CryptoHarian
Home » Berita Crypto » Berita Bitcoin » Golden Cross Bitcoin Mungkin Akan Terbentuk, Apakah Bull-Run Akan di Mulai?

Golden Cross Bitcoin Mungkin Akan Terbentuk, Apakah Bull-Run Akan di Mulai?

Bitcoin (BTC) telah mampu terus bergerak lebih tinggi setelah sempat turun di bawah $ 5.200 dan kini kembali mendekati level harga $ 5.300, yang tampaknya menjadi level Resistance baru bagi BTC. $1= Rp 14,154.

Pendakian ke atas BTC terus memungkinkan beberapa altcoin utama melonjak, dengan banyak crypto yang diperdagangkan naik lebih dari 2%.

Meskipun harga Bitcoin baru-baru ini hanya sedikit naik, lonjakan besar selama beberapa hari terakhir telah membawanya lebih dekat untuk membentuk crossover dari indikator Simple Moving Average (SMA) 20-200 sejak Oktober 2015, sebuah formasi yang secara historis akan dilanjutkan oleh lonjakan harga yang signifikan dan kuat.

Sebelumnya, bitcoin diperdagangkan lebih dari 1% pada sekitaran harga $ 5.280. Sebelumnya, BTC sempat turun di bawah $ 5.200, di mana token tersebut menemukan beberapa level Support pembelian yang mendorong harganya kembali ke $ 5.300.

Perlu dicatat bahwa selama seminggu terakhir, bitcoin telah terejeksi dari kisaran harga $ 5.300 pada beberapa peluang yang menandakan bahwa harga ini adalah level Resistance yang mungkin memerlukan lonjakan signifikan dalam tekanan beli untuk dapat di-breakout dengan sempurna.

Lonjakan pasar crypto baru-baru ini tampaknya telah secara drastis mengubah sentimen pasar secara keseluruhan, karena banyak investor yang sebelumnya menjual crypto mereka pada akhir tahun lalu, sekarang mencari untuk membeli kembali.

Lennon Sweeting, direktur dan kepala pedagang di Coinsquare Capital Markets, mengatakan:“Kami telah melihat banyak minat orang membeli dan menahan akhir-akhir ini. Pada Q4 [2018] banyak orang membuang aset dan melikuidasi kepemilikan mereka, yang pasti telah bergeser tahun ini.”

Baca Juga: Pencapaian Kenaikan Dua Bulan Bitcoin Telah Terlampaui Hanya dalam Waktu Satu Jam

Lonjakan harga Bitcoin baru-baru ini telah membuat indikator SMA 20-200 hampir saling bersilangan, yang merupakan versi yang sedikit lebih cepat dari formasi teknikal Bullish yang sangat terkenal yang biasa disebut dengan “Golden Cross.”

Jonny Moe, seorang pedagang cryptocurrency populer di Twitter, baru-baru ini berbicara tentang persilangan ini dalam sebuah tweet, menjelaskan bahwa ia percaya bahwa ada kemungkinan kuat bahwa bagian bottom telah tercipta di pasar.

Baca Juga: Waspadai Harga Bitcoin Ke Rp 53 Juta Karena Adanya Indikasi Overbought di RSI Harian

Akun Jonny Moe mengatakan:

“$BTC akan mengalami persilangan SMA 20-200 bullish pertama sejak Oktober 2015. Perhatikan bahwa butuh 2 dari persilangan ini sebelum uptrend dimulai. Saya biasanya bukan orang yang mencoba dan memanggil hal-hal absolut seperti “THE BOTTOM IS IN !!!”, tapi itu pasti membentuk seperti itu yang bisa menjadi kemungkinan yang nyata. “

Moe lebih lanjut menjelaskan pentingnya formasi teknis baru-baru ini dalam tweet lanjutannya yang mencatat bahwa “Golden Cross” standar terjadi ketika SMA 50 hari melintasi SMA 200 hari, dan bahwa persilangan SMA terbaru Bitcoin hanyalah “versi yang sedikit lebih cepat” dari Golden Cross.

Moe pun mengungkapkan:

“Ini adalah versi yang sedikit lebih cepat dari ‘Golden Cross’ yang terkenal, yang biasanya merupakan persilangan antara 50-200. Ini seperti apa itu. Masih jauh, tapi semakin dekat. Ini juga mengambil 2 persilangan bullish sebelum tren naik pada tahun 2015.”

Jika formasi tersebut- yang sebelumnya sangat bullish – masih memegang pengaruh sebagai indikator laju Bull-Run yang akan segera terjadi, maka para investor crypto yang sebelumnya merugi besar (akibat pasar Bearish terakhir) mungkin akan segera dapat memulihkan portofolio mereka. Kita tunggu saja.

 

Ikuti Cryptoharian Di:
Septiady

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan.

Add comment