah.

Mempertimbangkan penurunan BTC baru-baru ini, Rastani melanjutkan dengan mengatakan bahwa pasar sedang berada di level “Fear” ( Ketakutan), dan “Depression” (Depresi).

Baca Juga: Analis: Rp 84 Juta Adalah Zona Kuat Untuk Akumulasi Bitcoin

Baca Juga: 6 Game Penghasil Uang Terbanyak Hingga Miliaran Rupiah Di 2019

Sangat mungkin, kita akan masuk ke daerah “Panic” (panik), dimana orang akan menjual besar-besaran (dumping) BTC mereka dan harga akan anjlok.

Segera dengan berlanjutnya penurunan harga Bitcoin, pedagang dan investor terikat untuk menemukan diri mereka berada dalam tahap ‘Kapitulasi’ dari siklus sentimen pasar.

Saat dia berpendapat, artikel dan liputan media akan mulai berbicara buruk tentang BTC, seperti trend bearish. Bahkan, BTC akan menjadi nol rupiah.

Di saat artikel ini bermunculan, kita sedang berada di daerah “Despondency” (keputusasaan). Sangat cepat, harga akan berpontensi untuk naik.

Dia menambahkan bahwa kita masih belum berada di “Despondency” dan “Desperation.” (Mungkin dalam beberapa minggu kedepan).

Apakah Akan Turun Ke $3,000?

Rastani menjawab bahwa dia hanya mempunyai 35% kemungkinan untuk hal itu terjadi.

Harga Bitcoin saat ini bertahan di bawah MA 21, menurut Rastani, dan ini adalah masalah besar karena Bears memiliki kendali penuh terhadap pasar, yang berarti para pemain pasar harus berhati-hati.

Seperti yang dijelaskan oleh Rastani, dengan merencanakan tools Fibonacci Retracement pada grafik BTC / USD mingguan di TradingView, dari level harga Low di bulan Desember 2018 ke level High di bulan Juni tahun ini, kita mendapatkan level retracement 78,6% pada $ 5.433,6 (Rp 76 juta-an). Kisaran $ 5.000- $ 5.433 (Rp 70 juta- Rp 74 juta) perlu diberi perhatian serius, karena ada kemungkinan 30-35% BTC akan jatuh di bawah zona Support ini. 

Ketika itu terjadi, peluang harga Bitcoin untuk bergerak turun ke level $ 3.000 atau $ 2.000 akan meningkat secara besar-besaran!

Rastani pun menambahkan, Peluang kejatuhan akan meningkat menjadi 80-90% jika BTC jatuh lebih jauh di bawah level $ 4.500. Kita lihat saja.

Cek Alessio Rastani Youtube.

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Tinggalkan komentar