Berita Kripto: BlockFi Tutup Penarikan Setelah Kejatuhan FTX, Berikut Selengkapnya

Cryptoharian – Efek domino atas keruntuhan FTX masih belum berakhir. Baru-baru ini, layanan mata uang kripto BlockFi memberikan pernyataan lewat akun resmi Twitternya. Dalam cuitan tersebut, pihak BlockFi mengaku terkejut dan kecewa mendengar berita tentang FTX dan Alameda. 

“Kami terkejut dan kecewa dengan berita terkait FTX dan Alameda. Kami, seperti yang lain baru mengetahui kabar mengenai situasi ini dari Twitter,” tulis BlockFi dalam laman Twitternya, Jumat (11/11/2022).

Dalam pernyataan tersebut, pihak BlockFi juga menjelaskan bahwa mengingat ketidakjelasan status FTX.com, FTX US dan Alameda, mereka tidak dapat menjalankan bisnis seperti biasanya.

“Prioritas kami sekarang dan seterusnya adalah melindungi klien dan kepentingan mereka,” ujarnya.

Hingga ada kejelasan lebih lanjut, BlockFi bakal melakukan pembatasan untuk aktivitas platform, termasuk menjeda penarikan klien sebagaimana diizinkan berdasarkan persyaratan yang mereka tentukan. Karena itu, layanan mata uang kripto ini meminta para klien-nya untuk tidak menyetor ke BlockFi Wallet atau akun bunga saat ini.

“Kami bermaksud untuk berkomunikasi sesering mungkin ke depan, tetapi mengantisipasi bahwa ini akan lebih jarang daripada yang biasa dilakukan oleh klien kami dan pemangku kepentingan lainnya,” tutup pernyataan tersebut.

Pengumuman BlockFi datang hanya beberapa jam setelah lembaga perlindungan keuangan California, yang menjadi entitas terbaru di belakang Texas, New Jersey, dan SEC akhirnya membuka penyelidikan terhadap FTX.

“Kami mendorong konsumen untuk menyadari risiko berinvestasi dalam aset kripto yang mudah menguap. Konsumen dan investor harus menyadari bahwa aset kripto adalah investasi berisiko tinggi dan tidak boleh mengharapkan penggantian untuk kerugian apa pun,” tulis Departemen Perlindungan dan Inovasi Keuangan. 

Agensi tersebut memperingatkan investor bahwa banyak penyedia aset kripto, termasuk FTX, mungkin tidak mengungkapkan secara memadai risiko yang dihadapi pelanggan ketika mereka menyimpan aset ke platform ini.

“Penyedia aset kripto tidak diatur oleh aturan dan perlindungan yang sama seperti bank dan serikat kredit, yang diharuskan memiliki asuransi simpanan. Kami mengharapkan siapa pun yang menawarkan sekuritas, pinjaman, atau layanan keuangan lainnya di California untuk mematuhi undang-undang keuangan kami,” lanjutnya. [Im]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penulis yang senang mengamati pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari hal baru dan bertemu dengan orang baru.