CryptoHarian

Data Tunjukkan Level Kritis Bitcoin Minggu Ini

Cryptoharian – Bitcoin (BTC) mengalami penurunan ke angka US 105.250 pada Selasa (1/7/2025). Penurunan ini terjadi setelah kripto utama tersebut gagal menembus level resisten di US$ 109.000 selama dua hari berturut-turut. Menurut analis dari Bitfinex, ini bisa jadi menandai terbentuknya puncak lokal, atau awal dari fase konsolidasi harga.

Melansir dari cointelegraph.com, secara teknikal BTC kini terjebak antara garis tren turun dan Moving Average (MA). Ini membuka peluang untuk range expansion dalam beberapa hari ke depan.

  • Moving Average yang mulai menanjak memberi sedikit keunggulan bagi pembeli.
  • Namun, RSI di dekat garis tengah menandakan momentum bullish masih lemah.

Jika BTC terus melemah dan menembus support MA, potensi penurunan ke US$ 104.500 terbuka lebar. Gagal bertahan di level itu bisa mendorong harga ke US$ 100.000, yang merupakan support psikologis sekaligus bagian dari struktur descending triangle, pola teknikal yang biasanya bearish.

Skenario Bullish Masih Terbuka

Namun, pola ini bisa terbatal jika harga memantul dari area Moving Average dan berhasil menembus garis tren turun. Dalam skenario itu, BTC bisa naik menuju neckline pola inverse head and shoulder, yang bila ditembus bisa membuka jalan menuju rekor tertinggi US$ 111.980.

Baca Juga: Orang Kaya Ini Masih Percaya Dengan Ethereum ke Bulan

Tanda kekuatan pertama akan muncul jika BTC mampu menembus EMA-20 hari. Itu bisa memicu reli singkat menuju garis tren turun, di mana para penjual kemungkinan akan kembali muncul.

Kegagalan Reli Lanjutan

Sementara itu melansir dari cryptoslate.com, setelah mencetak penutupan bulanan tertinggi dalam sejarah, pasar kripto justru dibuka dengan tekanan pada 1 Juli. Meski Bitcoin masih bertahan di atas US$ 105.000, altcoin mengalami koreksi tajam, bahkan beberapa aset mencatat penurunan dua digit dalam sehari.

BTC sempat turun hampir 2 persen ke level US$ 105.182, sebelum pulih tipis ke US$ 105.700. Meskipun harganya melemah, volume perdagangan harian justru naik 5,2 persen menjadi US$ 44,96 miliar. Ini menunjukkan bahwa aktivitas pasar tetap tinggi meski tekanan jual meningkat.

Namun, bila pemulihan kehilangan momentum, BTC masih berisiko melanjutkan koreksi menuju level support kunci seperti US$ 104.500 atau bahkan US$ 100.000.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)