Analisa: Level Bitcoin Yang Perlu Untuk Diperhatikan 12 Juli 2020

Bitcoin (BTC) telah kembali memasuki pergerakan sideways-nya antara level $ 9.150 dan $ 9.300, setelah mengalami rejeksi yang di level $ 9.500 (Rp 136 juta-an) pada awal pekan ini.

Prospek jangka pendek baru menyajikan sedikit kejelasan, dimana harga pada saat penulisan ini, masih belum berada di  bawah level Support penting yang menjadi pegangan para Bulls.

Dari sisi teknikal, tren kemungkinan besar akan bisa dikonfirmasikan dari aksi harga jika menyentuh Support di batas bawah pergerakan sideways, $ 9.000, level Resistance di batas atasnya, $ 9.300.

Pada saat pers, harga BTC berada di $9.277 di Binance.

Dan saat ini, ada seorang analis yang menunjukan ‘Unspent Bitcoin Map’ cryptocurrency sebagai indikator yang menandakan kalau Bulls masih memegang kendali di BTC.

Dalam pergerakan BTC didalam pola sideways-nya seolah menjelaskan bahwa adanya upaya bertahan dari para Buyer, karena tidak ada banyak Support di kisaran level saat ini (pada saat penulisan di level $ 9.266) dan level $ 9.000.

Baca Juga: Ekonom: Bitcoin Tidak Akan Berfungsi Sebagai Mata Uang Kecuali Jika Tidak Dikaitkan dengan Emas

Dan merujuk pada ‘Unspent Bitcoin Map’, analis tersebut menjelaskan kalau level $ 9.000 kini telah menjadi level Support yang kuat untuk Bitcoin, dimana reaksi harga pada level ini baginya akan menentukan potensi tren dalam beberapa minggu mendatang.

Merujuk pada grafik dibawah ini, ia pun mengatakan:

“Berdasarkan ‘Unspent Bitcoin Map’, kami tampaknya memiliki sedikit Support di bawah kami. Gelembung besar biasanya di level yang sangat penting (S/R).”

Seorang trader menunjukan analisnya di Trading View bahwa Bitcoin masih dalam perdagangan sideways.

Harga yang harus diperhatikan berada di kisaran $8.700-an karena perdagangan di harga tersebut adalah sebuah kelemahan dalam BTC.

Masih belum tren bearish besar, namun, menunjukan kelemahan yang bisa membuat harga kian turun ke $7.500-an atau bisa kembali ke $9.000-an.

Selama Bitcoin masih diatas $8.700, tren bullish masih tetap bisa diharapkan.

Selama Bitcoin tidak diperdagangkan di harga $8.900 atau diatas 9.700/9.800, tren masih tidak bisa diprediksi.

Jika dilihat dari timeframe 3 tahun lalu, harga Bitcoin masih berada di downtrend. Ada 2 kemungkinan: harga turun atau konsolidasi untuk bull-run yang lebih besar dari sekarang.

Tetapi, masih belum ada tanda-tanda kemana tren akan berlanjut.

Baca Juga: 10 Tempat Trading Bitcoin Terbaik 2020 Di Indonesia

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis