Harga Bitcoin Kembali Ke Rp 158 Juta-an, Kenapa?

Cryptoharian.com- Bitcoin (BTC) minggu lalu telah bergerak dalam peningkatan minat yang terlihat seolah mempertegas kekuatan Bulls dan pergerakan Upside-nya hingga membentuk level tertinggi di Rp 175.9 juta untuk tahun ini.

Namun, dalam beberapa menit saja setelah level puncak ini terbentuk, harga BTC tertekan jatuh dengan kuat dan tajam hingga Rp 158 juta di Indodax, dimana penurunan serupa pun terjadi di pasar crypto lainnya.

Kenapa Bitcoin Tiba-Tiba Jatuh?

Harga BTC dan Ether (ETH) masing-masing turun 10% dan 21% dalam beberapa menit pada hari minggu, 2 Agustus 2020. Ini terjadi karena adanya pencairan lebih dari $ 1 miliar di kontrak berjangka BTC.

Namun tidaklah heran karena level $ 12.000 ( Rp 176 juta-an) memang telah banyak diamati oleh para pedagang, yang menjadi sebuah tempat aksi Sell untuk sebuah aksi Taking Profit besar-besaran, terlebih bagi para investor yang membeli dikisaran $ 10.000-an.

Baca Juga: Attila Telah Menjadi Proyek Kripto Terpopuler di Indonesia

Penurunan ini bukan-lah tren menjadi bearish, namun, pullback. Ini adalah hal yang normal.

Buktinya, harga tidak kian turun, namun, kembali naik ke Rp 163 juta pada saat pers. Masih sangat stabil.

Banyak investor melihat bahwa BTC bisa kembali ke $14.000 dan akhirnya $20.000 untuk jangka panjang.

Secara keseluruhan, pasar masih menilai kalau Bitcoin masih dalam jalur yang sehat untuk Bullish, dimana skema penurunan masih bisa kita lihat sebagai sebuah Pullback / Koreksi.

Support penting masih berada di $10.200-$10.550, dimana jika BTC masih bisa menutup mingguan, penurunan ini bisa dipastikan hanya sebuah koreksi.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis