Goldman Sachs: Peningkatan Eksposur Crypto Berasal dari Institusi

Berdasarkan hasil survei aset digital yang dilakukan oleh raksasa perbankan AS, Goldman Sachs, adopsi crypto akan meningkat dari para investor institusi.

Dari survei tersebut, ada 51% yang mengindikasikan bahwa institusi memiliki eksposur ke crypto. Persentase ini telah meningkat pesat, dari hanya 11% di tahun lalu.

Dan ada 60% dari 172 responden yang mengharapkan peningkatan kepemilikan crypto mereka dalam satu hingga dua tahun ke depan. Ini adalah gambaran adopsi yang tentunya jangka panjang, sehingga pasar sesungguhnya masih menarik di mata institusi, meski saat ini tengah dilanda koreksi hebat.

Eksposur institusi tentu menjadi tanda akan masuknya uang dalam jumlah yang fantastis, untuk memompa kapitalisasi pasar dan juga menumbuhkan tren harga ke arah Bullish. Ini akan mengakhiri masa Bearish yang sedang menerpa pasar crypto.

Selain itu, Goldman juga telah menjadi raksasa perbankan yang membuka perdagangan opsi untuk aset crypto.

Co-Presiden Galaxy Digital, Damien Vanderwilt, mengungkapkan:

“Perdagangan ini merupakan langkah pertama yang diambil bank untuk menawarkan eksposur langsung yang dapat disesuaikan ke pasar crypto atas nama klien mereka.”

Langkah semacam ini, terlebih dari pelaku seperti Goldman Sachs, telah menjadi pertanda sudah sematang apa aset crypto di masa institusi, terlebih akan dihadirkannya standar regulasi untuk aset crypto di AS.

Saat regulasi sudah terbentuk degan tujuan melindungi konsumen dan menciptakan ekosistem yang sehat, industri crypto telah berjalan ke arah yang positif untuk jangka panjang.

Regulasi juga dapat meningkatkan ekposur dan jumlah uang yang akan mengalir ke industri, karena ini masih terlihat potensial. Koreksi hanya terhambat senntimen global seperti konflik Rusia dan Ukraina, serta langkah AS yang terus memompa ekonomi AS dan bersiap untuk meledak, menurut beberapa pakar dan analis terkemuka.

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis