CryptoHarian

Harga Ethereum Mendekati Titik Penentuan

Cryptoharian – Ethereum bergerak di area yang semakin sempit menjelang penutupan bulan, berada di antara support kuat dan resisten yang jelas terlihat. Kondisi ini menempatkan ETH pada titik krusial yang berpotensi menentukan arah pergerakan berikutnya, apakah menuju breakout lanjutan atau justru breakdown ke level yang lebih rendah.

Pada saat penulisan, Ethereum diperdagangkan di sekitar US$ 2.970, dengan rentang harian yang relatif ketat antara US$ 2.920 hingga US$ 3.050. Volume perdagangan tercatat di atas US$ 22 miliar.

Dalam sepekan terakhir, ETH melemah sedikit lebih dari 2 persen dan masih bergerak tipis di zona merah secara harian.

Sejumlah analis menilai bahwa area US$ 2.890 kini menjadi titik penopang terpenting. Crypto Patel menyebut level tersebut sebagai zona permintaan utama yang sejauh ini berhasil menjaga struktur bullish Ethereum.

“Selama harga mampu bertahan di area ini, struktur yang lebih besar masih tetap utuh. Namun, penembusan ke bawah level tersebut akan mengubah peta teknikal dan membuka ruang koreksi ke area yang lebih rendah,” ungkap Patel.

Jika support tersebut gagal bertahan, perhatian pasar diperkirakan akan beralih ke zona support berikutnya di kisaran US$ 2.630 dan US$ 2.400, dua area yang sebelumnya memicu reaksi beli. Meski demikian, bertahannya ETH di atas US$ 2.890 untuk saat ini membuat skenario tersebut belum menjadi fokus utama.

Baca Juga: Hati-Hati dengan Bot Telegram Jika Tidak Ingin Akun Kripto Anda Hilang

Di sisi atas, Ethereum masih kesulitan menembus area resistance US$ 3.050 – US$ 3.150. Zona ini telah diuji beberapa kali dalam beberapa pekan terakhir, namun selalu memicu penolakan. Michaël van de Poppe menilai struktur pasar mulai terlihat lebih kuat, tetapi menekankan bahwa belum ada konfirmasi yang jelas. Ia menyebut bahwa penembusan bersih di atas resistance tersebut berpotensi membuka jalan menuju area US$ 3.700.

Secara teknikal, struktur pada timeframe rendah menunjukkan kecenderungan naik yang mulai terbentuk. Namun tanpa penutupan harga di atas resisten utama, momentum tersebut masih rentan terhenti. Jika breakout benar-benar terjadi, sejumlah pelaku pasar menargetkan area US$ 3.650 sebagai sasaran jangka pendek berikutnya.

Indikator teknikal turut memberikan sinyal campuran. Seperti yang diungakapkan analis lain yakni Dami-Defi, yang menjelaskan bahwa pada pola harga serupa sebelumnya, pergerakan besar terjadi setelah RSI menembus level 50 dan MACD membentuk persilangan bullish. Ia melihat tanda-tanda awal dari pola tersebut mulai muncul, meski menegaskan bahwa konfirmasi masih diperlukan.

Sementara itu, CW menyoroti adanya celah (gap) pada kontrak berjangka CME di sekitar US$ 2.950, level yang kini berada sangat dekat dengan harga pasar. Dalam banyak kasus, area semacam ini kerap diuji sebelum tren berlanjut, menjadikannya titik perhatian dalam jangka pendek.

Faktor penutupan bulanan juga menjadi sorotan. Crypto Patel mengingatkan bahwa jika Ethereum menutup Desember di zona merah, maka sekitar 75 persen candle bulanan sepanjang 2025 akan berakhir negatif. Statistik tersebut mencerminkan tahun yang berat bagi pemegang ETH dan menambah bobot pentingnya penutupan bulan ini.

Di luar grafik harga, sentimen terhadap Ethereum masih terbelah. Sebagian investor mulai mempertanyakan lambatnya respons harga dibandingkan dengan perkembangan jaringan dan ekosistemnya. Ketegangan antara fundamental jangka panjang dan performa harga jangka pendek ini terus membayangi pasar, tepat ketika Ethereum berada di persimpangan teknikal yang krusial.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh artikel yang telah tayang di Cryptoharian bukan nasihat investasi atau saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)