Cryptoharian – Chicago Mercantile Exchange (CME) Group, yang merupakan salah satu bursa berjangka menohok kelas dunia, sedang dalam diskusi dan pertimbangan untuk memperkenalkan perdagangan Bitcoin (BTC) spot. Seperti dilaporkan oleh akun X Bitcoin Magazine, langkah ini dilakukan lantaran membludaknya permintaan dari manajer investasi Wall Street, yang ingin langsung terlibat dalam pasar kripto.
Hal ini tentunya merupakan angin segar bagi para investor Bitcoin (BTC), kala lembaga keuangan besar di Amerika tersebut mulai masuki dunia aset digital. Sejak Bitcoin Spot ETF disetujui pada Januari lalu oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada Januari lalu, ETF ini sudah menarik banyak minat dari investor, menunjukkan kepercayaan yang semakin besar terhadap Bitcoin.
Dengan memperkenalkan perdagangan Bitcoin spot, CME Group memungkinkan basis trading yang lebih mudah. Basis trading adalah strategi di mana trader menjual kontrak berjangka sambil membeli aset dasar untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan harga.
Selain itu, dana investor institusional lebih cenderung menggunakan CME daripada platform seperti Coinbase karena hubungan yang sudah ada. Transparansi dan kepercayaan pada rekam jejak CME yang sudah berjalan selama beberapa dekade mengalahkan kekurangannya dalam spesialisasi Bitcoin.
Sebagaimana diketahui, ETF terkait Bitcoin telah menarik investasi besar dari hedge fund seperti Bracebridge Capital dan dana pensiun seperti Wisconsin Investment Board. Manajer aset seperti BlackRock, Fidelity, dan Ark juga melihat lebih dari US$ 10 miliar mengalir ke produk kripto mereka.
CME Group telah mendapat manfaat besar dari minat ini, melampaui Binance sebagai pasar berjangka BTC terbesar di dunia. Bursa ini saat ini memiliki sekitar 26.000 posisi terbuka dengan nilai sekitar US$ 8,5 miliar, lebih dari dua kali lipat jumlah tahun lalu.
Bisnis perdagangan spot yang diusulkan akan dioperasikan melalui platform perdagangan mata uang EBS di Swiss, yang mengikuti regulasi ketat terkait perdagangan dan penyimpanan kripto.
Kendati demikian, beberapa eksekutif industri meragukan apakah CME Group dapat menguasai pangsa pasar yang signifikan jika perdagangan Bitcoin mereka beroperasi di dua pasar terpisah, yakni CME di Chicago dan EBS di Swiss. Pasalnya, pendekatan ini bisa memperkenalkan ketidakefisienan dan tantangan akan logistik.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.


