Berita Bitcoin: FTX Bangkrut, Harga Bitcoin Ikut Turun

Cryptoharian – Pertukaran kripto milik Sam Bankman-Fried, yakni FTX telah mengajukan perlindungan kebangkrutan Bab 11 di AS. Hal ini disampaikan dalam rilis pers lewat Twitter, yang menyatakan bahwa Bankman-Fried (SBF) juga telah mengundurkan diri sebagai CEO. SBF sendiri telah digantikan oleh John J. Ray III, meskipun kepala yang keluar akan tetap membantu transisi.

Sekitar 130 perusahaan yang merupakan afiliasi tambahan masuk bagian dari proses tersebut, seperti beberapa diantaranya adalah Alameda Research, perusahaan perdagangan kripto Bankman-Fried, dan FTX.us yang diketahui sebagai anak perusahaannya di AS.

Dalam pengajuan kebangkrutan setebal 23 halaman, FTX terindikasi memiliki lebih dari 100.000 kreditur, aset dalam kisaran US$10 miliar hingga US$50 miliar, serta kewajiban dalam kisaran US$10 miliar hingga US$50 miliar. Sebagai perbandingan, Lehman memiliki aset lebih dari US$600 miliar dan Enron memiliki US$60 miliar.

Baca Juga: Anggota Senat AS Berikan Komentar Soal Kejatuhan FTX, Ini Balasan Para Pimpinan Perusahaan

“Pembebasan segera dari Bab 11 tepat untuk memberikan Grup FTX kesempatan untuk menilai situasinya dan mengembangkan proses untuk memaksimalkan pemulihan bagi para pemangku kepentingan,” ungkap Ray.

Ray mengungkapkan, Grup FTX memiliki aset berharga yang hanya dapat dikelola secara efektif dalam proses bersama yang terorganisir. Dirinya ingin memastikan setiap karyawan, pengguna, kreditur, pihak kontrak, pemegang saham, investor, otoritas pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya bahwa mereka akan melakukan upaya ini dengan ketekunan, ketelitian dan transparansi.

Dia menambahkan bahwa para pemangku kepentingan harus memahami bahwa peristiwa ini bergerak dengan sangat cepat, dan tim yang terlibat baru-baru ini harus meninjau materi yang diajukan di agenda persidangan selama beberapa hari mendatang untuk informasi lebih lanjut. Ini mengakhiri minggu yang penuh gejolak untuk salah satu nama terbesar di sektor ini.

Sementara itu, SBF dalam laman Twitternya memberikan konfirmasi lewat Twitter soal pengisian perlindungan kebangkrutan Bab 11. Ia sekali lagi meminta maaf kepada seluruh followernya, karena jabatanya sebagai CEO telah berakhir di sini.

“Semoga kami dapat menemukan cara untuk pulih. Semoga ini bisa membawa transparansi, kepercayaan, dan tata kelola kepada mereka.Pada akhirnya semoga bisa lebih baik lagi bagi pelanggan,” kata SBF.

Menurutnya, dengan adanya klaster ini tidak harus berarti akhir bagi perusahaan atau kemampuan mereka untuk memberikan nilai dan dana kepada pelanggan mereka, dan dapat konsisten dengan rute lain. Ia mengaku optimis untuk Ray dan kru FTX lainnya untuk bisa membantu memberikan yang terbaik.

“Saya mengumpulkan semua detailnya, tetapi saya terkejut melihat hal-hal terurai seperti yang mereka lakukan awal minggu ini. Saya dengan segera, akan menuliskan posting yang lebih lengkap tentang drama demi permainan, tetapi saya ingin memastikan bahwa saya melakukannya dengan benar,” pungkas SBF.

Pada hari ini (12/11), harga Bitcoin turun 1,4% menjadi US$16,887 menurut Coingecko. [St]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.