CryptoHarian

Bitcoin Bakal Sentuh US$ 161.800 Menurut Teknikal Analisis, Ini Detilnya

Cryptoharian – Harga Bitcoin (BTC) sedang berjuang mati-matian untuk dapat bertahan setidaknya di harga US$ 21.000. Dalam prediksi terbaru, target berikutnya untuk BTC mungkin juga mencapai level yang sangat sedikit dalam pertimbangan atau harapan pada saat ini. 

Namun, dari analisa teknik matematika kuno dan Teori Elliott Wave, siklus berikutnya mungkin akan mengantarkan BTC mencapai puncaknya jauh lebih cepat daripada yang diyakini banyak orang. Puncak dari aset kripto utama ini bahkan diprediksi akan menyentuh level US$ 161.800 per koin.

Para trader mata uang kripto, pada umumnya menggunakan Fibonacci Retracement dan Extension untuk membuat keputusan, terkait di mana dan kapan harus membeli atau menjual. 

Kenapa Bitcoin Bisa Mencapai US$161,800?

Elliott Wave Theory percaya bahwa siklus pasar bergerak dalam lima gelombang utama, dengan gelombang satu, tiga dan lima bergerak mengikuti tren, dan gelombang dua dan empat bergerak melawannya sebagai fase korektif.

Hubungan Fibonacci ternyata cukup familiar dalam Teori Gelombang Elliot. Gelombang impuls naik cenderung gagal pada ekstensi Fib, sementara koreksi berakhir pada level dan ekstensi retracement Fibonacci.

Motif lima gelombang, dapat menyelesaikan satu siklus dalam lima gelombang individu, dengan tiga impuls dan dua koreksi. Urutan Elliott Wave yang lengkap, terdiri dari 21 gerakan dan ada 21 pola korektif total. Masing-masing angka tersebut adalah angka Fibonacci.

Sebagai aset spekulatif, BTC sangat rentan terhadap pergerakan harga yang digerakkan oleh emosi, menjadikannya sangat responsif terhadap rasio Fibonacci dan Teori Elliott Wave.

Menggunakan bagan BTC CME Futures, maka sangat mungkin untuk menghitung gelombang motif Bitcoin Elliott Wave yang masih berlangsung. Jika hitungan gelombang akurat, maka ada potensi untuk kemungkinan akhir dari wave motif, dan siklus bullish dengan menggunakan target ekstensi Fibonacci.

Harga Bitcoin dapat mencapai ekstensi Fibonacci 1.618, yang kira-kira kisaran harganya sebesar US$ 161.800 per BTC. Menariknya, jika Anda mengalikan US$ 100.000 dengan rasio emas, anda akan mendapatkan US$ 161.800. 

Seperti diketahui, kripto utama ini menyentuh target rasio emas di puncak 2021, ketika ekstensi Fibonacci ditarik dari grafik BTC CME yang paling terbuka ke dasar pasar bear tahun 2018.

Targetnya bergantung pada harga Bitcoin yang telah mengakhiri koreksi datar perluasan gelombang empat dan memulai impuls gelombang lima. Sementara gelombang lima cenderung cocok dengan gelombang satu dalam besaran dan kekuatan, mereka juga bisa meniru gelombang tiga, yang cenderung terpanjang dan terkuat.

Mada Narawita