Goldman Sachs Ungkapkan Prediksi Besar Harga Bitcoin

Dalam pasar yang kurang menyenangkan, pandangan positif masih berdatangan ke pasar crypto, terutama untuk crypto utama, Bitcoin (BTC) yang digadang akan semakin besar setelah melewati semua masa sulit saat ini.

Harga Bitcoin telah kehilangan sekitar 40% sejak mencapai puncaknya pada bulan November, turun dari $69.000 per Bitcoin ke posisi terendah minggu ini sebesar $39.000.

Sekarang, raksasa Wall Street Goldman Sachs telah memperkirakan Bitcoin akan semakin bersaing dengan emas sebagai “penyimpan nilai”, dan dapat mencapai $100.000 dalam waktu lima tahun.

“Bitcoin mungkin memiliki aplikasi lebih dari sekedar “penyimpan nilai”—dan pasar aset digital jauh lebih besar daripada Bitcoin, tetapi kami pikir membandingkan kapitalisasi pasarnya dengan emas dapat membantu menempatkan parameter pada hasil yang masuk akal untuk pengembalian Bitcoin,” ujar Zach Pandl, co -kepala strategi valuta asing di Goldman Sachs, dalam sebuah catatan penelitian.

“Secara hipotesis, jika pangsa pasar penyimpanan nilai Bitcoin naik menjadi 50% selama lima tahun ke depan (tanpa pertumbuhan permintaan keseluruhan untuk penyimpanan nilai) harganya akan meningkat menjadi lebih dari $100.000, untuk pengembalian gabungan tahunan sebesar 17% hingga 18%.”

Reputasi Bitcoin sebagai penyimpan nilai digital yang mirip dengan emas telah didorong oleh melonjaknya inflasi yang melanda ekonomi di seluruh dunia selama setahun terakhir.

Pada Mei 2020, investor terkenal Paul Tudor Jones menempatkan bitcoin dengan kuat di peta Wall Streets ketika ia menamakannya sebagai “kuda tercepat untuk mengalahkan inflasi.”

Tidak hanya Goldman Sachs dan Paul Tudor Jones, banyak investor institusi seperti Michael Saylor mengatakan hal yang sama, bahwa BTC bisa mencapai $100.000, bahkan dia mengatakan harga BTC bisa lebih dari harga itu karena pasokannya yang terbatas.

Menurut analis, BTC juga pasti akan ke $100.000 karena minat dan teknologi mendukung semua orang investasi ke BTC. Cryptoharian yakin BTC akan ke harga tersebut, namun, tidak tahu kapan ini akan terjadi.

Kemungkinan, hanya tinggal masalah waktu saja sampai pasar crypto utama dapat kembali pulih, sambil mengamati perkembangan sentimen global dari dampak pandemi dan bank sentral.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis