Apakah Harga Bitcoin Akan Terus Turun?

Bitcoin (BTC), akhir-akhir ini telah sangat diwaspadai oleh para investornya, yang dikhawatirkan kembali melanjutkan penurunannya sehingga kecemasan masih lebih kentara dikalangan investor ritel.

Tidak ada sinyal yang jelas untuk harga Bitcoin, kecuali ketidakpastian, sehingga masih sangat samar untuk menentukan sinyal trend jangka menengahnya.

Analis Josh Rager mengatakan bahwa BTC sudah melewati range harian, ini adalah hal yang buruk. Dia masih percaya bahwa harga masih bisa naik di bulan-bulan depan dan dia menerima bahwa harga akan turun saat ini.

Menurut Coinshares, investor institusi terus mengurangi exposur dari Bitcoin. Mereka melihat $141 juta keluar dari produk Bitcoin.

Bahkan, saham Microstrategy turun karena Michael Saylor mau menjual obligasi untuk membeli Bitcoin sebanyak $400 juta.

Data dari Glassnode menunjukkan bahwa aktivitas jaringan Bitcoin telah menurun. Sebelum Crash, Bitcoin memiliki sekitar 1,15 juta alamat aktif per hari. Angka ini bertepatan dengan puncak harga BTC 2017, dan mengalami penurunan 18% selama aksi jual minggu lalu.

Sekarang, alamat aktif harian mencapai sekitar 0,94 juta. Analis menyatakan:

“Penurunan ini sekitar setengah dari penurunan yang terlihat pada tahun 2017, menunjukkan bahwa sementara aktivitas telah melambat, ada lebih banyak permintaan daripada setelah puncak makro siklus sebelumnya (atau mungkin masih ada yang lebih jauh…).”

Penurunan lebih lanjut mungkin akan terjadi (target $28k-30k0 jika tidak ada berita yang mendorong kenaikan. Kita lihat saja


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis