Bitcoin di $43.000-an, Apa Yang Terjadi?

Mendekati 7 hari pertama di tahun 2022, harga Bitcoin (BTC) masih bergerak ke selatan dengan cukup mengkhawatirkan, memulai tahun dengan warna merah yang menyakitkan mata.

Pertemuan FOMC Desember dari Federal Reserve menunjukkan bahwa regulator berkomitmen untuk mengurangi neraca dan meningkatkan suku bunga pada tahun 2022.

Tidak hanya itu saja, penambangan Bitcoin di Kazakhstan juga stop karena internet mati. Penyebabnya adalah harga minyak naik. Perlu diketahui bahwa negara tersebut adalah negara kedua terbesar penambangan Bitcoin hash rate.

Sentimen baru ini membuat pasar saham menukik ke bawah, di ikuti oleh Bitcoin ke harga $43.500-an, ini memicu likuidasi hebat hingga $ 222 juta dalam waktu kurang dari satu jam.

Gelombang jual terus menghantam harga BTC, sehingga ini sangat memprihatinkan untuk mengawali tahun ini.

Berdasarkan situasi saat ini, secara luas diharapkan bahwa Fed akan mulai menaikkan suku bunga acuan pada bulan Maret, “yang berarti bahwa pengurangan neraca dapat dimulai sebelum musim panas.”

Tidak hanya Bitcoin, pasar saham juga mengalami penurunan yang besar.

Kapitulasi Membayangi di Bawah $44.000

Baca Juga: 13 Situs Mining Bitcoin Gratis Tanpa Deposit 2022 + BUKTI [Updated]

Menurut Analis terkenal, Rekt Capital menunjukkan skema fibo di newsletter berbayar, harga Bitcoin kemungkinan besar akan ke 0.236 fibo ($40.000-an) karena tidak berhasil mempertahankan 0.3282.

Analis lainnya seperti Michael van de Poppe, mengatakan di Youtuber bahwa BTC kemungkinan akan turun lagi jika ke $42.000-an untuk melakukan testing support.

Namun, jika harga tidak mampu support di $42.000, pasar bisa berada dalam periode Bearish yang diperpanjang yang berpotensi melihat BTC menelusuri kembali ke kisaran $38.000-an atau lebih rendah.

Seperti tim Cryptoharian laporkan kemarin, harga BTC masih tidak bullish karena volume naik sangat rendah dan FOMC mendorong harga untuk lebih turun.

Menurut Cryptoharian, jika harga tidak bisa support $38.000, crypto winter akan terjadi dan kemungkinan harga kembali ke harga May 2021 dimana BTC ke $30.000-an.

Bagaimanapun, sikap harga terhadap setiap level penting yang telah coba dipetakan para analisa kan mampu menjadi dasar pijakan harga karena dalam jangka panjang, Bullish masih membayangi erat Bitcoin. Kita lihat saja!


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis