CryptoHarian

5 Franchise Minuman Indonesia Modal Kecil 2020

Dikutip dari buku Food and Drink in American History oleh Andrew F. Smith, sistem franchise pada awalnya bermula dari Negara Amerika Serikat pada pertengahan abad ke-19 dan terus berevolusi pada abad berikutnya.  Franchise minuman adalah salah satunya.

Alasan utama bisnis waralaba berawal dari manufaktur yang ingin mengembangkan operasi retail tanpa menggunakan modal pribadi dan kepada franchisee yang ingin memulai usaha mereka sendiri tanpa harus mempertaruhkan semua risiko demi bisnis baru.

Apa itu Franchise?

Franchise atau waralaba adalah sebuah tipe lisensi yang dimana pihak franchisee (penerima waralaba) mempunyai hak untuk menjual suatu produk, layanan atau jasa dari franchisor (pemberi waralaba). 

Sebagai gantinya karena bisa mengakuisisi waralaba, franchisee akan membayar franchisor biaya awal di muka atau franchise fee.

Berbeda dengan royalty fee yang merupakan biaya setelah bisnis waralaba telah dijalankan. 

Kontrak franchise pada umumnya bersifat kompleks. Biaya dan tanggung jawab yang dibebankan pada franchisee bervariasi tergantung penawaran.

Beberapa perusahaan franchise lebih stabil karena memiliki risiko rendah dan customer base yang loyal. 

Disisi lain, ada juga franchisor yang memberi penawaran berisiko tinggi dan mungkin memerlukan modal besar untuk mereka yang ingin menjadi mitra. Baca lebih lengkap tentang cara memulai bisnis franchise disini. 

Peluang Franchise Minuman dan Kopi

Daftar Franchise Minuman di Indonesia

Bagi usahawan yang ingin mencoba merintis bisnis franchise minuman, berikut kami sediakan beberapa referensi waralaba minuman yang mempunyai reputasi baik di tanah air, mari kita simak daftarnya:

1.Franchise Minuman-Kedai Kopi Susu Kulo

Estimasi biaya franchise: Rp 140 juta

Ini adalah salah satu franchise minuman kopi.

Terciptanya kedai kopi Kulo ini sebenarnya prosesnya ternyata cukup spontan dan mendadak, dilansir dari blog moka, meskipun demikian, menu mereka mempunyai karakter yang kuat dan bisa langsung diterima oleh konsumen.

Pendirinya sendiri yang bernama Elsheca Herrera merasa senang atas respon dari keluarga dan teman-temannya yang mengatakan bahwa kopinya lezat.

Sekarang, kedai kopi kulo sudah menjamur di Indonesia berkat merangkul sistem franchise.

Baru lima bulan beroperasi sejak Desember 2017, mereka langsung mendapatkan penghargaan pendatang baru yang paling banyak dipesan via aplikasi Go-Food dari Go-Jek.

Kopi mereka mempunyai rasa yang unik, harga yang ramah di saku dan suasana kafenya cukup nyaman. 

Franchise kopi susu kulo mempunyai konsep coffee shop / outlet / booth. Modal untuk membuka kedai ini adalah sekitar Rp 140 juta. 

2.Franchise Minuman-Cetroo Coffee

Estimasi biaya franchise: Rp 84 juta

Franchise minuman kopi kedua adalah Centroo Coffee.

Pengalaman menikmati secangkir kopi pada sebuah kafe ternama telah menginspirasi Andi S.Purbawa untuk membuka usaha minuman kopi dan teh dengan nama Cetroo Coffee.

Setelah keluar dari tempatnya bekerja di korporasi agrobisnis, Andi membuka outlet pertama Cetroo Cofee di sentral market Jl. Soekarno Hatta, Kendal Jawa Tengah pada awal tahun 2009. 

Ini merupakan brand minuman kopi susu take away yang menyajikan minuman kopi susu dengan aneka varian rasa dan campuran.

Tipe franchise mereka berkonsep model booth atau mini café. Franchisee bisa memilih sesuai dengan lokasi usaha mereka. 

Dilansir dari situs kampungwirausaha, konsep kerja sama yang ditawarkan ceetro coffee berupa kerja sama berupa Mitra dan Master Franchise.

Ada 3 pilihan untuk menjadi Mitra Ceetro Coffee, yaitu paket hemat senilai 7,5 juta (kopi), paket hebat Rp 9 juta (kopi dan teh), dan paket dahsyat Rp 12 juta (kopi dan teh) dengan masa kerja sama 5 tahun dan bisa diperpanjang setiap tahunnya.

