Dorongan Merge Goyah, Nilai Koin Ethereum (ETH) Merosot

Cryptoharian – Setelah mengalami kenaikan dalam beberapa hari, harga Ethereum (ETH) kini mengalami penuruan sekitar 5 persen dalam waktu 24 jam. Penurunan ini kembali terjadi hingga di bawah level psikologis US$2.000.

Sebelumnya, harga sempat mencoba bergerak lebih tinggi dari level psikologis tersebut, yang terjadi kali pertama sejak Mei kemarin. Hal ini menandakan ada upaya lebih dari sisi Buyer untuk mendorong naik harga ETH.

Di akhir pekan, harga Ethereum cukup mampu bertahan di atas level psikologis. Namun di awal pekan ini tidak mampu bertahan dan akhirnya jatuh. Meski begitu, dari sudut pandang seminggu terakhir, harga Ethereum masih menjadi salah satu aset kripto dengan kinerja terbaik, dan naik lebih dari 7 persen. Ini menungguli pertumbuhan harga Bitcoin (BTC) dalam waktu yang sama.

Faktor yang membuat investor lebih banyak menaruh minat pada Ethereum, yakni aset ini kian mendekati masa tayang pembaruan the Merge, yang akan membawa jaringan Ethereum ke kosnensus Proof-of-Stake (PoS).

Konsep umumnya, PoS membuat pencetakan koin baru dihasilkan dari kegiatan staking, alias mengunci aset untuk membantu vlaidasi jaringan,  sehingga tidak akan ada lagi penambangan. Namun, beberapa pihak dari komunitas kripto ada yang mengharapkan konsensus Proof-of-Work (PoW) tetap dijalankan demi para penambang yang telah berperan penting pada jaringan.

The Merge pun diharapkan dapat mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan kecepatan, serta throughtput-nya. Skalabilitas menjadi dasar utama pembaruan The Merge. Minggu lalu, testnet ketiga jaringan, Goerli, telah berhasil beralih ke PoS, yang mendorong minat investor dan menaikan harga sekitar 14 persen.

The Merge pun diketahui telah memasuki tahap akhir pengujian dan sebagainya, yang sangat diantisipasi investor karena akan dilangsungkan bulan September mendatang, yang diharapkan tidak mengalami penundaan.

Pada awalnya, the Merge akan berlangsung sekitar 19 September. Akan tetapi, tanggal tentatif baru yaitu 15 September, telah terungkap dan pengembang yang menetapkan kesulitan total terminal (TDD), saat yang tepat ketika jaringan akan memproduksi yang pertama dari Blok PoS minggu lalu.

“Kesulitan total terminal telah ditetapkan ke 587500000000000000000000000. Ini berarti jaringan PoW Ethereum sekarang memiliki (kira-kira) jumlah hash yang tersisa untuk ditambang,” ucap pendiri ETH, Vithalik Buterin. [St]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.