Cryptoharian – Harga Ethereum (ETH) menembus US$ 3.435 pada hari Kamis, mencatat kenaikan harian sebesar 8 persen, didorong oleh volume perdagangan yang mendekati US$ 52 juta. Walau masih di bawah volume harian Bitcoin (BTC) yang lebih besar, minat terhadap ETH melonjak tajam dan para analis mulai berbicara soal potensi reli besar seperti 2017.
Melansir dari ambcrypto.com, analis kripto populer dengan sebutan Mister Crypto mengungkapkan bahwa Ethereum sedang membentuk pola yang nyaris identik dengan siklus 2017, di mana harga naik dari US$ 10 ke US$ 385. Jika sejarah berulang, menurutnya, target realistis kali ini berada di sekitar US$ 6.200.
“Ethereum sedang bersiap sama seperti yang terjadi di siklus tahun 2017 lalu. Jika pola historis terulang, maka reli besar akan segera datang,” ungkap Mister Crypto.
Selama pertengahan Juni hingga pertengahan Juli, ETH memang sempat mengalami fase konsolidasi. Beberapa kali terjadi false breakout, namun kini pergerakan harga mulai menguat, disertai volume beli yang terus meningkat.
Institusi Berebut ETH, Pasokan di Bursa Menyusut
Lonjakan ini bukan hanya didorong oleh sentimen ritel. Institusi besar juga mulai melakukan akumulasi agresif. Berikut beberapa pergerakan besar dalam beberapa hari terakhir.
- BlackRock membeli 159.101 ETH senilai US$ 499 juta, menaikkan total kepemilikan mereka menjadi 2,021 juta ETH (sekitar US$ 7 miliar).
- World Liberty Finance (WLFi), organisasi finansial yang didukung Trump, melakukan pembelian senilai US$ 10 juta hanya dalam sehari.
- Sharplink Gaming membeli 10.850 ETH, membawa total kepemilikan mereka menjadi US$ 1,03 miliar.
Baca Juga: Bukan 200.000 BTC, Pemerintah AS Ternyata Hanya Pegang Segini
Total ETH yang kini terkunci dalam strategic reserves institusi besar mencapai 1,6 juta ETH, jumlah signifikan yang mengurangi pasokan yang tersedia di pasar terbuka.
Menurut data dari Glassnode, hanya 13,4 persen dari total ETH yang kini tersimpan di exchange, lebih rendah dibanding Bitcoin yang masih di angka 14,5 persen. Ini adalah indikator kuat bahwa pasar sedang mengalami tekanan pasokan (supply crunch).
Mengapa Pasokan ETH Menyusut?
Ada dua faktor utama:
- Staking: Semakin banyak investor yang mengunci ETH untuk staking, mengurangi likuiditas yang tersedia di pasar.
- Adopsi Institusi dan Bank: Ethereum makin populer sebagai basis infrastruktur stablecoin, membuat permintaan dari sektor keuangan formal terus meningkat.
Kondisi ini menciptakan tekanan naik alami terhadap harga, dan memperkuat kemungkinan bahwa reli ETH belum selesai.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)



