Apakah Stimulus Kedua AS Memperkuat Harga Bitcoin?

Penduduk AS yang menginvestasikan cek stimulus pertama mereka dalam Bitcoin (BTC) telah mendapat pengembalian sekitar 62%, dari $ 1.200 pada bulan April menjadi sekitar $ 1.948 pada saat penulisan ini, ketika cryptocurrency melonjak melewati level $ 10.500.

Dalam wawancara tanggal 26 Juli dengan Jake Tapper CNN, penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow mengonfirmasi bahwa orang Amerika akan menerima cek $ 1.200 sebagai bagian dari paket stimulus sekitar $ 1 triliun yang pertama kali diumumkan pada 23 Juli. 

Namun, menurut Newsweek, banyak orang Amerika yang melaporkan tidak menerima cek pertama, yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan AS pada akhir Maret.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan pembayaran kedua akan tiba pada bulan Agustus, tetapi itu bisa saja sampai pada bulan November untuk beberapa orang jika prosesnya sama.

Stimulus dimaksudkan untuk meringankan kesulitan ekonomi yang diderita oleh banyak warga AS yang kehilangan pekerjaan mereka atau memiliki pendapatan yang jauh lebih rendah di tengah pandemi Covid-19.

Namun, banyak orang menginvestasikan ke Bitcoin (BTC), terutama orang yang mengetahui Bitcoin. Ini juga salah satu kenapa harga BTC naik pada bulan April (+6% dari bulan sebelumnya) dan juga momen Halving.

Brian Armstrong, CEO dari pialang kripto Coinbase, memberikan grafik pada 17 April di Twitter, menunjukkan persentase pembelian dan simpanan dengan $1.200, angka yang sama dengan cek stimulus.

Baca Juga: Seberapa Tinggi Harga Bitcoin Akan Naik di Tahun 2020?

Namun, dia tidak mengatakan bahwa orang AS membeli crypto dengan cek tersebut.

Tidak hanya Bitcoin saja, harga emas juga mengalami kenaikan yang pesat, harga emas di Antam per 1 gram berada di angka Rp 1 juta-an.

Menurut David Gokhshtein, seorang jurnalis di Forbes, men-Tweet: Jika pemerintah memberi $1.200 stimulus cheque, komunitas crypto akan membeli Bitcoin.

Harga Bitcoin naik pesat dua hari terakhir dari Rp 145 juta-an hingga Rp 162 juta-an di Indodax.

Tentu saja, secara fundamental, ini bisa menjadi pemicu lonjakan berikutnya untuk BTC jika banyak uang masuk dari kumpulan dana stimulus kedua ini, yang diperkirakan akan menambah prospek positif bagi Bitcoin ditengah kekhawatiran pandemi dan juga bayang-bayang resesi. Kita lihat saja.

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.