CryptoHarian

Harga Bitcoin Kembali Menjadi Rp 146 Juta, Apakah Yang Terjadi?

Bulls Bitcoin kembali! Dalam beberapa jam terakhir, cryptocurrency nomor satu ini telah mendapatkan kembali momentum kenaikannya.

Bakkt juga telah disetujui, dan mulai dari 6 September, klien akan dapat menyetor dana mereka ke Bakkt, untuk mengantisipasi perdagangan yang dimulai pada 23 September.

Langkah ini telah membawa Bitcoin ke harga Rp 146 juta-an, yang mana sekitar 10% lebih tinggi dari Rp 132 juta-an yang terbentuk minggu lalu.

Meskipun masih belum jelas berapa lama kenaikan ini akan berlangsung, Bulls saat ini memegang kendali, mengelola untuk menjaga harga BTC tetap dalam lima digit angka.

Apa yang aneh tentang langkah ini adalah bahwa kenaikan BTC ini berkorelasi dengan aksi harga dalam pair perdagangan Yuan Tiongkok dan Dolar AS (USD/CNY) lagi, menekankan bahwa Bitcoin sedang dipengaruhi oleh narasi ekonomi makro dan perang dagang.

Seperti yang ditunjukkan oleh analis CL dalam cuitan Twitter-nya, kedua aset tersebut naik secara bersamaan untuk kesekian kalinya. Lihat saja gambar di bawah ini, yang menunjukkan bahwa devaluasi dalam Yuan benar-benar diikuti oleh Bitcoin.

Dengan perang perdagangan antara AS dan Cina yang semakin buruk – tarif terus ditambahkan dari kedua sisi – Yuan dapat terus merosot, dan dapat menyeret naik harga BTC bersamanya. Gila kan?

Baca Juga: 20 Peluang Usaha Rumahan Modal Kecil Dan Tips Untuk Memulai 2019

Baca Juga: 17 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Tanpa Modal Di Tahun 2019

Baca Juga: Manajer Hedge Fund Legendaris: Beli Bitcoin, Jangan Deposito

Sementara outlet ini dan banyak orang di Twitter telah menyebutkan analisis yang terlalu Bearish, setidaknya dua analis terkemuka telah memetakan langkah ini dalam Bitcoin.

Filb Filb, seorang pedagang populer, menuliskan pada awal pekan ini bahwa indikator on-balance volume (OBV) empat jam cenderung lebih tinggi, meskipun ada tren penurunan berlarut-larut dalam harga BTC. Divergensi Bullish ini konon merupakan yang pertama pada grafik empat jam Bitcoin sejak harga terendah di level $ 3.350, yang terlihat pada bulan Desember.

Juga, puncak negatif dalam indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) empat jam telah menjadi semakin tinggi, menyiratkan bahwa Bears mulai kehilangan tenaga, dan dia benar- setidaknya sampai saat ini.

Josh Rager, analis cryptocurrency populer di Twitter, menjelaskan bahwa Bitcoin akan benar-benar di trend bullish jika harga menyentuh $10.103 (Rp 143 juta). Dan hal ini, sudah terjadi dalam beberapa jam saja. 

Disamping itu, altcoin terkemuka seperti Ethereum dan XRP juga mengalami kenaikan 4.2 persen dan 1 persen.

Ikuti Cryptoharian Di:
Avatar

Septiady

Penggemar Cryptocurrency dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan.

Add comment

Subscribe Untuk Berita Cryptocurrency Terbaru

Ikuti Kami Di: