Cryptoharian – Trader kripto populer DonAlt yang memiliki hampir 700.000 follower di media sosial X, menyatakan bahwa XRP berpotensi mengulangi reli parabolik 2017, yang kala itu mendorong harga naik lebih dari 1.200 persen dalam waktu dua bulan.
Menurut data dari Coingecko, XRP mencetak all time high pada angka US$ 3,40 pada Januari 2018 setelah konsolidasi panjang dan breakout agresif. Kini, DonAlt melihat struktur teknikal yang mirip sedang terbentuk.
“Konsolidasi setelah breakout besar sedang terjadi lagi. Jika pola fractal ini bermain, XRP bisa kembali retest ATH dan memulai fase parabolik baru,” tulis DonAlt di platform X, sambil menyebut fase ini sebagai ronde kedua.
Harga XRP saat ini berada di sekitar US$ 2.60, jauh lebih tinggi dibanding posisi awal sebelum reli Q4 2024 yang juga diprediksi tepat oleh DonAlt.
Meski begitu, ia mengakui bahwa kondisi pasar sekarang sangat berbeda dibanding 2017. Likuiditas, struktur pasar, dan keterlibatan institusi telah mengubah cara aset kripto bergerak.
Jika reli benar-benar terjadi, pemicu utamanya kemungkinan besar adalah persetujuan ETF spot XRP. Rumor seputar pengajuan yang sedang ditinjau regulator Amerika terus berkembang, dan jika disetujui bisa menjadi katalis besar bagi sentimen bullish.
ETF Bitcoin Spot sebelumnya telah terbukti menarik arus modal besar dari investor institusional, dan jika XRP menyusul, potensi lonjakan harga bisa lebih kuat dari ekspektasi pasar saat ini.
Namun meski struktur teknikal memang mirip dengan 2017, analogi fractal bukan jaminan. Market saat ini memiliki tekanan regulasi, ekspektasi makro dan pola perdagangan yang sangat berbeda. Investor harus tetap realistis dan disiplin pada manajemen resiko.
Sementara itu analis teknikal Gert van Lagen menyatakan bahwa XRP bisa melonjak hingga US$ 100 dalam siklus pasar kali ini. Dalam grafik yang ia bagikan, XRP terlihat telah menyelesaikan pola double bottom besar dan berhasil retest neckline, titik konfirmasi klasik sebelum breakout vertikal. Pernyataan tersebut dibagikan oleh analis kripto lain dengan nama akun Amonyx.
“Double bottom neckline sudah di-retest. Sekarang saatnya aksi dimulai. Akankah sejarah terulang?,” ujarnya.
Grafik yang ia bagikan menunjukkan bahwa XRP pernah membentuk pola serupa pada 2016-2017, lalu mengalami lonjakan vertikal hingga mencapai ATH US$ 3,40 pada awal 2018. Kini, struktur teknikal yang terbentuk sejak 2018 menunjukkan fractal serupa dalam skala yang jauh lebih besar.
- Double bottom 1 – Retest – Rally ke ATH 2018.
- Double bottom 2 – Retest saat ini – Target 100?
Jika pola ini bermain sesuai teori, XRP bisa mengalami fase eksplosif yang melampaui semua reli sebelumnya.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.








