Cryptoharian – Tidak hanya Bitcoin (BTC), banyak dari aset kripto yang telah mengalami kenaikan dalam jangka waktu 1 bulan. Salah satunya adalah Ethereum saat ini berada di posisi teknikal yang sangat kuat, menurut analis ‘Sykodelic’.
Dalam unggahan terbarunya, ia menunjukkan bahwa ETH baru saja menembus tren turun lima tahun, dan sedang menguji ulang breakout tersebut dari atas, sebuah pola yang sering kali menandakan kelanjutan tren naik.
Struktur Breakout Bullish
Sykodelic menyampaikan, Chart mingguan (1W) Ethereum menunjukkan dua kali deviasi struktur utama, yakni:
- Deviasi ke atas, lalu gagal dan kembali ke dalam pola.
- Deviasi ke bawah, kemudian memantul tajam dan menembus keluar dengan volume.
Kini, harga ETH sedang menguji ulang garis tren yang ditembus, dan jika penutupan mingguan (weekly close) berhasil di atasnya, potensi kenaikan lanjutan terbuka lebar.
“Jika candle 1W ini berhasil ditutup alias trendline, kita bisa melihat kenaikan lanjutan minggu depan dan menuju all-time high (ATH) di bulan September,” ungkap Sykodelic.
RSI: Tidak Ada Tanda Bahaya
Relative Strength Index (RSI) pada timeframe tinggi (HTF) juga mendukung narasi bullish ini. Meskipun harga Ethereum sudah naik tajam, RSI masih menunjukkan ruang kenaikan tanpa indikasi overbought ekstrem. Bahkan, RSI kini kembali memasuki zona atas yang sebelumnya terkait dengan puncak siklus harga.
“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. RSI menunjukkan sinyal kekuatan yang jelas,” ujarnya.
Baca Juga: Kenapa Harga Bitcoin Turun Drastis Minggu Ini?
Sementara itu analis lain dengan nama akun ‘Symbiote’ mengatakan bahwa pasar kripto saat ini tengah mengalami konsolidasi tajam setelah reli kuat selama beberapa bulan. Ia menegaskan bahwa ini bukan waktunya untuk panik atau keluar dari pasar secara emosional.
“Pasar terlalu panas sebelumnya. Ethereum naik lebih dari 150 persen dan aliran dana ETF memecahkan rekor hampir setiap hari,” kata Symbiote.
Koreksi yang Masuk Akal
Symbiote menilai, penurunan harga saat ini sebagai bentuk koreksi logis, bukan sinyal bahwa pasar telah berbalik arah secara total. Apalagi jika melihat tren musiman, bulan Agustus secara historis memang cenderung bullish untuk pasar kripto.
Ia menyampaikan pandagannya soal potensi arah pergerakan dua aset utama, yakni:
- Bitcoin (BTC): Diprediksi akan memantul dari kisaran US$ 110.000, namun masih ada resiko turun lebih rendah sebelum ada pemulihan kuat.
- Ethereum (ETH): Bisa mengalami swing bullish setelah Bitcoin stabil, dengan potensi harga menuju US$ 3.200 – US$ 3.300.
“Untuk sekarang, mode risk-off dulu. Tunggu harga yang lebih menarik sebelum mulai akumulasi lagi,” paparnya.
Grafik bulanan ETH/BTC juga menunjukkan sinyal pemilihan dari zona support jangka panjang yang telah bertahan sejak 2021. Setelah menyentuh area bawah di kisaran 0,02 BTC per ETH, rasio ETH/BTC kini mulai bangkit kembali, menandakan potensi kembalinya kekuatan relatif ETH terhadap Bitcoin.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)


