Cryptoharian – Sementara banyak investor retail bersiap menyambut altseason, analis pasar papan atas dengan nama samaran ‘Artikal‘ di media sosial X justru mengambil langkah sebaliknya. Dalam pernyataan tegasnya, ia mengungkap bahwa dirinya telah keluar sepenuhnya dari pasar kripto minggu ini.
Saat keluar dari pasar kripto, Artikal juga memperingatkan akan datangnya koreksi tajam dalam hitungan minggu.
Ia memprediksi bahwa Bitcoin akan jatuh ke US$ 75.000, sementara Ethereum gagal menembus US$ 4.000. Ia menilai euforia saat ini bersifat semu dan didorong oleh narasi likuiditas, bukan permintaan nyata.
Alasan Kosongkan Portofolio
Artikal menjelaskan sejumlah alasan lain, yakni:
1. Struktur Pasar Mulai Melemah
Meskipun Bitcoin mencetak all-time high baru, Artikal melihat struktur pasar yang tidak sehat, dengan kepercayaan berlebihan dari investor retail. Aktivitas para pemain besar menunjukkan pola profit-taking, bukan akumulasi.
2. Altcoin Lemah, Sinyal Klasik Jelang Koreksi
Sementara BTC naik, altcoin tertinggal. Ini merupakan sebuah pola di masa lalu sering menjadi pertanda koreksi besar. Artikal memperingatkan bahwa jika BTC turun 10 persen, maka altcoin bisa jatuh antara 20 hingga 30 persen lebih.
Baca Juga: Apakah Kenaikan Altcoin Sudah Selesai?
3. Narasi Ethereum Tak Kuat
Ethereum ETF yang dipasarkan dengan iming-iming imbal hasil staking 5-6 persen dinilai sebagai jebakan likuiditas, mirip dengan narasi siklus sebelumnya. Dominasi ETH tetap lemah, dan pertumbuhan riil belum terlihat.
4. USDT Dominance dan Potensi Tekanan Jangka Pendek
Dominasi USDT menunjukkan ruang kecil untuk upside jangka pendek, tapi fase konsolidasi diprediksi akan diikuti oleh tekanan jual yang lebih luas, terutama di altcoin.
Langkah-Langkah yang Diambil
Dalam hal ini, analis tersebut mengambil beberapa langkah utama, yakni:
- Menjual Ethereum di atas US$ 3.400.
- Menjual Aptos antara US$ 8-14.
- Memindahkan seluruh portofolio ke stablecoin.
- Menolak average down di altcoin yang rugi.
- Fokus pada pelestarian modal, bukan spekulasi.
Menurutnya, saat ini bukan waktunya untuk ‘berharap’ altcoin bangkit, namun menghindari resiko dan menunggu fase akumulasi nyata. Ia menilai koreksi besar dapat membuka peluang beli baru, tapi hanya setelah tekanan maksimal dan kapitulasi massal terjadi.
Artikal juga menyoroti bagaimana media dan influencer sering mendorong investor retail untuk tetap masuk, bahkan saat likuiditas diam-diam ditarik oleh pemain besar. Menurutnya, narasi ETF Ethereum dan yield staking saat ini sangat mirip dengan skema sebelumnya yang berakhir dengan kerugian besar bagi investor kecil.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.


