CryptoHarian

Bukannya Naik, Bitcoin Malah Bisa Turun Lagi

Pada hari Rabu, pialang cryptocurrency Upbit hilang $50 juta senilai Ethereum (ETH), dicuri oleh para hacker. Harga ETH langsung turun 2% karena tekanan jual. Anehnya, harga Bitcoin malah membaik.

Bertentangan dengan ketakutan ini, Bitcoin melonjak. Bahkan, setelah mencapai harga Rp 95 juta-an pada hari Rabu pagi, uang digital tersebut naik menjadi Rp 106 juta-an.

Walaupun harga sudah tidak naik lagi, banyak analis memprediksi akan ada trend bull untuk jangka pendek, sebelum turun lagi.

Apakah harga akan naik?

Mantan analis eToro dan pendiri Quantum Economics, Mati Greenspan, mencatat bahwa BTC sedang berada di garis Neck di pola Bullish terbalik dan pola Shoulders karena harga telah memasuki Bulls Flag jangka pendek, yang memiliki kemungkinan tinggi untuk menembus menguat.

“Kinerja masa lalu bukan merupakan indikasi hasil di masa depan, tetapi sejauh TA berjalan, setup ini sangat Bullish.”

Bukan hanya itu saja. Analis Stillman mencatat bahwa aksi harga Bitcoin selama beberapa hari terakhir terlihat sangat mirip dengan sejarah yang terjadi pada 15 Desember 2018 ketika Bitcoin berada di harga terendah, Rp 44 juta-an.

Jika fraktal dimainkan secara penuh, Bitcoin dapat dengan mudah meroket kembali ke kisaran harga ke Rp 112 juta pada akhir minggu, yang akan menandai lonjakan 10% dari titik harga saat ini di kisaran Rp 101 juta.

Sementara ada sinyal Bulls yang memungkinkan untuk bounce ke Rp 112 juta. Namun, Bitcoin masih melihat beberapa tanda-tanda Bearish.

Pada saat pers, harga Bitcoin berada di angka Rp 105 juta menurut Indodax.

Apakah harga akan turun?

Trader Chonis baru-baru ini mencatat bahwa “sulit untuk mendapatkan Bullish” dengan BTC yang tersisa di bawah level harga kunci $ 7.800 (Rp 109 juta), yang telah bertindak sebagai Resistance dan Support kunci pada beberapa kesempatan selama setahun terakhir.

BTC perlu membalikkan $ 7.800 (Rp 109 juta) menjadi Support pada grafik satu hari untuk mengkonfirmasi kenaikan ini, ungkap beberapa analis.

Bukan itu saja. Analis di bawah ini baru-baru ini mencatat bahwa aksi harga Bitcoin dari awal tahun hingga sekarang mirip dengan pasar Bear BTC 2014-2015, ditandai dengan rally parabola, gangguan cepat, potensi pemulihan, kemudian serangkaian pergerakan yang lebih rendah. Fraktal yang dimainkan secara penuh ini akan membuat Bitcoin mencapai kisaran level Rp 70 juta-an pada awal 2020.

Ikuti Cryptoharian Di:
Septiady

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Add comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di:

Advertisement