Dari investasi tersebut Mitra akan mendapat booth eksklusif, peralatan lengkap (blender, dispenser heater, termos, ice box, water pump/ pompa galon air), produk coffe latte 200 pcs @ 20 per rasa, produk teh 20 gr, cup 14 oz 300 pcs, choco chips dan choco stick, flavour topping jam 5 rasa, x-banner dan flayer, 2 buah seragam, dan prosdur cara penyajian, namun belum terasuk sewa tempat.

Andi menjelaskan Cetroo Coffee tidak memungut franchise fee, royalty fee maupun supporting fee, hanya saja dalam kerja sama, Mitra wajib membeli bahan baku kopi dalam masa kerja sama,

Mitra wajib membeli bahan baku kopi dalam bentuk sachet kepada pewaralaba (pemilik merek) seharga Rp 2.800 lengkap dengn cup berlogo.

Pewaralaba Ceetro Coffee menargetkan mitra bisa balik modal paling cepat bulan ketiga dan paling lama pada bulan ketujuh. 

Adapun Asumsi Omset yang dapat diraih Mitra tiap bulannya sebesar Rp 8,4 juta untuk Paket Hemat, Rp 13,2 juta untuk Paket Hebat, dan Rp @ 15,3 juta untuk paket Dahsyat.

Keuntungan yang bisa didapat dari paket tersebut mulai dari Rp 1,3 sampai Rp 3,6 juta perbulan.

3.Franchise Minuman-Pesona Coffee

Francise minuman kopi lainnya adalah Pesona Coffee.

Pesona coffee mempunyai konsep bisnis yang mudah dikelola dan keuntungan mitra yang bekerja sama dengan mereka juga tidak sedikit.

Pihak management Pesona Coffee sama sekali tidak memungut royalty fee dari mitra, atau keuntungan penjualan outlet.

Mitra Pesona hanya akan melakukan pembelian bahan baku secara berlanjut. 

Sifat lisensinya adalah seumur hidup, jadi calon mitra hanya perlu membayar di awal saja. Untuk bahan baku, pembelian bisa melalui pusat. 

ANSENA Group adalah poros utama usaha Pesona Coffee bisa berjalan, selama hampir 1 dekade perusahaan bekerja keras menyongsong usaha Bersama mitra mereka.

Pesona merupakan bagian dari salah satu produk unggulan Management ANSENA. 

4.Franchise Minuman-Xinona Boba

Estimasi biaya: Rp 5,7 juta (promo paket hingga tanggal 24 April 2020 – artikel ditulis pada tanggal 11 Mei 2020). 

Bukan franchise minuman Xiboba, bubble tea ini beranama Xinona.

Memenuhi kegemaran masyarakat Asia yang senang dengan minuman manis yang segar, produk minuman Xinona Boba ini hadir dengan varian moderen lengkap dengan konsep elegan dengan harga yang terjangkau untuk semua kalangan.

Mereka menjual paket usaha, bukan paket franchise yang berarti tidak ada beban royalty apapun untuk kelangsungan keuntungan mitra mereka.

Keuntungan yang didapatkan oleh mitra adalah sistem bisnis Xi NO NA yang mudah dan sederhana.

Paketnya lengkap dan mitra hanya perlu menyediakan karyawan dan lokasi. 

Tidak ada biaya provisi dan Anda bisa mendapatkan profit bersih 100 persen dari penjualan.

Repeat order sangat murah karena puat memproduksi sendiri bahan baku XI NO NA.

Promo paket usaha mereka yang komplit sudah siap, dengan booth eksklusif dan produk premium. Pelajari langsung tentang xinona Boba disini. 

5.Franchise Minuman-Kamsia Boba

Estimasi biaya: 9,8 juta

Mirip dengan Xinona Boba, Kamsia Boba ini tidak menganus sistem franchise, mereka adalah mitra bisnis yang telah mendedikasikan usaha untuk menyukseskan mitra di seluruh Indonesia.

Pusat juga tidak memungut biaya royalty apapaun jadi semua keuntungan penjualan sepenuhnya milik mitra.

Kerja sama mereka adalah seumur hidup, bahan baku murah dan untung mitra jadi melipah.

Mitra juga mendapat kebebasan untuk menentukan harga jual, disarankan sesuai harga pasar pada wilayah kota masing-masing. 

Manajemen ANSENA, sama seperti XINONA Boba juga merupakan parent company dari Kamsia Boba. 

Industri minuman specialty adalah salah satu segmen komunitas waralaba yang tumbuh paling cepat dan sangat populer. 

  • Tren minum kopi dan espresso yang menguntungkan telah memungkinkan banyak pemilik usaha kecil untuk menikmati masa depan cerah. 
  • Waralaba smoothie, minuman jus buah, dan minuman energi melayani semakin banyak konsumen yang memperhatikan kesehatan. 
  • Waralaba pengiriman air melayani banyak bisnis dan rumah. 
  • Waralaba anggur memuaskan selera akan vinofil lokal. 
  • Waralaba milktea, bubble tea atau thai tea menjawab kegemaran anak muda dan remaja. 

Sistem franchise memungkinkan Anda untuk mencapai kebebasan finansial sambil menjadi bos bagi Anda sendiri, tentu hanya jika dikelola dengan cara yang tepat. 

Tips Sebelum Membeli Franchise

Mengambil franchise minuman memang menjadi pilihan banyak pengusaha moderen.

Agar bisa membangun bisnis yang baik diperlukan proses yang panjang. Berikut adalah tips penting sebelum membeli sebuah franchise:

  • Setidaknya, sebelum membuka sebuah cabang franchise minuman adalah memastikan minuman tersebut sudah dikenal banyak orang dan tidak lagi asing didengar. 
  • Jangan memilih waralaba dengan gegabah. Meskipun peluang suksesnya menggiurkan, pelajari pro kontra dari sebuah merek yang sedang Anda pilih
  • Lakukan riset mengenai keadaan pasar, apakah yang bisa bertahan lama? Apakah yang hanya bersifat musiman?
  • Pastikan sebuah waralaba mendapat izin dari BPOM, halal MUI, mempunyai badan usaha, legalitas merek dan sudah lolos perizinan usaha lainnya. Anda tidak mau tiba-tiba usaha harus ditutup karena berbadan illegal. 
  • Mempelajari luar-dalam perjanjian yang diberikan sebelum menandatangani kontrak. Pastikan perjanjiannya tidak berat sebelah dan merupakan solusi win-win. Terutama dalam hal manajemen dan nominal fee. 

Sebagai tips tambahan, jika sudah membuka cabang waralaba pertama Anda, pastikan untuk mengembangkan dan membudidayakannya setidaknya selama 5 tahun.

Pada durasi waktu tersebut, jika seorang pengusaha bisa bertahan, maka usaha mereka senantiasa layak untuk menjadi bisnis franchise. 

Mengapa Berinvestasi di Franchise Minuman?

Dilansir langsung dari The Book and Beverage Entry Handbook: Indonesia, Indonesia mempunyai ekonomi yang sedang booming dan level pendapatannya cukup tinggi.

GDP berjumlah mencapai USD 862 miliar (EUR 770 miliar), sedangkan pertumbuhan riil GDP menyentuh 4.8 persen.

GDP di Indonesia berkontribusi sebesar 33 persen dari total GDP ASEAN. 

Sebagai tambahan, Indonesia berdiri sebagai urutan ke-16 ekonomi terbesar di dunia.

Sementara itu, adalah penting untuk mengingat bahwa dengan total populasi 252 juta orang, Indonesia menjadi negara yang padat penghuni ke-4 di seluruh dunia.

Industri makanan dan minuman merupakan salah satu pengembangan industrial yang diutamakan oleh Pemerintah Indonesia.

Sektor tersebut telah terbukti sangat Tangguh selama kondisi ekonomi yang menurun, dan untuk kebanyakan perusahaan makanan multinasional, Indonesia adalah salah satu pasar yang penting bagi mereka. 

Kelas konsumtif, dimana berjumlah 55 juta di perkotaan dan 15 juta di pedesaan Indonesia, adalah segmen yang paling menarik secara komersil.

Di antisipasi bahwa 5 juta WNI akan memasuki urban consuming market (pasar perkotaan konsumtif) setiap tahunnya.

Pengeluaran konsumen pada tahun 2015 akan mencapai USD 493 miliar (EUR 440 miliar) dan diperkirakan meningkat sebesar 7.7 persen per tahun dan menghasilkan USD 1 triliun (EUR 893 miliar) kesempatan pada tahun 2030.

Menurut statistik yang diambil dari BMI dan Global Cold Chain Alliance, pengeluaran terhadap makanan akan mencapai USD 179 miliar (EUR 160 miliar) dan merepresentasikan sekitar 36 persen dari total pengeluaran konsumen pada tahun 2015. 

Pengeluaran makanan per capita tercatat sebesar USD 697 (EUR 623 miliar). Ramalan mengungkapkan bahwa pengeluaran terhadap makanan dan minuman akan secara progresif meningkat pada tahun 2020.

BMI dan statistic nasional menunjukkan bahwa pengeluaran tersebut akan meningkat dari hanya IDR 2 triliun (EUR 137 juta) menjadi kurang lebih IDR 4 triliun (EUR 275) pada tahun 2020. 

Prospek

Mengangkat salah satu populasi terbesar di dunia ini, permintaan terhadap barang primer di Indonesia, yaitu termasuk makanan dan minuman, adalah sangat tinggi.

Jadi jika ingin memulai karir franchise minuman di tanah air, terdapat peluang yang besar dan tentu saja bergandengan sama-rata dengan risiko. 

Kriteria Evaluasi untuk Mencari Franchise yang Tepat

  1. Prospek Pertumbuhan

Agar bisa menentukan potensi pertumbuhan dan penerimaan masyarakat, luangkan waktu untuk melakukan analisa sejarah dari performa suatu bisnis franchise dan rata-rata performa dan pertumbuhan industri spesifik. 

Pilihlah franchise yang telah terbukti secara waktu ke waktu mampu tidak hanya tumbuh namun juga bisa mengembangkan bisnis mereka, dan juga mengungguli pasar mereka dalam faktor pertumbuhan finansial dan kinerja jangka panjang. 

  1. Dukungan Pemasaran

Marketing support adalah krusial. Bagi usahawan manapun yang sedang mencari bisnis minuman franchise, adalah penting untuk memilih franchise yang menawarkan bantuan dalam bidang pemasaran (marketing) kepada mitranya (franchisee). 

Upaya dan usaha pemasaran maupun iklan yang dilakukan oleh franchisor untuk mengembangkan bisnis adalah bagian penting yang tidak bisa dilewatkan. 

Carilah franchisor yang berdedikasi membantu mitra mereka dalam menggapai kesuksesan melalui perjanjian franchise bersama. 

  1. Training

Dengan segala jenis layanan terkait makanan dan minuman, adalah penting untuk memiliki tim individu yang terlatih dengan baik. 

Membuat minuman seringkali memperhatikan detail dan pengetahuan yang diperoleh melalui program pelatihan khusus sesuai jenis minuman yang akan dibuat. 

Selain itu, banyak waralaba minuman juga menyajikan makanan yang seringkali membutuhkan pelatihan khusus tentang cara menangani makanan dan bahan-bahan lainnya.

  1. Dukungan Berketerusan

Pilihlah franchisor yang menawarkan mitranya support berkelanjutan dan mereka yang membantu mengelola dan meningkatkan usaha franchisee. 

Kebanyakan perusahaan franchise sering membuat perubahan dalam strategi dan filosofi bisnis mereka seiring berjalannya waktu untuk menyesuaikan diri dengan trend baru dan perubahan dalam industri. 

Sangatlah penting bagi franchisor agar bisa berbagi perubahan tersebut dalam bisnis mereka dengan franchisee agar membantu mitra mengelola pengembangan baru. 

Pro Kontra Franchise Minuman

Kekurangan dari Franchise Minuman:

  • Aturan yang mengikat membuat franchisee sulit berinovasi. Pada kasus umum usaha minuman waralaba mempunyai manajemen sendiri yang mengelola. Aturan membuat franchisee sulit untuk berinovasi.
  • Bersifat musiman dan mengikuti tren yang sedang ada. Jika sudah diluar musim, maka konsumen yang membeli otomatis berkurang. 
  • Pendapatan per bulan dipotong untuk pusat. Karena disupport oleh manajemen waralaba, franchisee harus membayar royalty setiap tahun atau setiap bulan (tergantung kebijakan masing-masing perjanjian, ada juga yang tidak demikian). 
  • Bahan baku yang habis terkadang menjadi kendala karena pemasok barang dari pusat dan kiriman supplier yang macet. Terdapat perjanjian dari perusahaan tertentu yang tidak mengijinkan franchisee membeli bahan baku dari supplier lain.
  • Omzet yang bergantung dari reputasi brand. Jika reputasi sedang bagus, bisa jadi bisnis naik dan sebaliknya. 

Kelebihan Franchise Minuman:

  • Tidak perlu pusing mengembangkan sistem manajemen bisnis dan finansial. Sistem waralaba yang mempunyai reputasi bagus sudah mempunyai sistem manajemen dan finansial yang teruji, sehingga mitra baru bisa langsung dengan mudah menjalankannya saja.
  • Membeli franchise yang sudah ada nama dan populer akan menghemat biaya marketing karena sudah dikenal hangat di kalangan pasar. 
  • Jaminan pasokan bahan baku hingga agensi pemasaran adalah dedikasi kerjasama franchise sudah terbangun dengan mantap. 

Komentar

Usai sudah pembahasan kami mengenai franchise minuman. Semoga bermanfaat dan salam sukses! 

Ikuti Cryptoharian Di:
Septiady

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Add comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di:

Advertisement

Advertisement