Faktor Dasar Yang Membuat Ethereum dan DeFi Naik

Penutupan tahun 2020 ini membawa lika-liku tersendiri bagi pasar cryptocurrency. Analis Joseph Young menegaskan, Ethereum pulih secara drastis setelah anjlok 30 persen dalam 2 bulan terakhir.

Saat Bitcoin mulai mendapatkan harga tertinggi, altcoin memberi jalan di ranah cryptocurrency, reli DeFi sampai memasuki ‘hype’ sebelum akhirnya mereda.

Hal tersebut menyebabkan kerugian, termasuk juga untuk Ethereum yang turun 10,34 persen terhadap Bitcoin sepanjang bulan September dan awal Oktober.

ETH 2.0 adalah faktor utama kenapa ETH bisa melewati $500. Dengan catatan harga Bitcoin tidak anjlok.

“ETH 2.0 keluar di bulan Desember, DeFi akan membaik, ETH mampu melewati gelombang $ 440, dan ETH / BTC akan membaik, saya pikir outlook dari Ethereum setelah rely Bitcoin menjadi lebih baik,” tweet Joseph Young.

Pengumuman kontrak deposit ETH 2.0 mengungkapkan peningkatan jaringan akan disampaikan pada 1 Desember mendatang.

Peluncuran ETH 2.0 akan menghilangkan penambang karena proof of stake (PoS) akan menggantikan proof of work (PoW). Dengan cara demikian memungkinkan pengguna meverifikasi transaksi secara kolektif, tanpa adanya pihak ketiga.

Post Buterin Twitter mengumumkan, “penambahan staking menjanjikan harga ETH karena dua alasan utama. 32 ETH diperlukan untuk staking, sehingga mendorong pengguna membeli lebih banyak ETH sehingga mereka bisa memperoleh insentif dengan staking.”

“Jika banyak pengguna mempertaruhkan ETH, hal itu akan menurunkan pasokan ETH yang beredar di bursa, mengurangi tekanan jual,” sambungnya.

Jadi, pengelaman pengguna juga mengikuti perubahan sesuai dengan peningkatan kapasitas transaksi Blockchain di seluruh jaringan. Dulu hanya 15 transaksi per detik kecepatan on-chain dalam memperoses, sekarang terjadi peningkatan antara 1.000 hingga 5.000, menurut Vitalik Buterin.

Meski DeFi turun hingga 50 persen, tapi nilai yang terkunci sebesar $ 12,05 miliar. Hal ini merupakan indikator bahwa permintaan masih ada dan cukup tinggi untuk produk DeFi.

Jika harga ETH melonjak, kemungkinan besar DeFi juga akan ikut naik.

Dilihat dari segi teknikal, harga ETH dan beberapa DeFi akan naik dibulan Desember. ETH sedang berkonsolidasi di harga Rp 5.5 juta-an dan DeFi utama juga sudah pulih dari penjualan besar-besaran 2 minggu lalu.

Note: Bukan Nasihat Investasi


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis