Bloomberg Intelligence Catat Probabilitas Kesamaan Bitcoin dan T-Bond Amerika 

Cryptoharian – Laporan terkait studi pasar terbaru yang dirilis oleh Bloomberg Intelligence menunjukkan, Bitcoin (BTC) mungkin mulai berperilaku lebih seperti US Treasury Bond dibandingkan saham.

Laporan ini di unggah dalam cuitan dari cuitan akun @DocumentingBitcoin, Jumat (5/8/2022), yang menyatakan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga, sampai ada ledakan permainan dalam obligasi berjangka. 

“Grafik kami menunjukkan obligasi negara melihat secara optimis di luar kenaikan 75-Bp Juli,” tulis cuitan @DocumentingBitcoin. 

Selain itu, perspektuf jangka waktu 2 jam untuk aset yang bertahan di pasar bull dalam Bitcoin dan obligasi berjangka, dapat bermuara pada kenyataan bahwa tidak menjadi jauh lebih dingin. 

“Bitcoin telah menjadi salah satu aset dengan performa terbaik sejak awal dekade lalu. Kami berpikiran sama, terutama saat aset ini meng-global dengan hasil yang lebih selaras dengan Treasury Bond atau emas,” lanjutnya.

Dalam cuitan lain, @DocumentingBitcoin juga mengunggah grafik kinerja aset sejumlah aset investasi dalam satu dekade terakhir ini. Dalam grafik tersebut, menunjukkan peningkatan minat aset Bitcoin meningkat hingga 569,772 persen. 

Sementara itu, aset lain seperti Tesla 12,039 persen, Amazon 1,052 persen, Google 703 persen, S&P 500 sebanyak 277 persen, Windows 1,021 persen, Apple 736 persen dan emas 9 persen.

Dalam laporan “Crypto Outlook” agustus, yang ditulis oleh ahli strategi komoditas senior Mike McGlone dan analis struktur pasar senior Jamie Coutts, unit penelitian membandingkan pasar Bitcoin dengan pasar emas, obligasi, dan minyak. Para penulis menyarankan bahwa pengaruh ekonomi makro seperti kebijakan moneter Federal Reserve telah menghasilkan kesamaan di pasar T-Bond dan Bitcoin.

“Pengetatan pasar dan penurunan pertumbuhan global mendukung pergeseran Federal Reserve ke bias meeting by meeting‘ di bulan Juli. Hal ini dapat membantu mengarahkan Bitcoin ke arah yang lebih miring seperti T-Bond Amerika daripada saham,” tulis kedua expert tersebut dalam laporannya.

Sekedar informasi, Treasury Bond, sering disebut T-Bonds merupakan surat utang (obligasi) pemerintah jangka panjang yang diterbitkan oleh Departemen Keuangan AS. Mereka memiliki tingkat pengembalian tetap dan periode jatuh tempo mulai dari 20 hingga 30 tahun. [st]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.