Berita Bitcoin: Crypto Capo Bagikan Prediksi Posisi Terendah Bitcoin, Bisa Lebih Jatuh ke US$12.000 

Cryptoharian – Aset kripto utama, yakni Bitcoin kembali dihadapkan situasi sulit baru-baru ini, dengan terperosoknya harga ke angka US$ 16.000. Ketakutan pun timbul dikalangan investor, terlebih tentang isu sejumlah perusahaan kripto yang akan mengikuti jejak perusahaan FTX dalam kebangkrutan.

Salah satu analis terkenal, Il Capo of Crypto lewat Twitter-nya membagikan pendapat seputar prediksi bagi investor jangka panjang maupun jangka pendek. Untuk Investor jangka panjang, ia menuturkan bahwa posisi terendah yang lebih rendah, dan tertinggi yang lebih rendah setelah menembus kisaran redistribusi bulanan. 

Posisi tersebut akan berada di bawah level terendah Juni dan di zona pasokan. Sedangkan untuk investor jangka pendek, akan terjadi tren lemah yang disebabkan oleh pemerasan pendek (bull trap). 

“US$ 12.000 – US$ 14.000 tetap menjadi target utama untuk formasi dasar lokal,” ungkap Capo, Kamis (24/11/2022).

Sementara itu, pendapat lain datang dari seorang analis Belanda, Michael van de Poppe yang mengatakan bahwa BTC masih menghadapi resisten krusial yang belum bisa dipecahkan. 

“Sedikit konsolidasi terjadi. Tes lain pada US$ 16.900 dan kemungkinan besar akselerasi terjadi dengan semua pemberhentian akan diambil. Bidik untuk US$ 18.400 kemudian, setelah mencapai US$ 16.250 – US$ 16.400,” ujarnya.

Melansir dari Tradingview, harga Bitcoin saat ini diperdagangkan sekitar US$ 16.480 dan berkisar ke target atas dalam rentang waktu yang lebih rendah. Kripto utama ini terkonsolidasi dalam zona sempit antara US$ 15.700 dan US$ 15.900 untuk sementara waktu. 

Baca Juga: Reli Bitcoin Hanya Fakeout? Berikut Level Support yang Aman Menurut Analis

Sementara itu, harga BTC gagal mencapai US$17.000 dan saat ini bergerak sideways dengan volume yang layak yang dapat memaksa harga bergerak ke salah satu arah.

Tren makro tampaknya bearish untuk harga Bitcoin. Dengan begitu, seseorang dapat mengharapkan penurunan lebih lanjut segera. Dalam jangka pendek, grafik menampilkan kekuatan yang meningkat, yang selanjutnya dapat menghasilkan pantulan kecil. Namun, harga saat ini diperdagangkan dalam fase yang menentukan yang dapat mendorong harga melampaui US$ 16.800 atau turun mendekati level US$ 16.300.

Terlepas dari jebakan dalam tren bearish, prediksi jangka panjang untuk BTC sangat bullish. Dalam wawancara baru-baru ini dengan Benjamin Cowen, seorang analis terkenal, yakni PlanB percaya bahwa harga dapat menuju US$ 10.000 setelah separuh berikutnya pada tahun 2024.

Selain itu, PlanB percaya bahwa dampak FTX saat ini dapat berlanjut untuk waktu yang lama. Selain itu, berakhirnya konflik antara Rusia dan Ukraina dapat berdampak positif pada harga BTC. Menguraikan lebih lanjut tentang pergerakan harga, PlanB percaya bahwa dasar BTC dapat dicapai dalam 3 bulan ke depan.

“Bagian bawah bear market juga sekitar satu tahun atau satu setengah tahun, setelah tertinggi sepanjang masa. Dan itu juga benar hari ini. Itu terjadi di tahun 2019 dan 2015 juga berlaku hari ini di tahun 2022. Tapi dari dasar bear market, begitu kita mencapai titik terendah maka akan naik,” pungkas PlanB.

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis