Apa Itu Trading? Halal? Definisi, Jenis, Resiko, dan Keuntungan

Sekarang ini, trading sudah menjadi kata yang familiar dan bahkan menjadi bagian dari perencanaan finansial dikalangan anak muda.

Apa itu trading?

Kata trade yang artinya ‘transaksi jual beli’, maksud dari berdagang di dunia finansial ini diartikan sebagai jual beli beberapa produk investasi atau produk lainnya di pasar modal.

Di Indonesia sendiri, jika ingin melakukan trading, pilihan investasi yang bisa diperjualbelikan dapat di cek di BEI (Bursa Efek Indonesia).

Trading semakin menjadi trend di kalangan anak muda di Indonesia karena memiliki peluang yang cukup besar serta memiliki nilai dagang yang tinggi dang sangat likuid.

Untuk pemula, berikut panduan singkat mengenal jenis – jenis trading, pengelolaan keuangan, memahami resiko trading yang dipilih hingga memahami statsu kehalalannya.

Jenis – jenis Trading

Trading sendiri memiliki banyak sekali jenisnya yang dikategorikan sesuai dengan asset yang diinvestasikan dan diperjualbelikan di pasarmodal. Berikut ini beberapa jenis – jenis trading.

1.Day Trading

Apa itu Day Trading?

Day trading adalah proses trading yang mengeksekusi besar – besaran harga pasar di hari itu. Dengan mempraktekkan day trading ini, trader akan terbantu memperoleh profit serta menghindari resiko dibandingkan intraday trading.

Sebenarnya day trading ini bisa mendatangkan untung yang lumayan, namun untuk investor pemula, terutama yang masih belajar mengenai trading, day trading ini memang cukup challenging

Dalam prakteknya, day trading ini lebih berkonsentrasi pada transaksi jual beli sekuritas dalam satu hari transaksi.

Jenis trading ini (day trading) biasanya dipraktekkan di pasar valas serta saham dengan tujuan meraup keuntungan dengan mengimplementasikan strategi tujuan trading jangka pendek untuk memanfaatkan naik turunnya harga saham maupun mata uang

Dasar – Dasar yang di Praktekkan Day Trader

Untuk menjadi seorang day trader, tidak ada kualifikasi khusus, satu – satunya parameter yang bisa mengukur keseriusan mereka menjadi day trader adalah frekuensi mereka melakukan trading setiap harinya.

Seorang tarder harian seringkali menutup semua transaksi mereka sebelum masa transaksi hari itu berakhir. Sehingga mereka tidak menahan apa yang akan mereka jual atau beli.

Seorang day trader yang sukses akan membutuhkan pengetahuan serta pengalaman yang luas sehingga mereka akan tahu strategi dan model trading mana yang cocok diaplikasikan dan membuat mereka bisa menghitung kemungkinan memakai pilihan apa yang menguntungkan mereka.

Jadi, mereka melakukan kalkukasi dibandingkan hanya memperkirakan menggunakan naluri.

Baca Juga: Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Forex Dan Bitcoin?

2.Scalping Trading

Apa itu Scalping Trading?

Scalping trading merupakan gaya trading yang berkonsentrasi pada mencari keuntungan dari menjual asset pribadi.

Dalam praktek scalping, para trader akan membeli asset dengan harga yang murah dan langsung menjualnya jika harga asset tersebut naik meskipun kenaikan harganya hanya sedikit.

Jadi Scalping ini merupakan konsep trading jangka pendek, berbeda dengan day trading tadi.

Oleh karena itu, trader memiliki strategi dan cara tersendiri untuk keluar dari pasar untuk sebisa mungkin menghindari kerugian. Sehingga scalping trader akan lebih berfokus di data – data pasar saat melakukan jual beli.

Ada beberapa alasan mengapa beberapa orang lebih suka menjadi scalping trader:

  1. Sebisa mungkin menjauhi kerugian karena harga asset yang anjlok
  2. Mengerti probabilitas harga asset yang akan jadi pertimbangan apakah akan dijual atau dibeli

Beberapa orang ini akan menganggap scalping trading yang teraman. Tapi bagi para investor dan trader senior, mereka menilai scalping trading adalah sampingan saja dari berbagai perjalanan trading.

Itulah perbedaan pola pikir trader yang memang menganggap scalping trading adlaah cara terbaik, berbeda dengan mereka yang menganggap scalping trading untuk kebutuhan sampingan saja.

Sehingga dalam prakteknya, para scalping trader akan melakukan transaksi dalam jumlah langsung banyak bahkan hingga ratusan transaksi, tapi meskipun transaksinya langsung banyak, para trader ini mengandalkan data dan grafik fluktuasi harga saat bertransaksi, menomorduakan estimasi.

Berbeda dengan trader yang mengesampingkan scalping, mereka hanya melakukan beberapa transaksi saja ketika melihat ada salah satu asset yang sedang tidak trend atau grafik harganya sedang naik drastic.

3.Swing Trading

Apa itu Swing Trading?

Swing trading merupakan salah satu istilah yang mungkin sudah familiar bagi para pemain saham. Trading jenis ini menggunakan konsep dasar “Beli di Swing low, Jual di Swing High”, jadi mengambil kentungan sebesar – besarnya. Dari konsep tersebut, swing trading ini memang terdengar mudah tapi ternyata prakteknya tidak semudah itu.

Salah satu alasannya adalah karena tidak ada ketetapan yang menjadi tolak ukur pasti saat harga saham atau asset berada di bawah maupun sedang dipuncak. Karena ketidak pastian harga itulah, trader emnggunakan konsep swing trading ini.

Untuk meminimalisir resiko kerugian dari swing trading ini, anda bisa menggunakan beberaa tips berikut ini

  • Average down

Average down adalah proses penambahan dana untuk siap – siap membeli asset ketika harga mulai jatuh. Tapi sbeaiknya, jangan terus – terusan memakai konsep ini. Kalau ternyata nilai asset terus menurun, anda akan rugi.

  • Stop loss

Melakukan trading memang artinya bersahabat dengan ketidakpastian. Bahkan meski sudah di prediksi pun. Karena dalam berinvestasi maupun trading, kerugian itu hampir tidak selalu bisa dihindari. Salah satunya adalah stop loss.

Stop Loss atau SL merupakan aksi menjual asset di harga tertentu untuk mengurangi resiko lebih rugi di kemudian hari.

Trading Forex

Forex merupakan singkatan dari Forex Exchange, sebuah sistem penukaran valuta asing atau mata uang asing.

Namun, yang harus diperhatikan disini adalah, nilai tukar sesama mata uang pun juga bisa fluktuatif karena tiap mata uang ini sifatnya tidak stabil.

Oleh karena itu nilai tukar ini disesuaikan dengan nilai mata uang masing – masing Negara, Misalnya jika mata uang salah satu mengalami kenaikan nilai, dan ditukar dengan mata uang yang sedang menurun maka nilai mata uang yang sedang menurun akan bertambah nilainya karena ditukarkan ke mata uang yang sedang naik nilainya.

Karena nilai masing – masing mata uang yang fluktuatif inilai, banyak orang memanfaatkan trading forex ini sebagai salah satu jenis investasi yang relative mudah digunakan.

Money Management

Saat memutuskan untuk terjun di dunia trading, terutama trading forex dan trading Bitcoin, ada satu hal yang perlu ditata dengan benar, yaitu pengelolaan dana untuk akun trading kita.

Pengelolaan dana ini disebut money management dan mencangkup berapa lot yang kita miliki, mengetahui jarak antara harga entry (open position), dan target profit yang ingin dicapai, hingga menentukan berapa maksimal dana trading yang akan digunaan dan dibuka di waktu yang sama.

Melakukan trading, terutama yang mengalami fluktuasi yang lumayan tinggi seperti forex dan bitcoin ini memang menghasilkan keuntugan, namun anda juga bisa mengalami loss sekali atau beberapa kali tanpa tahu kapan akan dapat profit lagi.

Dengan menentukan money management yang baik, anda bisa menghindari loss atau kerugian yang semakin besar dan berturut – turut. Sistem yang bisa anda gunakan untuk menghindari loss sekecil mungkin dan mendapatkan profit sebanyak – banyaknya, yaitu rasio Risk vs Reward harus sama – sama berbanding 1:1

Jika anda masih belum ada gambaran tentang money management, cobalah mengaplikasikan money management dalam investasi saham, anda bisa mulai mencoba money management dari EMTrade. Ada beberapa 4 hal penting yang harus diperhatikan oleh treader pemula:

  1. Pisahkan portofolio investasi dengan trading
  2. Tentukan berapa persen dana yang akan anda gunakan untuk investasi dan berapa persen untuk trading. Porsi trading dan investasi dibilang seimbang jika disisihkan 80% untuk investasi dan 20% untuk trading
  3. Sebaiknya maksimal beli 5 saham saja dulu. Anda tidak harus beli kelimanya sekaligus, namun bisa membelinya satu persatu.
  4. Kendalikan emosi anda saat melakukan trading. Jangan terlalu buru – buru dan agresif. terlebih saat pasar cenderung mengalami kemunduran.

