Harga BTC Tembus Rp 191 Juta, Mengapa? Bagaimana Selanjutnya?

Harga Bitcoin melejit naik ke Rp 191 juta pada puncaknya kemarin malam. Banyak trader dan investor tidak mengantisipasi kenaikan tersebut. Grafik menunjukkan harga akan ke Rp 185 juta-an dan menetap disana untuk beberapa hari sebelum naik.

Kenaikan tersebut dikarenakan dua hal: Paypal dan Mode Global Holdings.

Paypal

Diberitakan, PayPal telah mengumumkan pada hari Rabu kemarin, bahwa mereka akan masuk ke pasar cryptocurrency.

Perusahaan pembayaran digital raksasa ini mengatakan, pelanggan mereka akan dapat menggunakan cryptocurrency untuk berbelanja di pedagang mana pun di jaringannya yang besar mulai dari awal 2021.

Pembayaran akan diselesaikan melalui mata uang fiat, mirip dengan banyak solusi pedagang crypto yang ada seperti BitPay. Ini berarti pedagang akan menerima fiat, karena PayPal akan menangani konversinya. 

Koin yang awalnya didukung akan mencakup Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Bitcoin Cash (BCH) dan Litecoin (LTC), kata perusahaan itu. 

Perusahaan ini pun menggandeng Paxos untuk memberikan layanan tersebut, dan memperoleh lisensi mata uang crypto bersyarat dari Departemen Layanan Keuangan Negara Bagian New York, atau yang biasa disebut dengan BitLicense.

Selain pembayaran cryptocurrency, pengguna PayPal juga akan dapat membeli crypto langsung melalui aplikasi. Dengan demikian, PayPal akan menampilkan dompet mata uang crypto, memungkinkan pengguna membeli, menjual, dan menahan crypto melalui aplikasi PayPal.

Mode Global Holdings

Mode Global Holdings, perusahaan fintech yang telah terdaftar di Bursa Efek London, kini menjadi perusahaan besar lainnya yang masuk kedalam ranah Bitcoin.

Ini menambah daftar investor institusi dan perusahaan besar yang telah tertarik dan menggunakan crypto untuk dijadikan aset cadangan perbendaharaan ditengah kekhawatiran ekonomi hyang terus merosot di masa pandemi ini.

Mode telah menjadi perusahaan publik pertama di Inggris yang menukar sebagian dari cadangan kasnya dengan Bitcoin, menurut siaran pers pada hari Rabu kemarin.

Mode mengatakan bahwa mereka telah mengalokasikan 10% dari cadangan kasnya ke cryptocurrency teratas sebagai aset cadangan treasury-nya. Pembelian tersebut merupakan bagian dari “tujuan jangka panjang perusahaan untuk melindungi aset investor dari penurunan nilai mata uang.”

Alasan perusahaan terutama bergantung pada kemampuan Bitcoin untuk memaksimalkan nilai pengembalian dari penggalangan dana baru-baru ini. Mode mencatat bahwa suku bunga di Inggris Raya saat ini berada pada titik terendah dalam sejarah 0,1%. Oleh karena itu, perusahaan berupaya untuk melakukan diversifikasi dari instrumen pasar uang berbunga rendah.

Bagaimana selanjutnya?

Ada dua kemungkinan, harga BTC akan terus naik tanpa menutup gap di Rp 180 juta-an, yang kemungkinan akan menembus Rp 200 juta.

Kemungkinan kedua adalah harga BTC menutup ke Rp 180 juta-an dan berkonsolidasi disana dan kenaikan harga besar-besaran akan terjadi. Bahkan, lebih besar dari situasi pertama.


Ikuti kami di Facebook | Telegram | Instagram | Twitter

Penggemar Cryptocurrency dan Mengembangkan Bisnis di Internet dan Percaya Bahwa Informasi Harus Disebarluaskan Secara Transparan. Tidur, Makan dan Tulis