Cryptoharian – Bitcoin (BTC) mencapai harga tertinggi baru pada Minggu (10/11/2024) pagi, melampaui US$ 81.000. Kenaikan ini terjadi setelah Donald Trump memenangkan pemilu dan kembali terpilih sebagai presiden Amerika Serikat untuk periode kedua.
Melansir dari theblock.co, analis dari Standard Chartered, Geoff Kendrick yang sebelumnya memprediksi bahwa harga Bitcoin akan mencapai US$ 80.000 sebelum pemilu, memperkirakan harga ini akan terus naik hingga akhir tahun.
Ia bahkan memprediksi bahwa Bitcoin bisa mencapai US$ 100.000 menjelang 27 Desember, yang merupakan tanggal penting untuk kontrak opsi Bitcoin. Menurut Kendrick, angka US$ 125.000, juga mungkin tercapai pada akhir tahun, atau setidaknya sebelum tanggal pelantikan presiden pada 20 Januari.
“US$ 125.000 adalah target selanjutnya. Jika Bitcoin tidak mencapainya pada 31 Desember, saya yakin akan tercapai sebelum pelantikan pada 20 Januari,” ungkap Kendrick.
Kripto Lain yang Terdorong Naik
Kenaikan harga Bitcoin ini juga mempengaruhi mata uang kripto lainnya sekelas Ethereum (ETH) dan Solana (SOL), yang turut terangkat. Kendrick yakin bahwa kenaikan Bitcoin akan mendorong harga kripto lainnya juga naik, terutama Solana yang bisa mencapai rekor baru sebelum akhir tahun. Sementara itu, Ethereum diperkirakan mencapai harga tertinggi barunya pada sekitar tanggal pelantikan.
Baca Juga: Dua Altcoin Yang Bisa Dilirik Ketika Bitcoin ATH
“SOL kemungkinan besar akan mencapai rekor tertinggi baru sebelum akhir tahun, dan ETH akan menyusul sekitar pelantikan presiden,” ujarnya.
Di sisi lain, Cardano (ADA) juga mengalami kenaikan harga lebih dari 35 persen dalam 24 jam terakhir. Ini terjadi setelah Charles Hoskinson, pendiri Cardano, mengumumkan rencananya untuk mendukung kebijakan pro-kripto di pemerintahan Trump.
Dalam sebuah podcast di media sosial X, Hoskinson mengatakan bahwa ia memilliki hubungan baik dengan beberapa anggota pemerintahan Trump, dan berharap dapat terlibat dalam pembahasan kebijakan terkait kripto.
“Saya memiliki hubungan pribadi dengan beberapa pembuat kebijakan yang sekarang menjadi bagian dari pemerintahan Trump. Kami berharap dapat berdialog dengan mereka dalam beberapa bulan mendatang,” kata Hoskinson.
Antusiasme investor pada aset digital pun semakin meluas. Dalam 24 jam terakhir, tiga puluh mata uang kripto terbesar telah naik sekitar 8,5 persen, menurut indeks GMCI30 dari The Block.
“Jika saya perkirakan, total nilai pasar kripto bisa mencapai US$ 10 triliun pada tahun 2026. Ini didorong oleh adopsi yang lebih luas dan penggunaan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Kendrick.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)



