CryptoHarian

Altcoin Kamu Naik? Tetap Kalah Sama Kripto Ini

Cryptoharian – Setelah sebelumnya fokus pada Bitcoin, analis kripto terkenal bernama Benjamin Cowen kini menyebut saatnya Ethereum (ETH) mencuri perhatian. Cowen, yang dikenal akurat dalam membaca pergerakan pasar, percaya bahwa Ethereum kini memasuki fase penguatan penting.

Pada November 2024, Cowen memperkirakan bahwa Ethereum akan ‘pulang’, yaitu menyentuh garis tren logaritmik jangka panjangnya, berdasarkan pola historis. Prediksi itu terbukti tepat ketika ETH jatuh ke sekitar US$ 1.550 pada April 2025.

Kini, Cowen menyebut momen itu sebagai titik balik. Ia mengatakan bahwa kekuatan Ethereum ke depan akan ditopang oleh rotasi modal dari altcoin ke ETH.

“Jika kamu beli ETH saat pulang dan merasa tertinggal oleh reli altcoin, pikirkan ini: Pasar altcoin secara kolektif sudah turun 40 persen terhadap ETH sejak saat itu. Kita sedang berada di fase kenaikan altcoin, yang masih kalah jika dibandingkan dengan Ethereum,” ungkap Cowen.

Ia menjelaskan bahwa dalam siklus seperti ini, lebih baik pegang Ethereum daripada altcoin lain. Pasalnya, banyak altcoin justru melemah saat dibandingkan dengan ETH.

Cowen menambahkan, Ethereum punya peluang besar menembus level penting di angka US$ 4.000, titik resistensi yang belum tertembus sejak Desember 2021. Jika tembus, Cowen yakin Ethereum bisa cetak rekor harga baru dalam 6 bulan ke depan.

Baca Juga: Analis: Jangan Terkecoh Altseason, Bitcoin Bisa Saja Turun ke US$ 75.000

Dengan dominasi pasar yang mulai bergeser dan minat investor institusi yang terus meningkat, Ethereum mungkin memang sedang bersiap untuk panggung utamanya.

“Cara agar siklus ini terasa lengkap adalah dengan Ethereum mencapai level tertinggi baru dalam waktu dekat,” pungkas Cowen.

Sementara itu melansir dari cryptopotato.com, harga Ethereum (ETH) menunjukkan kekuatan besar dalam dua pekan terakhir, sukses menembus dua level resisten penting di US$ 2.800 dan US$ 3.400. Pergerakan ini mengonfirmas struktur pasar yang sangat bullish, menurut analisis grafik harian terbaru.

Tak hanya itu, dua indikator teknikal utama, moving average 100 dan 200 hari, kini berada di ambang melakukan bullish crossover di sekitar level US$ 2.500. Jika terjadi, ini akan memperkuat posisi level tersebut sebagai dukungan dinamis dalam tren naik saat ini.

Namun, reli ETH kini memasuki wilayah yang lebih menantang. Harga telah menyentuh zona suplai utama antara US$ 3.700 dan US$ 4.100, area yang dikenal sebagai kumpulan order jual dari pelaku pasar sebelumnya. Zona ini bisa memicu tekanan jual, karena banyak trader mungkin mulai mengambil untung setelah kenaikan signifikan.

Jika pembeli mampu mempertahankan momentum dan melewati zona ini, target besar berikutnya ada di US$ 4.107, yaitu level tertinggi terakhir yang tercapai pada awal 2024.

Namun pasar perlu waspada. Jika harga mulai melambat atau terlihat stagnan di dalam zona resisten saat ini, bisa jadi itu adalah sinyal awal profit-taking. Koreksi atau konsolidasi jangka pendek bukan hal yang mustahil dalam situasi seperti ini.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.