Cryptoharian – Pasar kripto kembali bergairah. Bitcoin (BTC) melonjak ke level US$ 88.229 setelah beberapa minggu mengalami tekanan. Kenaikan ini terjadi setelah bank sentral Amerika Serikat, The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga dan memberi sinyal akan adanya pemotongan suku bunga tahun ini. Keputusan ini membuat investor kembali tertarik pada aset beresiko seperti kripto.
Melansir dari finbold.com, kembalinya kepercayaan pada pasar kripto juga berdampak pada altcoin. Dua aset yang paling mencuri perhatian adalah Binance Coin (BNB) dan Solana (SOL), yang kini sama-sama mendekati kapitalisasi pasar US$ 100 miliar.
BNB Chain Makin Kuat Berkat Aktivitas Tinggi dan Pembaruan Jaringan
BNB saat ini diperdagangkan di harga US$ 636,45, dengan kapitalisasi pasar US$ 90,68 miliar. Artinya, hanya butuh kenaikan sekitar 10 persen lagi untuk mencapai angka US$ 100 miliar.
Beberapa data menunjukkan BNB Chain sedang mengalami pertumbuhan besar. Pada 23 Maret, biaya transaksi hari ini jaringan ini mencapai US$ 1,16 juta, yang mana tiga kali lebih tinggi dari Ethereum yang hanya US$ 334.110, menurut data dari nansen.
Selain itu, volume perdagangan mingguan di platform DEX BNB mencapai US$ 14,3 miliar, juga lebih tinggi dari Ethereum yang mencatat US$ 9,6 miliar.
Baca Juga: Pasar Kripto Bakal Sibuk Minggu Ini, Berikut Deretan Agendanya
ke depan, dua pembaruan besar yakni Lorentz pada April dan Maxwell pada Juni, akan mempercepat waktu pemrosesan transaksi di jaringan ini hingga hanya 0,75 detik. Ini bisa menjadikan BNB Chain sebagai salah satu blok yang tercepat di dunia.
Selain itu, peluncuran stablecoin baru bernama USD1 oleh World Liberty Financial (Proyek DeFi yang didukung Donald Trump dan keluarganya) juga turut memperkuat ekosistem BNB Chain. Binance pun terus mengembangkan platformnya dengan roadmap yang mencakup dukungan untuk koin meme, smart wallet berbasis AI dan pengembangan sektor DeFi.
Solana Diuntungkan Isu ETF dan Minat Investor Besar
Sementara itu, Solana (SOL) juga menunjukkan potensi besar. Saat ini, SOL berada di harga US$ 142,45 dengan kapitalisasi pasar US$ 72,84 miliar. Untuk mencapai US$ 100 miliar, Solana perlu naik sekitar 37 persen.
Salah satu faktor yang mendorong harga Solana adalah antisipasi persetujuan ETF spot Solana. Menurut Polymarket, peluang persetujuan ETF mencapai 77 persen. Ditambah lagi, CME Group sudah meluncurkan produk futures untuk Solana, dan Franklin Templeton telah mengajukan izin untuk ETF spot SOL.
Dalam 24 jam terakhir, volume perdagangan SOL melonjak 125 persen menjadi US$ 10,66 miliar. Open interest juga naik 15 persen, dan volume opsi melonjak lebih dari 250 persen. Data dari platform seperti Binance dan OKX juga menunjukkan banyak trader memegang posisi beli, yang berarti mereka percaya harga akan terus naik. Bahkan, posisi short (yang bertaruh harga akan turun) senilai US$ 12 juta telah dilikuidasi.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.


