Cryptoharian – Ethereum (ETH) yang merupakan mata uang kripto terbesar setelah Bitcoin (BTC), kembali mencatatkan pencapaian besar dengan menembus angka US$ 4.000 untuk pertama kalinya sejak Maret. Melansir dari finbold.com, saat ini ETH diperdagangkan di angka US$ 3.881,21, dengan kenaikan harga lebih dari 70 persen sepanjang tahun ini.
Peningkatan ini dipengaruhi oleh lonjakan investasi dari institusi besar, peningkatan teknologi pada jaringan Ethereum dan minat yang terus bertumbuh dari para investornya. Dengan tahun 2024 yang hampir berakhir, banyak pihak mulai bertanya-tanya ke mana arah Ethereum selanjutnya.
Dalam hal ini, tim dari Finbold mencoba menanyakan kepada salah satu Chatbot AI terkenal bernama ChatGPT 4-0. Dalam hal ini, chatbot tersebut membeberkan klaim bahwa Ethereum akan dapat mencapai harga yang lebih tinggi, dengan dorongan dari beberapa faktor.
Ethereum ETF Jadi Pemicu Utama Lonjakan Harga
Salah satu alasan di balik kenaikan harga Ethereum adalah tingginya permintaan untuk produk investasi seperti ETF yang berbasis Ethereum. Perusahaan-perusahaan investasi besar seperti BlackRock dan Fidelity, telah mencatatkan pembelian Ethereum dalam jumlah besar melalui ETF mereka, yakni iShares Ethereum ETF (ETHA) dan FETH ETF.
Berdasarkan data dari Arkham Intelligence, kedua ETF ini baru saja menghasilkan pembelian Ethereum senilai US$ 500 juta dalam satu minggu terakhir.
ETHA sendiri telah mencatatkan aliran dana masuk selama 10 hari berturut-turut, dengan total investasi mencapai US$ 3,2 miliar sejak diluncurkan. Bahkan dengan adanya arus keluar sebesar US$ 3,52 miliar dari Grayscale Ethereum Trust (ETHE), ETF berbasis Ethereum tetap berhasil menarik aliran dana masuk lebih dari US$ 2 miliar sejak peluncurannya pada Juli.
Hal ini menunjukkan kepercayaan yang kuat dari institusi besar terhadap Ethereum, menjadikannya salah satu aset digital utama yang semakin diminati sebagai investasi.
Baca Juga: Investor Serbu ETF, Harga Ethereum Pulih dalam Waktu Singkat
Aktivitas Jaringan yang Semakin Ramai
Tidak hanya dari sisi investasi, aktivitas jaringan Ethereum juga terus mengalami peningkatan. Menurut data CryptoQuant, rata-rata transaksi harian pada Layer 1 (L1) Ethereum kini mencapai 6,5 hingga 7,5 juta, naik dari 5 juta pada tahun 2023. Jumlah transaksi yang meningkat ini juga berkontribusi pada pembakaran Ethereum yang lebih besar melalui mekanisme pembakaran biaya jaringan.
ChatGPT 4-0 juga membeberkan bahwa perubahan besar telah terjadi pada Maret 2024, dengan peningkatan jaringan yang disebut Dencun. Pembaruan ini memperkenalkan fitur bernama blobs, yang membantu mengurangi biaya transaksi pada Layer-1 dan meningkatkan kapasitas solusi Layer 2 (L2). Dengan peningkatan ini, jaringan Ethereum kini mampu menangani volume transaksi yang lebih besar dan lebih efisien.
Namun, penurunan biaya pada Layer 1 juga berdampak pada tingkat pembakaran Ethereum, yang sementara waktu membuat jaringan berada dalam kondisi inflasi ringan. Meski demikian, para ahli percaya bahwa ini hanya efek sementara. Saat permintaan transaksi kembali meningkat, Ethereum diperkirakan akan kembali ke tren deflasi yang selama ini menjadi daya tariknya.
Ethereum Semakin Ungguli Bitcoin
Setelah Pemilihan Presiden di Amerika, Ethereum terus menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan Bitcoin (BTC). Rasio ETH/BTC kini telah naik di atas angka US$ 0,4, mencerminkan minat pasar yang lebih besar terhadap Ethereum. Bahkan di pasar opsi, sentimen bullish terhadap ETH lebih kuat dibandingkan BTC, menurut laporan Bybit pada 5 Desember lalu.
Selain itu, dompet yang terkait dengan World Liberty Financial, sebuah entitas yang didukung oleh mantan Presiden Trump, dilaporkan telah membeli ETH senilai lebih dari US$ 5 juta baru-baru ini. Total kepemilikan dompet ini kini mencapai lebih dari US$ 72 juta.
Melihat tren yang ada, para analis memproyeksikan masa depan cerah untuk Ethereum. ChatGPT memprediksi bahwa Ethereum bisa mencapai harga US$ 5.000 pada akhir tahun 2024. Prediksi ini didukung oleh berbagai faktor, seperti meningkatnya aliran investasi ETF, aktivitas jaringan yang terus berkembang, dan minat institusional yang kuat. Bahkan, analis CryptoQuant memperkirakan harga Ethereum dapat mencapai US$ 5.200 jika tren ini berlanjut.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)



