Empat Alasan Kenapa Bitcoin Bisa Mencapai $42.900

Sejak anjlok di 21 Januari lalu, Bitcoin melonjak hingga lebih dari $41K dalam 24 jam terakhir. Hal ini terlihat menyenangkan, semua pasar tampak ‘hijau’ sekarang. Tentu ada beberapa alasan kenapa Bitcoin bisa melonjak seperti sekarang ini, diantaranya adalah :

  • Masa Laporan Keuangan Telah Usai

Dalam beberapa waktu terakhir, tidak bisa dipungkiri bahwa ada korelasi erat antara pasar crypto dengan pasar saham. Seperti saat Wall Street mempengaruhi pasar crypto selama beberapa waktu membuat semua orang menyadari faktor ekonomi makro adalah hal penting karena bisa mempengaruhi pasar saham.

Perusahaan-perusahaan ternama sudah selesai dalam melaporkan laporan keuangan mereka di akhir tahun 2021. Hal ini kemudian menjadi katalis penting untuk fluktuasi besar-besaran di pasar saham.

Contohnya ketika Facebook melaporkan kehilangan pengguna aktif harian mereka pada kuartal 4 tahun 2021, pasar sahamnya anjlok hingga 26% hanya selang beberapa jam setelah laporan tersebut.

Sekarang, setelah masa laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan besar telah usai, mungkin pasar masih belum stabil, tapi setidaknya tidak ada katalis besar yang berpotensi mengguncang pasar saham lagi.

  • Tingginya Lowongan Pekerjaan di US

US Labor Dept. Bureau of Labor Statistics melaporkan, ada sekitar setengah juta pekerjaan baru di bulan Januari 2022. Hal ini menepis survey Dow Jones yang pernah memperkirakan hanya akan ada 150 ribu pekerjaan baru.

Selain itu, tingkat pengangguran tercatat hanya naik sedikit dari 3,9% menjadi 4% dan durasi seseorang menganggur juga berkurang – menjadi faktor lain yang diperkirakan mendukung lonjakan Bitcoin.

Hal ini karena banyak pekerjaan yang cenderung rendah inflasi. Meski harga Bitcoin sempat turun sedikit, harganya kemudian meledak setelah dua minggu terakhir sejak laporan tersebut.

  • Ada Likuidasi Jangka Pendek Sebesar $220 Juta

Dalam 24 jam terakhir, CoinGlass melaporkan adanya likuidasi jangka pendek sebesar $220 juta dari seluruh bursa utama termasuk Binance, OKEx, FTX, Bybit, Huobi, BitMEX, dan lain-lain.

Lebih dari 80% likuidasi di hari terakhir adalah likuidasi jangka pendek atau ‘short squeeze’ yaitu kondisi harga naik di pasar saham. Kondisi ini akan memicu banyak likuidasi sehingga mendatangkan momentum kenaikan yang lebih lanjut.

  • Masa Koreksi Telah Usai

Setelah mencapai ATH terbaru pada 10 November 2021 lalu, harga Bitcoin terus merosot dan belum menerima koreksi positif yang signifikan.

Harga saat ini menjadi menarik untuk diperhatikan – apakah akan jadi tanda pemulihan pasar atau tidak. Akhir minggu menjadi penentu yang penting tapi tidak kalah penting untuk berhati-hati karena masih ada kemungkinan volatilitas meningkat.

Secara teknikal analisis, tim Cryptoharian sudah mengatakan di Telegram bahwa akan ada short squeeze dan $40.000 adalah sebuah support yang kuat.

Untuk bull benar-benar mulai, BTC perlu ke $44.000 dan kemungkinan besar akan terjadi dalam minggu depan.

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis