Cryptoharian – Bitcoin (BTC) kembali menampakkan kekhawatiran di kalangan para investor. Pasalnya, pada hari Rabu (4/9/2024) harga Bitcoin telah jatuh 5 persen dalam 24 jam dengan posisinya berada di angka US$ 56.590.
Bahkan, sejumlah analis memperkirakan penurunan lebih lanjut, dengan target titik support di angka US$ 40.000. Meski begitu, sebagian analis meyakini bahwa posisi saat ini bisa menjadi titik balik Bitcoin.
Melansir dari newsbtc.com, salah satu analis bernama ‘Magog PhD’ berbagi cerita di media sosial X pada 1 September 2024. Ia menceritakan bahwa pengalamannya saat bertemu dengan seseorang yang mengaku sebagai miliarder Bitcoin saat bekerja paruh waktu sebagai pelayanan di salah satu restoran di New York.
“Miliarder itu memberikan tip berupa selembar kertas yang berisi grafik prediksi harga Bitcoin. Grafik itu meunjukkan bahwa harga Bitcoin bisa mencapai US$ 32.000,” ungkap Magog.

Magog meneruskan, selama beberapa bulan terakhir harga Bitcoin memang sering berfluktuasi. Nilainya sempat turun lebih dari 20 persen, bahkan di bawah US$ 50.000, sebelum naik menjadi US$ 60.000.
“Permintaan yang menurun untuk ETF Bitcoin juga turut mempengaruhi penurunan harga ini,” ujarnya.
Baca Juga: Harga Bitcoin Turun, Whale Ambil Kesempatan Akumulasi 2.000 Bitcoin
Namun meski ada kekhawatiran akan penurunan besar, grafik tersebut juga menunjukkan kemungkinan Bitcoin bisa melonjak lebih dari US$ 76.000 pasca penurunan. Beberapa analis pun optimis akan ada kenaikan harga, bahkan menuju harga tertinggi sepanjang masa (ATH) baru.
Prediksi Pola Teknikal dan Pergerakan Pasar
Analis lain dengan nama samaran ‘Titan of Crypto’, melihat pola teknis di pasar Bitcoin yang disebut “Cup and Handle”. Pola ini sering dianggap sebagai tanda bahwa harga akan naik setelah masa konsolidasi.
“Dari persepsi saya, pola ini bisa membuat harga Bitcoin melonjak hingga US$ 110.000 pada akhir tahun,” kata Titan of Crypto.

Sementara itu analis populer lain di media sosial X, yakni Jelle menyatakan bahwa perkembangan menarik pada grafik harga Bitcoin, yakni terbentuknya Golden Cross mingguan untuk pertama kalinya.
Sebagai informasi, Golden Cross adalah tanda bullish yang muncul ketika rata-rata bergerak jangka pendek melintasi di atas rata-rata bergerak jangka panjang.
“Minggu ini, rata-rata bergerak 100 minggu Bitcoin melampaui rata-rata bergerak 200 minggu,” pungkas Jelle.

Catatan: Berita ini merupakan prediksi para ahli, mohon simak disclaimer di bawah artikel.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.


