Berita Bitcoin: Analis Lihat Dua Kemungkinan Dalam Pasar Kripto: Pemulihan atau Kapitulasi

Cryptoharian – Pasar kripto secara keseluruhan mengalami kemunduran dari posisi yang cukup tinggi pada pekan lalu. Hal tersebut menimbulkan perdebatan di kalangan para analis, yang saling adu klaim bahwa pergerakan saat ini menunjukkan tanda-tanda pemulihan atau justru kapitulasi.

Sejak posisi tertinggi yang tercapai pada akhir pekan lalu, dengan lebih dari US$ 1,1 triliun, pasar kembali turun sekitar US$ 50 miliar. Kapitalisasi pasar total telah kehilangan hampir 3% hari ini dan masih menurun. 

Salah satu pihak pro pasar Bullish, Cumberland lewat Twitter menyatakan bahwa tren naik yang mulai terbentuk. Pernyataan ini didasarkan melemahnya dolar AS dan lingkungan ekonomi makro yang cerah. Cumberland menambahkan bahwa pemilihan paruh waktu AS hari ini juga bisa menjadi bullish.

“Tren naik pemula mulai terbentuk di kriptp. Hal ini terjadi dengan latar belakang melemahnya dolar, lingkungan makroekonomi yang lebih konstruktif, konsekuensi paruh waktu, dan kemajuan pesat dalam adopsi aset digital,” ungkap Cumberland. 

Cumberland menjabarkan, untuk USD, pada awal tahun ini reli dolar yang tampaknya tak terhindarkan akhirnya membunuh sentimen di setiap kelas aset berisiko utama. Reli ini ia nilai telah mencapai puncak, dan ada kemungkinan hasil dari ekspektasi bahwa Fed berbalik arah pada pertengahan 2023. 

“Dengan kata lain, tarif terminal tersirat pasar 5,5% jauh lebih menakutkan ketika tarif jangka pendek dikunci 0% daripada ketika mereka melayang di sekitar 4%,” ujarnya.

Mengingat bahwa saat ini pasar berada dalam skenario terakhir, Cumberland menegaskan diperlukan beberapa cetakan inflasi yang cukup mengejutkan/ekstrim. Hal ini bertujuan untuk memaksa suku bunga dan USD keluar dari kondisi infleksinya saat ini dan kembali ke tren/paradigma 1H22.

Sementara itu dari segi makro, dirinya menjelaskan bahwa sumber gangguan yang ditandai pada awal 2022 (Rusia-Ukraina, rantai pasokan, kelangkaan sumber daya, dll) telah mencapai keadaan keseimbangan yang berombak. 

“Dengan tidak adanya perkembangan geopolitik baru, pengurangan volatilitas akan menghasilkan harga aset yang lebih tinggi,” kata Cumberland.

Baca Juga: Sebabkan BTC dan Altcoin Turun, Founder W3T Ungkap Asal Mula Permusuhan Binance dan FTX

Di samping itu, ada juga soal Politik AS. Menurutnya, jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan bahwa kekhawatiran utama pemilih Amerika dalam siklus ini terkait dengan ekonomi dan kejahatan. Kedua masalah ini dianggap lebih unggul oleh partai Republik.

Terakhir soal mikro, Cumberland menuturkan bahwa tanpa banyak gembar-gembor, kripto mengumpulkan tonggak adopsi yang akan memicu demonstrasi spektakuler di lingkungan makro 2021. Elon/Twitter menjadi berita utama, tetapi Polygon tampaknya diam-diam telah memasukkan setengah dari web2 ke jaringannya selama 1,5 bulan terakhir.

Kendati demikian, pendapat berbeda dari Founder Capriole Fund, Charles Edwards yang menjelaskan bahwa keuntungan dan kerugian Bitcoin yang belum direalisasi, menunjukkan kerugian pada pemegang jangka panjang. Menurutnya, pasar telah memasuki zona kapitulasi yang hanya terlihat 4 tahun sekali di masa lalu.

“Kami telah memasuki zona nilai kapitulasi (merah) yang terlihat hanya sekali setiap 4 tahun di masa lalu,” pungkas Edwards. [Im]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.