Pekan ini pasar crypto terlihat negatif dengan banyaknya FUD atau kabar sentimen negatif yang beredar berpotensi mendorong harga mayoritas crypto untuk turun lebih jauh.
Dalam artikel ini akan dibahas mengenai dua sentimen negatif yang berpotensi mendorong harga crypto turun dan dampaknya terutama untuk Bitcoin dalam beberapa hari ke depan.
Publikasi Data Inflasi dan Penjualan Aset FTX
Sentimen negatif pertama adalah kabar bahwa Amerika akan melakukan publikasi data inflasi yang akan memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomiannya.
Dikabarkan bahwa publikasi data inflasi ini akan dilaksanakan pada 13 September 2023, pukul 19.30 WIB. Menuju publikasi ini umumnya mayoritas aset keuangan yang berisiko tinggi akan mengalami penurunan.
Hal ini disebabkan data tersebut akan mempengaruhi pergerakan Dolar Amerika karena kondisi Perekonomian Amerika menjadi satu hal yang paling mempengaruhi nilai Dolar Amerika.
Oleh karena hubungan negatif antara Dolar Amerika dan aset berisiko, salah satunya crypto, maka umumnya volatilitas tinggi akan terjadi yang berujung pada tekanan jual karena mayoritas investor dan trader mengamankan dananya dan menghindari volatilitas tersebut.
Berita Bitcoin: FTX Dirumorkan Likuidasi Aset, Pasar Bear 2022 Bakal Terulang Kembali?
Data Inflasi Amerika
Untuk saat ini diprediksi bahwa angka inflasi umum tahunan akan mengalami peningkatan bersama dengan data inflasi inti tahunan yang akan mengalami penurunan.
Selain itu data CPI atau indeks harga konsumen yang memperlihatkan harga mayoritas barang konsumen di Amerika akan mengalami peningkatan yang menandakan inflasi meningkat.
Data inflasi umum bulanan juga diprediksi akan bergerak naik yang membuat secara keseluruhan sentimen positif untuk aset berisiko.
Tapi perlu diingat bahwa semua ini masih prediksi sehingga ada kemungkinan volatilitas tinggi mengingat masih kuatnya ketidakpastian. Selain itu, walau berkesan positif, data negatif ini juga dapat mempengaruhi insentif untuk membeli aset berisiko karena dapat menjadi pertanda daya beli Masyarakat saat ini sedang turun.
Ditambah lagi saat ini terdapat sentimen negatif kedua yang dapat menghambat sentimen positif untuk mendorong harga mayoritas crypto untuk bergerak naik. Sentimen ini datang dari FTX yang dikabarkan berpotensi melakukan penjualan besar terhadap beberapa aset termasuk Bitcoin dan Ethereum.
Rumor Penjualan Dana FTX
Dikabarkan terdapat sekitar $200 Juta per pekan aset yang siap di jual oleh FTX demi menutup dana kerugian yang dialami nasabah serta untu membangun FTX 2.0 yang dirumorkan akan mulai beroperasi lagi walau hukuman terhadap mantan kepalanya masih belum ditentukan.
Tekanan jual sekitar Rp3 Triliun per pekan ini akan dilakukan mulai pekan ini dan FTX memiliki aset sekitar Rp22,8 Triliun yang siap dijual. Hal ini berarti ada kemungkinan bayangan tekanan jual yang akan terus berlanjut karena FTX.
Baca Juga: CEO Binance Wanti-Wanti Terkait Akun Penemu Ethereum yang Dibajak, Rp 10,7 Miliar Hilang!
Kedua sentimen negatif ini membuat sulit untuk Bitcoin bergerak naik yang membuat mayoritas crypto bergerak stagnan, memotong harapan akan apresiasi harga di akhir tahun 2023.
Analisis Harga Bitcoin
Untuk saat ini sayangnya Bitcoin terbuka dengan candlestick merah sehingga memperkuat asumsi bahwa pekan ini akan dipenuhi dengan pergerakan depresiasi harga.
Bitcoin baru saja bergerak dari zona apresiasinya di grafik 4 jam yang membuat adanya kemungkinan koreksi terus berlanjut karena membuat pola pergerakan baru.
Grafik 4 Jam BTCUSD
Untuk saat ini arah pergerakan Bitcoin terlihat menuju daerah $25,400 yang didukung oleh indikator MACD dan RSI yang memperlihatkan meningkatnya tekanan jual serta indikator EMA 50 yang masih menunjukkan kuatnya pergerakan koreksi.
Daerah tujuan koreksi ini menjadi tujuan yang kuat mengingat saat ini mayoritas whale memiliki daerah batas bawah yang menjadi tempat membeli di sekitar harga $25,000 hingga $25,400.
Oleh karena itu koreksi ke daerah ini menjadi hal yang mungkin di pekan ini sehingga trader serta investor harap untuk waspada, terutama dengan banyaknya FUD yang beredar.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.