Pahami juga prinsip cut losses shot and let profit run. Jadi hindari resiko kerugian sedini mungkin dan tahan saham jika anda yakin mereka bisa naik lagi nilainya

Risk Management

Selain money management, dalam dunia trading dan investasi, ada juga istilah risk management. Istilah ini juga banyak ditekankan oleh para trader senior dan di beberapa artikel MIFC (Monex Investindo Futures) yang membahas pentingnya mengatur risk management yang membantu melinudngi dana para trader saat harga sedang menurun atau tidak di titik yang diinginkan.

Pentingnya mengatur risk management atau manajemen resiko ini dikarenakan semua trader, seberapa banyak pun pengalamannya di bidang trading, akan tetap terpapar resiko kerugian atau loss.

Untuk gambaran lebih lanjut mengenai loss apa yang dimasud, di dunia trading ada beberapa macam resiko yang perlu diperhatikan:

  • Resiko Suku Bunga

Resiko yang terjadi karena adanya perubahan suku bunga dari bank sentral Negara yang pastinya akan mempengaruhi nilai mata uang negara

  • Resiko Pasar

Resiko pasar akan muncul dikarenakan perubahan harga yang berubah di luar ekspektasi trader

  • Resiko Leverage

Resiko leverage bisa memaksimalkan anda mengambil peluang profit yang lebih besar. Namun leverage ini juga bisa membuat anda mengalami loss yang lebih besar juga

  • Resiko Modal

Resiko modal ini muncul karena saat trader melakukan proses trading, mereka harus merencanakan dengan matang. Jika tidak, trader tidak bisa memperkirakan arah profit yang diinginkan, sehingga trader juga tidak bisa memperkirakan loss dan menghindarinya.

Baca Juga: Risk Management Untuk Trading Forex dan Cryptocurrency

Apakah Trading Halal? Halal MUI

Trading memang bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun hingga saat ini, hukum trading masih menjadi bahan diskusi apakah trading ini diperbolehkan dan halal dalam Islam?

Di dalam agama Islam, hokum perdagangan itu halal asalkan barang yang diperjualbelikan juga barang yang halal dan di jual dengan adil dan jujur untuk pembelinya. Sedangkan, terkadang jual beli mata uang tak bisa dihindari jika seseorang ingin berkunjung ke Negara lain yang memiliki mata uang yang bebeda.

Isu ini juga sempat dibahas oleh seorang ahli fiqih Prof. Drs. Masjfuk Zuhdi yang mencoba menjelaskan hokum trading sesuai dengan buku Masail Fiqhiyah, buku yang membahas tentang hokum – hokum Islam kontemporer yang masih dipertanyakan hingga zaman ini.

Dari pembahasan di kitab itu, ada 2 jenis transaksi trading forex yang diharamkan dan dihalalkan. Menurut Zuhdi, jika yang diperjualbelikan adalah valas, maka diperbolehkan.

Termasuk trading forex atau jual beli mata uang asing. MUI juga menghalalkan trading forex yang berjenis SPOT, dimana ada transaksi jual beli berbagai instrument investasi, komoditas, dan asset lain yang dibayar secara langsung atau tunai

Transaksi jual beli valas berjeni SPOT ini dinilai halal karena proses jual belinya dilakukan pada saat itu juga dalam bentuk tunai, dan penyelesaian proses jual beli ini memakan waktu maksimal 2 hari.

Selain SPOT, jenis transaksi trading forex lainnya yang tidak diperbolehkan menurut Islam adalah

Transaksi Forward

Transaksi forward merupakan proses jual beli valas yang nilainya baru ditetapkan sebelum transaksi benar – benar dilakukan 2 hari kemudian hingga 1 tahun. Hukum transaksi haram karena harga yang ditetapkan merupakan harga perjanjian (muwa’adah) sedangkan penyerahan barang yang dibeli diberikan di kemudian hari

Transaksi Option

Transaksi ini merupakan kontrak untuk mendapatkan hak saat melakukan jual beli yang tidak wajib dilakukan dan ditentukan sejumlah unit valuta asing sesuai dengan harga dan jangka waktu tertentu. Karena mengandung unsur spekulasi (maisir) serta adanya ketidakpastian, maka hokum transaksi ini haram

Transaksi Swap

Transaksi Swap merupakan kontrak jual beli valas menggunakan harga spot yang digabungkan dengan harga jual beli unit valas di harga dan waktu di tertentu. Seperti transkasi option, transaksi swap juga dinilai haram karena tidak memiliki nilai pasti dan mengandung unsur maisir atau spekulasi

Jadi, untuk menentukan halal maupun haram sesuai fatwa MUI dan sesuai dengan apa yang ditulis di kitab Masail Fiqhiyah jika proses jual beli instrument keuangan, komoditas, dan asset investasi lainnya dilakukan saat itu juga saat pembeli dan penjual sudah melihat harga jual beli dengan pasti dan proses diselesaikan secara tunai dalam kurun waktu tak lebih dari 2 hari.

Trading Bitcoin

Bitcoin adalah salah satu nama asset, sedangkan nama jenis investasi ini adalah trading kripto. Istilah Kripto ini merupakan koin virtual baru yang memiliki value dan bisa diperjualbelikan. saat ini, trading krypto ini sedang naik daun dan berimbas pada harganya yang cepat meroket atau cepat terperosok dalam hitungan jam saja. Untuk itulah, trading bitcoin atau krypto ini cocok untuk tipe investor yang agressif.

Karena harganya yang sangat fluktuatif bahkan lebih mendebarkan dari naik turunnya saham, kripro ini membutuhkan spekulasi dan perhitungan yang cukup untuk memprediksi apakah koin yang anda beli saat ini akan menghasilkan keuntungan beberapa jam kemudian.

Sebagai salah satu nama asset di transaksi kripto, Bitcoin memiliki harga yang sangat tinggi. Bahkan 1 koin Bitcoin bisa bernilai ratusan juta. Tapi tenang, untuk membelinya, anda dapat membeli pecahan koin yang lebih kecil sesuai kemampuan anda.  

Melakukan trading bitcoin ini layak dicoba saat ini, berikut beberapa alasannya:

  1. Bitcoin adalah koin kripto yang terpopuler dan selalu meningkat dengan saat drastic bahkan dalam hitugan bulan. Inilah yang membuat bitcoin layak menjadi salah satu instrument investasi yang perlu dicoba
  2. Saat ini, sebagian masyarakat sudah mulai Kripto sebagai alat pembayaran dengan sistem pembayaran digital. Ini adalah tanda bahwa Kripto bisa bertahan di tengah masyarakat dalam jangka lama. Salah satu transaksi pembayaran kripto yang mulai banyak digunakan adalah via PayPal. Alat pembayaran global ini sekarang mulai menerima pembayaran menggunakan Bitcoin.
  3. Jual beli Krypto di Indonesia saat ini sudah diperbolehkan dan diberikan ijin oleh Bappebti, Lembaha Pengatur Perdagangan Berjangka Komoditi. Sehingga jual beli Kryto termasuk Bitcoin sudah legal sekarang.

Beberapa aplikasi untuk transaksi bitcoin

Indodax

Indodax dikenal sebagai exchange marketplace pertama dan terbesar untuk melakukan trading krypto. Saat pertama kali masuk, Indodax hanya bisa diakses lewat websitenya saja, namun sekarang sudah ada versi aplikasi yang bisa di unduh secara gratis.

Indodax sendiri bernaung dibawah PT Indodax Nasional Indonesia dan sudah terdaftar secara resmi di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Jadi, melakukan transaksi jual beli krypto di aplikais ini sangat aman. 

Tokocrypto

Sama dengan Indodax, Tokocrypto adalah aplikasi yang merupakan marketplace tempat jual beli krypto dan sudah terdaftar di BAPPEBTI. Tokocrypto sudah mengantongi izin resmi dari Indonesia dan bekerja sama dengan Kominfo, BI, Polri, dan dibawah naungan BInance international.  

Binance

Binance merupakan salah satu platform online jual beli krypto saja. Binance mulanya diciptakan oleh Changpeng Zao atau dikenla dengan CZ sebagai orang yang telah melakuka transaksi di Toko Stock Indonesia. Binance sudah sangat berpengalaman dalam memandu pengguna aplikasinya untuk mencoba mengumpulkan koin sendiri dan mulai saja di nominal yang kamu pahami


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis