Ethereum (ETH) Anjlok dalam Sepekan Terakhir, Simak Asumsi Penyebabnya

Cryptoharian – Pasar crypto hingga saat ini masih terus mengalami serangkaian aksi jual, yang terus menyebabkan kapitalisasi pasarnya turun. Anjloknya harga ini membuat beberapa investor merasa panik dan ketakutan, bahkan banyaknya terjadi Likuidasi.

Ethereum (ETH), yang merupakan kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar telah mengalami kinerja yang buruk dalam 7 hari terakhir. Harga dari aset ini sendiri diketahui merosot lebih dari 40%, dan pada saat penulisan telah mendekati level US$1.000.

Ada tiga kemungkinan penyebab dari merosotnya ETH, yakni:

1. Penarikan Uang yang Meluas

Kondisi ekonomi global yang sedang dalam keadaan genting membuat banyak investor menarik uang mereka dari aset berisiko, seperti saham dan kripto. Di saat pasar saham merosot karena penjualan massal, hal ini juga selaras dengan pasar kripto yang turut mengalami aksi jual dan membawa harga aset crypto ke level yang lebih rendah.

Selain itu, kekhawatiran akan inflasi dan resesi membayangi investor. Hal ini berujung pada sentimen pembaruan “the Merge” dari Ethereum tidak dapat membendung keinginan untuk menjual, yang pada akhirnya membawa harga Ether lebih rendah mendekati US$1.000.

2. Masalah Celsius Network

Karena pasar yang menunjukkan kinerja negatif, Celsius Network pun telah menghentikan sementara layanan penarikan, transfer dan swap mereka. Kondisi pasar yang ekstrim membuat beberapa bisnis di industri kripto kewalahan, salah satunya adalah Celsius.

Platform pinjaman aset digital ini mengalami kerugian, bahkan harga token aslinya, CET merosot lebih dari 50 persen. Dana di dalamnya pun diperkirakan banyak yang mengalami likudasi, termasuk token terkait ETH. Sehingga. ini memberi pukulan tambahan bagi harga ETH untuk terus merosot.

3. Three Arrows Capital yang Diprediksi Bangkrut

Three Arrows Capital (3AC), yang merupakan salah satu perusahaan investasi kripto terbesar, diperkirakan telah mengalami kebangkrutan. Hal ini disebabkan kesalahan dalam pengelolaan di pasar kripto yang terus merosot. Bahkan, perusahaan tampak mulai “kurang koperatif” terhadap mitra dan investor mereka. Pasalnya, dana yang mereka kelola diduga tinggal sedikit akibat kesalahan transaksi. 

3AC diketahui mengalami “margin call” dalam posisi “Long” yang tergerus habis saat pasar justru kembali bergerak lebih rendah. Tentu saja, dasar utama dari penurunan harga Ethereum adalah pasar kripto yang masih lesu dan belum ada tanda pemulihan serta terhantam kekhawatiran risiko. 

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube