CEO Blockstream Kritik Sushiswap, Ripple, dan Litecoin

Di tengah maraknya informasi tentang DeFi, Ethereum, dan pertukaran terdesentralisasi lainnya yang belakangan menyedot perhatian khalayak, muncul kritikan dari CEO Blockstream terhadap Sushiswap (SUSHI), Ripple (XRP), dan Litecoin (LTC).

Dilansir dari blockchain.news, pria bernama Adam Back itu menyampaikan kritikannya terhadap Sushiswap melalui akun twitter :

“Airdrop + DeFi hanyalah formula ponzi airdrop. Anda juga bisa memainkan permainan video permainan taruhan, pemain airdrop dengan mengaitkan ” tata kelola permainan “. Memiliki variasi tak terbatas, namun semuanya serupa: dalam ponzi, Anda adalah hasil. Punchline: penipuan keluar dari airdrop, mungkin taruhan juga.”

Back juga mengkritik Ripple dengan menyebutnya sebagai Scam atau penipuan, “XRP ripple: jaringan cepat tapi blockchain, 100% premine, affinity scam pump, buang secara eceran & ulangi.”

Litecoin juga tak lepas dari kritikan Back, “Ini menyenangkan: Sushi: pinjam, airdrop, pump, buang Litecoin: peraknya emas Bitcoin, awal tambang / beli, coast, jual bagian atas.”

Jadi dalam perspektifnya, Bitcoin adalah raja crypto sementara altcoin lainnya adalah sampah.

Adam Back memiliki latar belakang penelitian yang kuat dalam makalahnya yang berjudul “Hashcash – a denial of service counter-measure”. Pada tahun 2002, dia menemukan algoritma Hashcash proof-of-work (PoW) untuk mencegah atau mengurangi spam email dan Serangan DDOS.

Bahkan banyak orang mengait-ngaitkan Adam Back dengan Satoshi Nakamoto yang asli, ayah dari Bitcoin.

Namun, komentarnya mengenai Litecoin sebenarnya tidak aneh karena  Charlie Lee sebagai pendirinya, juga menggambarkan Litecoin sebagai peraknya emas Bitcoin.

Protokol Litecoin memiliki beberapa parameter yang direvisi, dengan kata lain Litecoin belum punya banyak inovasi. Bahkan, Lee sendiri menjual semua kepemilikan Litecoinnya pada tahun 2017.

Logika di balik Ripple adalah untuk menggunakan XRP sebagai media pertukaran uang antar bank. CoinGecko menyampaikan kapitalisasi XRP sekarang adalah $ 10,77 miliar dan Ripple membuka 1 miliar XRP dari escrow, bernilai lebih dari $ 280 juta untuk meningkatkan likuiditas di jaringan Ripple.

Tapi apakah tweet Adam Back terkait Sushiswap sudah tepat?

Tidak ada yang bisa menjawab. Namun, beberapa hari yang lalu, developer utama yang bernama Chef Nomi menjual semua token dia ke pasar, yang menyebabkan harga Sushi jatuh sekitar 50%.

Tidak lama setelah itu, Chef Nomi juga mengalihkan proyeknya ke CEO FTX, yang menyebabkan harga naik 190%. Sebelumnya, CEO FTX berjanji bahwa dia siap mengirimkan 5 juta SUSHI ke komunitas jika Chef Nomi menyerahkan kendali ke dia.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis