Fidelity: Bitcoin Adalah Aset Penyimpan Nilai

Fidelity Digital Assets, anak perusahaan dari perusahaan investasi besar asal Amerika Serikat, Fidelity Investments, telah menerbitkan laporan tentang Bitcoin (BTC) yang menyoroti bahwa manfaatnya telah membantu crypto ini untuk menjadi “penyimpan nilai” bagi investor.

Hal ini tentu menjadi salah satu faktor pendukung non-teknis bagi BTC yang benar-benar berarti untuk bahan pertimbangan dari para investor saat mencoba menilai dan mencaritahu seberapa berharganya BTC.

Sekedar informasi, diluncurkan pada bulan Oktober dua tahun yang lalu, Fidelity Digital Assets (DA) telah menjadi pemain utama yang menawarkan layanan cryptocurrency untuk institusi besar.

Perusahaan ini pun telah mengumumkan ekspansinya ke Eropa juga tahun lalu karena meningkatnya permintaan untuk aset digital.

Dalam laporan terbarunya tentang Bitcoin, Fidelity DA telah menggambarkan cryptocurrency utama ini sebagai “penyimpan nilai aspirasional.”

Perusahaan juga mencatat bahwa BTC masih relatif awal dalam tahap adopsi massal, yang dapat memberikan peluang besar untuk meraih keuntungan bagi investor.

Fidelity pun membagikan ilustrasi mereka terhadap ruang Bitcoin untuk pertumbuhan pada grafik di bawah ini:

Perusahaan pun mengatakan:

“Sebuah analogi adalah bahwa berinvestasi dalam Bitcoin hari ini mirip dengan berinvestasi di Facebook ketika memiliki 50 juta pengguna dengan potensi untuk tumbuh menjadi lebih dari dua miliar pengguna yang dimilikinya saat ini. Ini didorong oleh gagasan bahwa Bitcoin menawarkan sisi positif yang asimetris. Jika Bitcoin secara luas diadopsi oleh investor ritel dan institusi sebagai penyimpan nilai, sisi positifnya mungkin relatif besar dibandingkan dengan investasi awal.”

Menurut Fidelity, kelangkaan digital adalah apa yang paling menarik bagi investor tentang Bitcoin. Lagi pula, cryptocurrency utama ini hanya memiliki persediaan terbatas yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu hanya ada 21 juta koin.

 “Karakteristik kunci yang dikutip mengacu pada penyimpan nilai yang baik adalah kelangkaan, portabilitas, daya tahan, dan keterbagian. Yang paling penting dari atribut-atribut ini adalah kelangkaan, yang sangat penting untuk melindungi dari depresiasi nilai riil dalam jangka panjang. Kelangkaan berarti bahwa ada jumlah terbatas dari aset yang dipermasalahkan, lebih banyak tidak dapat dibuat dengan mudah, dan tidak mungkin dipalsukan.”

Secara garis besar, kelangkaan digital adalah dasar dari pandangan optimis terhadap Bitcoin, dimana sinyal pergerakan positif akan ditentukan dari permintaan yang terus tumbuh disaat persediaan semakin berkurang. Bagaimana menurut Anda?

Baca Juga: Bitcoin Lebih Bagus Sebagai Aset Lindung Nilai Daripada Emas.

Baca Juga: Peretas Sekarang Menggunakan Dogecoin untuk Menyusup ke Komputer

Sumber

Trader Forex dan Bitcoin yang sudah bergelut di bidang trading dari tahun 2013. Sering menulis artikel tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.