Bitcoin Lebih Bagus Sebagai Aset Lindung Nilai Daripada Emas.

Bitcoin (BTC) dan emas mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa minggu terakhir.

Harga BTC naik Rp 30 juta dalam 7 hari dan emas mencapai Rp 1 miliar per kilogram.

Banyak yang mempertanyakan yang mana lebih bagus untuk nilai lindung?

Sejak Kamis Hitam dimana pasar saham global hancur, Bitcoin (BTC) telah menjadi aset lindung nilai yang lebih bagus terhadap dolar AS daripada emas.

Pada saat yang sama, korelasinya dengan Indeks S&P 500 mencapai level tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Coinmetrics

Sejak disintegrasi sistem Bretton Woods pada tahun 1971, investor memandang emas sebagai lindung nilai terhadap fiat.

Dan, hampir masyarakat Indonesia juga memilih membeli emas dan tanah sebagai aset lindung nilai.

Kedatangan uang kripto, terutama Bitcoin membuat orang milenial memilih crypto daripada aset lindung nilai lainnya.

Emas secara konsisten menunjukkan korelasi negatif dengan dolar dengan beberapa pengecualian. Sementara, Bitcoin dan dolar tidak berkorelasi sampai saat ini.

Tetapi, mulai dari Kamis Hitam, Bitcoin telah menunjukkan korelasi negatif yang lebih kuat dengan dolar daripada emas. Artinya, dolar turun, harga BTC naik.

Perputaran awal ini disebabkan oleh Bitcoin kehilangan hampir setengah dari nilainya dan dolar naik, karena investor berpindah arus.

Pasar mengabaikan Pemerintah A.S

Bitcoin mencapai titik rendah pada tanggal 13 Maret 2020, dimana harga mencapai Rp 60 juta per koinnya.

Harga dolar telah terdepresiasi terhadap emas dan uang fiat utama lainnya.

Pasar saham dan lainnya telah mengabaikan penanganan pemerintah A.S terhadap krisis COVID-19.

Tingkat kematian yang sangat tinggi, pengangguran besar-besaran, dan paket stimulus multi-triliun dollar belum meningkatkan kepercayaan terhadap ekonomi A.S di mata para investor.

Baca Juga: Inilah 4 Alasan Mengapa Bull Run BTC Telah Dimulai!

Di dalam resesi dunia ini, dengan fundamental aset lindung nilai, pasokan yang terbatas dan terdesentralisasi membuat para investor melirik Bitcoin sebagai alternatif yang layak digunakan daripada fiat oleh investor.

Pendiri Galaxy Digital, Mike Novogratz, telah memprediksi bahwa Bitcoin masih memiliki peluang untuk mencapai keharga yang lebih tinggi ditengah bull-run saat ini.

Dengan harga berada di $11.000, Dia mengatakan kepada Bloomberg TV bahwa lonjakan koin bisa mencapai $14.000 dan mengalami koreksi (turun).

Dia memperkiratkan bahwa pasar akan melihat konsolidasi di sekitar $10.000-$14.000 untuk beberapa waktu kedepan sebelum momentun sekarang ini memasuki harga lebih tinggi.

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.