Cryptoharian – Aksi para whale kembali menjadi sorotan. Data terbaru menunjukkan lonjakan besar arus masuk BTC ke Binance, yang mengindikasikan kemungkinan aksi jual dari pemegang besar.
Salah satu pegiat kripto di media sosial X dengan nama akun ‘Darkfost‘, menyatakan bahwa perilaku whale seperti ini patut diperhatikan karena mereka memiliki aset yang cukup besar yang dapat menggerakkan harga dan menciptakan volatilitas tinggi di pasar.
Selama beberapa minggu terakhir, rata-rata bulanan inflow BTC ke Binance daru whale (lebih dari 1.000 BTC) melonjak dari US$ 2,3 miliar menjadi US$ 5,3 miliar. Lonjakan ini secara langsung mencerminkan potensi aksi jual dalam jumlah besar yang dapat memberikan tekanan pada harga Bitcoin.
“Namun, angka besar ini punya cerita menarik dibaliknya” ungkap Darkfost.
Dalam hal ini, Darkfost menyoroti salah satu detail penting yang paling mencolok, yakni transaksi tunggal lebih dari 10.000 BTC, setara dengan US$ 2,1 miliar. Transaksi ini terjadi pada 16 Juni 2025, tepat sebelum harga Bitcoin turun dari US$ 108.600 ke US$ 99.200.
Fakta ini memperkuat asumsi bahwa BTC tersebut kemungkinan besar dijual dan ikut mendorong koreksi harga.
“Ini memberi petunjuk bahwa sebagian besar tekanan jual dari whale mungkin sudah terjadi dan diserap oleh pasar,” ujarnya.
Meski rata-rata inflow bulanan saat ini masih tinggi, jika investor mengeluarkan transaksi jumbo 10.000 BTC dari data, angka tersebut akan jauh lebih seimbang. Hal ini mengisyaratkan bahwa volatilitas besar mungkin sudah berlalu, namun resikonya belum hilang sepenuhnya.
“Tren ini harus tetap dipantau. Kalau ada inflow tambahan dari whale, volatilitas bisa kembali meningkat,” pungkas Darkfost.
Baca Juga: Whale Kirim US$ 7 Juta ke Coinbase! Apakah Harga TRUMP Akan Terkoreksi?
Sementara itu laporan dari ainvest.com juga mengatakan bahwa salah satu whale telah mengirim sebesar 1.000 BTC ke Binance. Nilai total aset itu berdasarkan harga saat ini diperkirakan menghasilkan keuntungan sebesar US$ 68,8 juta bagi si whale.
Menurut data on-chain, whale ini awalnya membeli atau menarik BTC dari Binance dengan harga rata-rata sekitar US$ 84.861 per koin. Dengan harga pasar saat ini jauh lebih tinggi, keputusan untuk mentransfer Bitcoin kembali ke Binance diduga kuat sebagai persiapan untuk menjual.
Kendati demikian, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Binance atau whale tersebut soal motif transaksi ini. Meski begitu, pengamat pasar melihat dua kemungkinan besar, yakni:
1. Profit Taking: Whale ingin mengamankan keuntungan besar usai lonjakan harga.
2. Reposisi Portofolio: Whale bisa saja bersiap masuk ke aset lain, atau sekedar menyimpan likuiditas.
Langkah mengirim BTC ke bursa juga bisa jadi antisipasi untuk bertindak cepat, jika pasar mulai bergerak ke arah yang tidak menguntungkan.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata uang kripto, senantiasa lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Cryptoharian tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan anda.Selalu Melakukan Perdagangan di Exchange yang Legal di Indonesia (Di bawah Pengawasan OJK)


