Bloomberg: Bitcoin Masih Bisa ke $100.000 Walaupun Sudah Turun

Bitcoin (BTC) yang beberapa hari kebelakang ini mengalami penurunan yang kuat (crash) telah dipandang positif oleh analis dari Bloomberg, yang mengatkaan kalau penurunan ini adalah harga ‘diskon’ untuk BTC dan menjadi sebuah dasar yang baik untuk kembali rally.

Seperti yang terlihat pada harga BTC saat ini, crypto utama ini telah mengalami aksi jual kuat yang sepertinya telah didorong oleh Elon Musk dan juga oleh FUD China dan posisi yang terlalu tinggi. Itu mendorong crypto ini turun ke level terendah tiga bulan dikisaran $30.000.

Di minggu ini, BTC hampir pulih ke $40.000 dan gagal karena tweet-an Elon Musk.

Namun, analis Bloomberg mengatakan bahwa aset digital tersebut akan tetap berada di antara level $ 30.000 dan $ 40.000.

Namun, mereka juga percaya bahwa kenaikan cryptocurrency pada tahun 2021 masih jauh dari selesai. Pada pertanyaan skenario mana yang lebih mungkin, penurunan lebih lanjut ke $ 20.000 atau lonjakan tajam menuju $ 100.000, mereka berpendapat:

“Bitcoin lebih mungkin untuk melanjutkan apresiasi menuju Resistance $ 100.000 daripada bertahan di bawah $ 20.000.”

Menurut Plan B, seorang analis yang menciptakan model Plan B, mengatakan bahwa grafik masih mengikuti rencana dia. Ini menunjukkan bahwa $100.000 masih ada didepan mata.

Bagaimana pun, Bitcoin, dalam pandangan analis, memiliki masa depan yang masih sangat cerah, dengan pertumbuhan beberapa kali lipat yang siap memanjakan para investornya yang bertahan ditengah badai Bearish saat ini. Bagaimana menurut Anda?


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis