CryptoHarian
Home » Berita Crypto » Fundstrat: IEO $ 1 Miliar Bitfinex Bisa Menekan Lebih Rendah Bitcoin

Fundstrat: IEO $ 1 Miliar Bitfinex Bisa Menekan Lebih Rendah Bitcoin

Baru-baru ini, beberapa berita mengungkapkan bahwa Bitfinex, salah satu exchanger crypto terbesar, meluncurkan rencana resmi mereka untuk menjual token senilai $ 1 miliar yang disebut LEO. Meskipun ini tampaknya tidak berbahaya, seorang analis terkemuka memperingatkan bahwa keputusan BitFinex tersebut dapat merugikan Bitcoin (BTC).

Sebelumnya, Dovey Wan, mitra pendiri Primitive Ventures, mengungkapkan bahwa Bitfinex berencana untuk mengumpulkan $ 1 miliar melalui penjualan token crypto bermerek perusahaan melalui penawaran koin perdana di platform, yang lebih umum disebut dengan sebagai IEO. Namun, ada beberapa pihak yang menganggap berita ini sebagai lelucon, dengan mencatat bahwa tidak mungkin exchanger yang bermarkas di Hong Kong akan menerapkan strategi semacam itu, terutama setelah berita minggu lalu bahwa mereka tengah berada dalam posisi hukum dan keuangan yang genting.

Dalam dokumen yang diterbitkan oleh investor cryptocurrency asal Cina, Zhao Dong, pertama kali dilaporkan oleh The Block, bagaimanapun, IEO yang akan dilakukan sepenuhnya adalah sah.

Seperti yang diungkapkan oleh Wan, Bitfinex bermaksud untuk mendapatkan $ 1 miliar dari penjualan cryptocurrency. Lucunya, Larry Cermak dari The Block mengatakan bahwa $ 600 juta dari putaran pendanaan telah dialokasikan untuk investor swasta, yang dilaporkan sebagai orang dalam industri, “Whale” Bitcoin, dan perusahaan modal ventura Asia.

Mengenai masalah token itu sendiri, dokumen tersebut mengisyaratkan bahwa LEO mungkin sangat mirip seperti yang digunakan untuk Binance Coin (BNB). Lebih khusus lagi, Bitfinex konon akan menghabiskan hingga 27% dari keuntungan bulanannya untuk membeli token LEO untuk bertindak layaknya dividen bagi pemegang.

Dikabarkan juga bahwa Bitfinex mendapatkan $ 850 juta itu adalah hutang dari crypto fund, prosesor pembayaran crypto, Centricana Panama, yang saat ini berada di tengah-tengah kekacauan hukum yang kuat, dan ribuan Bitcoin hilang dalam peretasan, Bitfinex akan dapat membeli kembali LEO dengan sebagian besar modal tersebut.

Utility-Wise LEO dapat digunakan untuk mengurangi tingkat mereka membayar di pasar pertukaran crypto. Biaya pengambilan untuk pair crypto-to-crypto, suku bunga pinjaman, dan biaya penarikan semuanya akan disubsidi untuk para pemegang token LEO.

Sementara berita ini tampaknya independen dan jauh dari pasar crypto secara luas, Tom Lee, kepala penelitian Fundstrat, telah mengatakan bahwa kenaikan $ 1 miliar ini sebenarnya bisa menjadi katalis bagi aksi harga negatif Bitcoin.

Tom Lee pun menjelaskan bahwa token baru senilai $ 1 miliar tersebut akan memiliki dampak negatif pada BTC dan aset digital lainnya, karena pasar perlu “menyerap” masuknya token LEO.

Seperti yang dikatakan Lee:

“Penambang Bitcoin menjual $ 7mm per hari, jadi IEO $ 1 miliar [tersebut] pada dasarnya senilai 142 hari [dari] penjualan penambang yang terjadi dalam satu hari.”

Selama segmen CNBC baru-baru ini, Lee melihat statistik blockchain, khususnya Bitcoin. Dia berpendapat bahwa nilai transaksional transfer on-chain telah berubah positif dari tahun ke tahun. Hal tersebut menandakan bahwa BTC masih melihat adanya penggunaan konstan untuk tujuan yang dimaksudkan, meskipun kondisi pasar masih kurang memungkinkan.

Apa yang lebih positif adalah kenyataan bahwa transaksi harian rata-rata yang diproses pada rantai Bitcoin hampir mencapai titik tertinggi sepanjang masa, tetapi pasar biaya transaksi belum menggelembung.

Kedua, optimisme Lee juga melihat adanya fakta bahwa BTC telah bergerak di atas dan tetap bertahan dari indikator SMA 200.

Sepanjang sejarah Bitcoin, dan sejarah aset likuid lainnya yang dapat diperdagangkan, tingkat teknikal yang disebutkan di atas telah dilihat sebagai semacam titik ‘buat atau hancurkan’, yang menandakan bahwa Bull masih berada di atas angin.

Gabungan dari fakta teknikal diatas dengan fakta bahwa grafik harian Bitcoin baru-baru ini menghasilkan sebuah “Golden Cross”, yang terbentuk dari persilangan SMA50 dan 200, adalah salah satu alasan lain, di mata Lee, bahwa “musim semi” akhirnya mungkin akan masuk untuk aset digital di seluruh bursa.

Terakhir, dan yang paling penting, adalah pertumbuhan dalam aktivitas perdagangan di pasar cryptocurrency, terutama di meja over-the-counter (OTC). Mengutip percakapan tertutup, Lee menjelaskan:

“Kami mensurvei [para] pialang OTC, yang sangat penting dalam memfasilitasi investor institusi, dan mereka semua berbicara tentang [adanya] peningkatan 60% hingga 70% dalam aktivitas / jumlah klien dan volume perdagangan per klien. Fundamental membaik, teknikal membaik, dan aktivitas oleh HODLers juga [membaik]. “

Ikuti Cryptoharian Di:

Add comment