Harga Bitcoin Akan Naik Di Bulan Mei Menurut Analis Ini

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin tidak begitu terpengaruh oleh penarikan Chicago Board Options Exchange (CBOE) dan VanEck Bitcoin ETF. Harga BTC masih stabil dan diperdagangkan sideways di $3,500.

Berdasarkan kinerja yang relatif kuat dari aset crypto utama, ada kemungkinan bahwa banyak investor umumnya menganggap Bitcoin ETF akan disetujui karena shutdown di AS.

Analis teknis dan cryptocurrency trader dengan alias “Moon Overlord,” memprediksi bahwa pengurangan imbalan block dari penambangan jaringan BTC dapat mengarah pada pemulihan ‘koin emas’ tersebut. Proses pengurangan imbalan juga dikenal sebagai ‘halving.’

Analis menjelaskan bahwa seccara historis, aset tersebut mulai pulih, setidaknya satu tahun sebelum proses ini terjadi. Jika jaringan BTC menunjukkan tren yang sama sebelum halving yang terjadi pada tahun 2020, analis berpikir bahwa aset dapat menunjukkan tren bullish pada awal Mei tahun ini.

Dia berkata:

Bitcoin secara tradisional mulai naik rata-rata sekitar 1 tahun sebelum proses pengurangan terjadi. Halving berikutnya terjadi pada Mei 2020, artinya tren naik akan dimulai pada Mei tahun ini. Dalam hal ini, anda hanya tersisa beberapa bulan lagi untuk membeli BTC dengan harga serendah ini.

Bitcoin halving adalah penurunan hadiah yang diterima penambang di jaringan untuk blok penambangan dan memverifikasi transaksi. Karena pasokan tetap dari jaringan Bitcoin, jumlah BTC yang dihasilkan di setiap blok menurun seiring waktu karena jaringan BTC sudah mendekati pasokan maksimum BTC,yakni 21 juta keping dan pada saat ini ada 17 juta keping.

Baca Juga: 4 Koin Yang Bakal Booming Di Tahun 2019

Beberapa analis berpendapat bahwa bitcoin halving sebelumnya tidak memiliki dampak penting pada tren harga BTC karena sangat diantisipasi dan diketahui oleh investor.

Namun, halving harus ditentukan pada beberapa titik tren jangka panjang dari aset. Beberapa analis percaya, berdasarkan kinerja historis Bitcoin, bahwa aset dapat mulai menunjukkan efek halving pada kuartal kedua tahun 2019.

Sebelumnya, Willy Woo, seorang analis cryptocurrency terkemuka dan pendiri Woobull.com, mengatakan bahwa Bitcoin kemungkinan akan memulai pemulihan penuh pada kuartal kedua tahun 2019 berdasarkan faktor fundamental.

 Jangka pendek Bitcoin?

Beberapa minggu kedepan, harga Bitcoin akan mengalami volatilitas rendah dan kisaran harga yang sangat dekat (tren sideways). Karena semua perkembangan terkait cryptocurrency seperti Bakkt berhenti karena penutupan pemerintah AS, pasar cryptocurrency akan menjadi sangat ‘membosankan’ di bulan Februari mendatang.

Baca Juga: Apa itu Blockchain? Apa itu Cryptocurrency? Definisi Untuk Pemula

Disclaimer: Artikel ini hanya sudut pandang dari penulis dan penulis bukan penasihat keuangan. Anda harus melakukan pengecekan yang lebih detil sebelum melakukan investasi di pasar Bitcoin atau cryptocurrency.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis

Tinggalkan komentar