Hard Fork Cardano Kembali Ditunda, Berikut Penjelasannya

Cryptoharian – Hard fork terbaru Cardano, yakni Vasil kembali menunda rilisnya, karena tim pengembang jaringan menargetkan peningkatan jaringan yang lancar. Organisasi di balik Cardano, Input Output Global (IOG) telah membagikan pemberitahuan mengenai penundaan tersebut melalui channel Youtube.

Eksekutif IOG, Kevin Hammond melansir dari cointelegraph.com, mengatakan bahwa hard fork Vasil akan kembali mengalami penundaan. Hal ini dilakukan untuk untuk memastikan kepada semua pihak, termasuk pertukaran kripto dan API bahwasanya mereka siap untuk pembaruan tersebut. 

“Jelas, dari tempat kita berada, mungkin ada beberapa minggu lagi sebelum kita menuju ke hard fork Vasil yang sebenarnya. Semua pengguna harus siap untuk maju melalui hard fork untuk memastikan proses yang lancer,” ungkap Hammond, Jumat (29/7/2022).

Hammond juga menjelaskan, IOG tengah berfokus pada pemecahan beberapa masalah pada testnet, yang akan berkembang ke versi terbaru. Versi ini diluncurkan untuk menyelesaikan masalah terkait operator kumpulan saham, pengembang dApps, penguji internal dan beberapa masalah lainnya.

“Tujuannya untuk menghilangkan masalah akhir saat kita pergi ke hard fork Vasil. Apa yang kami lakukan adalah memperbaiki otoritas pengujian, melakukannya dengan benar dan tidak terburu-buru,” ujarnya,

Perlu diketahui bahwa, hard fork Vasil adalah pembaruan terbesar Cardano setelah hard fork Alonzo, yang terjadi tahun lalu. Pembaruan ini disinyalir dapat mengubah “permainan” dari jaringan Cardano secara signifikan, terutama dari sisi kecepatan dan skalabilitas.

Penundaan ini tentu cukup disayangkan, tetapi tujuan utama harus lebih diprioritaskan, yakni menghilangkan potensi masalah terjadi setelah Vasil benar-benar terjadi. Jaringan Cardano akan mampu bersaing ketat dengan Ethereum, Solana dan Avalanche, terutama sebagai wadah dari aplikasi terdesentralisasi (dApps) dan Kontrak Pintar.

Peningkatan di jaringan Cardano pun terlihat baik, termasuk para Whale yang mengakumulasi koinnya, ADA. Sehingga, secara pondasi Cardano tampak telah siap menyambut masa depan yang cerah. 

Harga ADA pun saat ini masih mencoba bergerak lebih tinggi dari setengah dolar AS, dalam upaya pemulihan di pasar kripto secara mayoritas saat selera risiko tumbuh di antara sentimen kenaikan suku bunga Fed AS. [Im]

Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Youtube